Anda di halaman 1dari 26

PENGANTAR ADMINISTRASI KESEHATAN MASYARAKAT

DAN SISTEM PELAYANAN KESEHATAN

BAHAN KULIAH

OLEH :
Suprijati D. Rochadi, dr. MS.

KEPUSTAKAAN
- Azrul Azwar, dr. MPH, “Pengantar Administrasi
Kesehatan”, PT. Bina Rupa Aksara, Januari 1988.
- Departemen Kesehatan R.I., “Sistem Kesehatan
Nasional” Jakarta, 2004.
- Subur Prayitno, dr. MS., “Dasar-Dasar Administrasi
Kesehatan Masyarakat”, Airlangga University Press,
1997.
PENGANTAR
• Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan sangat berperan
dalam mewujudkan keadaan sehat (Blumm, 1974).

• Bentuk dan jenis Pelayanan Kesehatan


- banyak macamnya
- tidak sama negara yang satu dengan lainnya

• Kesamaannya
Semuanya mempergunakan :
1. Ilmu dan Tehnologi Kedokteran (Untuk Effektifitas)
2. Ilmu dan Tehnologi Kedokteran (Untuk Effisisiensi)
PENERAPAN ILMU DAN TEHNOLOGI KEDOKTERAN DAN DALAM
ADMINISTRASI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KESEHATAN

MASALAH
KESEHATAN

ILMU DAN ILMU DAN


PELAYANAN
TEHNOLOGI Effektif Effisien TEHNOLOGI
KESEHATAN
KEDOKTERAN ADMINISTRASI

MASALAH KESEHATAN
TERSELESAIKAN SECARA
EFFEKTIF DAN EFFISIEN
MANAJEMEN VS ADMINISTRASI
ADMINISTRASI (AD = PADA, MINISTRASE = PELAYANAN)
MANAJEMEN (MANUS = TANGAN, AGERE = MELAKSANAKAN)
1. ADMINISTRASI > MANAJEMEN
ADMINISTRASI ADALAH SENI MANJEMEN
MANAJEMEN HANYA MENGELOLA SUMBER DAYA
2. ADMINISTRASI < MANAJEMEN
ADMINISTRASI ADALAH KEBIJAKAN YANG DITETAPKAN
MANAJEMEN ADALAH PERUMUS KEBIJAKAN
3. ADMINISTRASI = MANAJEMEN

TUJUAN ADM / MNJ EFFISIENSI


ARTI MANAJEMEN / ADMINISTRASI
1. APA YANG DIATUR? (WHAT?)
SUMBER DAYA
MEN, MONEY, METHODS, MATERIALS, MACHINES, MARKET (6-M)
2. MENGAPA DIATUR? (WHY?)
AGAR 6-M
BERDAYA GUNA, TERINTEGRASI, TERKOORDINASI
3. SIAPA MENGATUR? (WHO?)
WEWENANG – PIMPINAN
MELALUI INSTRUKSI DAN PERSUASI
4. BAGAIMANA MENGATUR? (HOW?)
MELALUI PEOSES FUNGSI MANAJEMEN
5. DIMANA MENGATURNYA? (WHERE?)
DIDALAM ORGANISASI (MENGATUR 6-M)
ADMINISTRASI KESEHATAN MASYARAKAT
(A.K.M)

ADMINISTRASI ILMU KESEHATAN

• Upaya mencapai tujuan • Ilmu yang mempelajari


yang telah ditetapkan kondisi-kondisi dan kejadian-
dengan mempergunakan kejadian sehat dan sakit pada
orang lain (George R. masyarakat (Winslow)
Terrey)
• Suatu proses untuk
mencapai tujuan tertentu
dapat dilaksanakan dan
diawasi (Science
Enciolodis).

ADMINISTRASI YANG DITETAPKAN DI BIDANG


KESEHATAN MASYARAKAT
ADMINISTRASI KESEHATAN
(Komisi Pendidikan ADMINISTRASI KESEHATAN A.S
Tahun 1974)
ADMINISTRASI KESEHATAN ADALAH:
SUATU PROSES yang menyangkut perencanaan
penggorganisasian, pengarahan, pengawasan,
pengkoordinasian, dan penilaian terhadap sumber, tata
cara dan kesanggupan yang tersedia unutk memenuhi
kebutuhan dan tuntutan akan kesehatan, perawatan
kedokteran serta lingkungan yang sehat dengan jalan
menyediakan dan menyelenggarakan pelbagai upaya
kesehatan yang ditujukan kepada perorangan,
kelompok, ataupun masyarakat.
UNSUR-UNSUR POKOK ADMINISTRASI
KESEHATAN
1. Perangkat Administrasi
 Segala sesuatu yang dibutuhkan untuk dapat melaksanakan pekerjaan
administrasi. Terdiri atas :
• Sumber (resources) : tenaga, modal, alamiah
• Tata cara
• Kesanggupan
2. Fungsi Administrasi
 Langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai tujuan.
 Menurut George R. Terrey ada 4 macam (POAC), yaitu :
• Perencanaan (planning)
• Pengorganisasian (organizing)
• Penggerakan (actuating)
• Pengawasan (controlling)
3. Tujuan, Kebutuhan dan Tuntutan Kesehatan
 Tuntutan kesehatan (demand)
• Sesuatu yang secara subyektif diperlukan seseorang untuk
meningkatkan kesehatannya.
 Kebutