Anda di halaman 1dari 25

PENGENDALIAN VEKTOR RODENT

KECOA

KELOMPOK 1
Shella Putri Permadani H. A. 142110101003
Lenny Mar’atus Sholikah 162110101050
Mestika Sari 162110101088
Brima Sahwa Sukma S 162110101171
Yuni Agustin 162110101227
Dea Nisfillaili Mabruroh 172110101197
PENGERTIAN KECOA
Kecoa adalah insekta ordo Orthoptera (bersayap
dua) dengan sayap yang di dapat menutupi sayap
yang di belakang dan melipat seperti
kipas.(Palupi, 2008)
Kecoa merupakan hama permukiman yang
seringkali mengganggu kenyamanan hidup
manusia dengan meninggalkan bau yang tidak
sedap, menyebarkan berbagai patogen penyakit,
menimbulkan alergi, serta mengotori dinding,
buku, dan perkakas rumah tangga. (Amalia, 2010)
MORFOLOGI KECOA
1. Tubuh bulat telur dan pipih dorsoventral (gepeng)
2. epala agak tersembunyi dilengkapi sepasang antena panjang yang
berbentuk filiform yang bersegmen, dan mulut tipe pengunyah
(chewing)
3. Pronotum dan sayap licin, nampaknya keras, tidak berambut dan
berduri.
4. Berwarna coklat atau coklat tua
5. Bagian dada terdapat 3 kaki,2 pasang sayap,bagian luar tebal,bagian
dalam berbentuk membran.
6. Caput melengkung ke ventro caudal di bawah sehingga mulut menjol
diantara dasar kaki pertama.
7. Biasanya bersayap 2 pasang. Jenis Blatta Orientialis betina memiliki
sayap yang lebih pendek daripada jantan (tidak menutup abdomen).
8. Kaki disesuaikan untuk berlari
9. Metamorfosis tidak sempurna (telur-nimpha-dewasa),
Struktur tubuh dan fungsi:

Caput (kepala) Thoraks (dada) Abdomen (perut)

• Terdapat sepasang • Terdapat tiga pasang • Tempat mengandung


antena yang panjang kaki dan sepasang telur sampai menetas
• Terdapat mulut sayap • Terdapat sepasang
• Terdapat sepasang • Struktur seperti cerci
mata majemuk lempengan besar • Cerci berhubungan
langsung dengan kaki
melalui genglia saraf
abdomen (otak
sekunder)
SIKLUS HIDUP KECOA
HABITAT KECOA
Karakteristik tempat tinggal kecoa:
• Banyak terdapat bahan organik
• Tempat yang lembab
• Tempat gelap dan redup
• Beberapa spesies terdapat didaerah dingin (temperat)
• Banyak ditemukan pada sampah, vegetasi, rumah
maupun tanah.
• Beberapa jenis hidup didalam gua-gua dan sebagian
lainya hidup bersama koloni semut (myrmorcophilous).
JENIS-JENIS KECOA
Blatta orientalis

Blatella Germanica

Periplaneta americana

Supella longipalpa

Periplaneta australasiae
Blatta orientalis
• Terdapat di wilayah dengan suhu dingin.
• Berwarna kehitam-hitaman
• Panjangnya 20-27 mm.
• Kulit telurnya berukuran 10-12 mm dan berisi 16-
18 telur.
• Kecoak Orientalis betina membawa oothecae
selama sekitar 30 jam, setelah itu dijatuhkan di
dekat dengan sumber makanan. Telur akan
menetas sekitar enam minggu, tetapi periode ini
dapat lebih panjang yang pengaruhi kondisi suhu
dingin.
Blatella Germanica
• Di temukan di sebagian belahan dunia.
• Berwarna cokelat kekuning-kuningan mengkilat
• Panjangnya 10-15 mm.
• Panjang kulit telur sekitar 7-9 mm dan berisi sekitar 40 telur.
• Kecoak betina menyimpan oothecae beberapa jam atau sampai
4 hari sebelum instar 1 muncul dijatuhkan atau menempel pada
permukaan yang cocok, biasanya dalam sahu kelembaban tinggi
dekat sumber makanan.
• Warna ketika dewasa yaitu cokelat muda dalam warna gelap
dengan dua hampir sejajar gars-garis memanjang pada perisai
pronotal mereka.
• Ditemukan di seluruh bangunan akan tetapi menyukai daerah
yang kembab dan hangat
Periplaneta americana
• Tersebar di seluruh dunia
• Panjangnya mencapai 35-40 mm
• Berwarna kemerah-merahan berkilau sampai cokelat
• Kulit telur mempunyai 8-10 mm dan berisi 18 telur
• Masa inkubasi kapsul telur rata-rata 32 hari,
perkembangan nimfa inkubasi antara 5 sampai 6 bulan,
serangga dewasa kemudian berkopulasi dan satu
minggu kemudian menghasilkan kapsul telur yang
pertama sehingga daur hidup P americana memerlukan
waktu rata-rata 7 bulan
• Menyukai tempat-tempat yang memiliki suhu dan
kelembaban yang tinggi yaitu di dalam bangunan,
basement, saluran air, dan pipa-pipa.
Supella longipalpa
• Terdapat di seluruh dunia
• Panjangnya 10-14 mm
• mempunyai warna cokelat dan kuning yang
mengambung
• Ukuran kulit telurnya adalah 4-5 mm dan berisi
sekitar 16 telur.
• Nimfa membutuhkan waktu 55 hari untuk
tumbuh menjadi dewasa
• Menyukai lingkungan yang hangat dan lembab
seperti saluran air dan selokan
Periplaneta australasiae
• Terdapat di daerah tropis dan sub tropis
• Panjangnya 31-37 mm
• Menyerupai Periplaneta Americana tetapi lebih gelap.
• Mempunyai belang kuning pucat, masing-masing sayap
berkembang sekitar sepertiga lengan
• Kulit telurnya berisi sekitar 22-24 telur
• Daur hidup Periplaneta australasiae (Fabricius)
mencapai 7 bulan, meliputi masa inkubasi kapsul telur
rata-rata 35 hari, perkembangan nimfa memerlukan
waktu antara 4 bulan sampai 6 bulan, serangga dewasa
kemudian berkopulasi dan 10 hari kemudian yang
betina menghasilkan kapsul telur yang pertama
METODE KEGIATAN
• Waktu dan Tempat Kegiatan
Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 08 Maret
2018 Jam 15.00, dilaksanakan di Loby Fakultas Kesehatan
Masyarakat

• Alat dan Bahan


Wadah formalin Wadah untuk pengeringan
Kecoa Double tip / Lem Lilin
Formalin Figora
Masker Gunting
Gabus Plastik
Kacamata Sarung tangan
Penggaris
PROSEDUR KEGIATAN
Persiapan
• Mencari jenis-jenis kecoa, nimfa beserta telurnya.
• Menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan
Pelaksanaan
• Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan.
• Memakai alat pelindung diri
• Bunuh kecoa dengan bahan pembunuh serangga contoh baygon
• Menuangkan formalin ke tempat pengawetan secukupnya.
• Kemudian kecoa dimasukkan ke dalam wadah yang telah diisi cairan
formalin.
• Rendam ± 30 menit
• Angkat kecoa, kemudian kecoa ditaruh di tempat pengeringan
• Kemudian kecoa diangin-anginkan agar tidak basah dan bau formalin
hilang.
• Biarkan hingga kering dan siap digunakan media pengawetan
HASIL DAN PEMBAHASAN

Kecoa Madagaskar Periplaneta Americana


Perbedaan berdasarkan ukuran

Perbedaan berdasarkan jenis kelamin


KARAKTERISTIK KECOA MADAGASCAR
• Berasal dari Madagaskar
• Dimanfaatkan sebagai pakan burung, ikan arwana,
tarantula dll.
• Kecoa ini berukuran lebih besar
• Berwarna coklat dan hitam
• Tidak memiliki sayap
• Tidak berbau
• Pada umumnya jinak
• Tidak menggigit
• Geraknya lambat
• Dapat dipelihara dengan diberi pakan campuran biji-bijian
dan buah atau sayur
KARAKTERISTIK KECOA Periplaneta
Americana
• Kecoa dewasa berukuran antara (3-4 cm), jantan
berukuran 3,7 cm dan betina berukuran 3,5 cm.
• Berwarna merah gelap atau kuning kecoklatan
• Kepala tersembunyi di bawah pronotum. Pronotum
dan sayap licin, terlihat keras.
• Mempunyai dua sayap yang depan mirip kulit, lentur
dengan variasi yang jelas sedangkan sayap belakang
seperti selaput menutupi abdomen
• Menyukai habitat yang hangat dan lembab, biasanya
memakan perekat/lem yang terdapat pada
gambar/buku.
PENGARUH KECOA TERHADAP
KESEHATAN
Kecoa mempunyai peranan yang cukup penting
dalam penularan penyakit, seperti:
• Sebagai vector mekanik bagi beberapa mikro
organisme patogen.
• Sebagai inang perantara bagi beberapa spesies
cacing.
• Menyebabkan timbulnya reaksi-reaksi alergi
seperti dermatitis, gatal-gatal dan pembengkakan
kelopak mata.
• Menjadi harbor (tempat hidup) dan transmitter
patogen penyakit
Kecoa dapat memindahkan mikroorganisme patogen
seperti Streptococcus, Salmonella dan lain-lain yang
dapat menyebabkan penyakit Disentri, Diare, Cholera,
Virus Hepatitis A, Polio pada anak-anak.
Dimana Salmonella sp yaitu pathogen yang menyebabkan
penyakit salmonellosis
Mycobacterium tuberculosis yaitu pathogen yang dapat
menyebabkan penyakit TBC
Entamoeba histolytica yaitu pathogen yang menyebabkan
penyakit disentri
Escherichia coli yaitu patogen yang dapat memyebabkan
penyakit gastroenteritis dan bakteri pathogen lainnya.
PENGENDALIAN KECOA
Prevention
• Tindakan penutupan lubang masuk kecoa ke rumah

Trapping
• Menangkap kecoa dengan menggunakan perangkap

Sanitation
• Membersikan sisa makanan yang berceceran agar kecoa tidak mendapatkan
makanan
Treatment
• Perlakuan dengan menggunakan bahan kimia seperti insektisida

Exclusion
• Tindakan penutupan celah-celah retakan yang terdapat disuatu area agar kecoa
tidak memiliki sarang
DAFTAR PUSTAKA
Aang. (2012). Periplaneta americana . Dipetik Maret 6, 2018, dari
http://aangeifourend.com /2012/05/periplaneta-americana.html.

Afrizal,D.2010.http://fkmutu.go.id/2010/12/makalah-pengendalian-vektor-penyakit.html
diakses pada tanggal 7 Maret 2018

Amalia, Herma dan Harahap, Idham Sakti. 2010. Preferensi Kecoa Amerika Periplaneta
americana (L.) (Blattaria: Blattidae) terhadap Berbagai Kombinasi Umpan Tersedia di
http://pei-pusat.org/jurnal/wp-content/uploads/2011/09/6.-2010.Preferensi-Kecoa-
Amerika.pdf diakses pada 08 Maret pukul 08.33 WIB.

Arifah, F. G., R. Hestiningsih, dan R. Rahadian. 2016. Preferensi kecoak amerika


Periplaneta americana (L.) (Blattaria : Blattidae) terhadap baiting gel. Jurnal Kesehatan
Masyarakat. 4(4): 289-298.

. Global Hygiene, 2014. https://globalhygiene.co/2014/01/19/masalah-hygiene-


keberadaan-kecoak-cockroach-di-industri-dan-di-rumah/. Diakses pada 08 maret pukul
07.56
Hadi, U. K. 2012. Serangga Pengganggu Kesehatan (Nyamuk, Lalat, Kecoa,
Semut, Labah-Labah). http://upikke.staff.ipb.ac.id/files/2012/11/Serangga-
Pengganggu-Kesehatan-Nyamuk-Lalat-Lipas-Semut-Labah-Labah-nov-
2012.pdf . Diakses pada 7 Maret 2018

Palupi, D. D. (2008). Identifikasi Bakteri Salmonella sp dan Hitung Jumlah


Kuman Pada Kecoa Berdasarkan Lokasi Penangkapan di Pasar Bulu
Semarang. Semarang.

Permanasari, F. R., Dkk. Jurnal Klasifikasi Kecoa Madagaskar. Isolasi


Glukosamin dari Eksoskeleton Kecoa Madagaskar (Gromphadorhina
Portentosa). Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Volume 1 Nomer 1 halaman
35

Public Health Home. 2016 . Kecoak Vektor Penyebaran Penyakit. [serial


online]. http://www.indonesian-publichealth.com/masalah-kesehatan-
karena-kecoak/. Diakses pada 08 maret pukul 07.18 WIB.

Anda mungkin juga menyukai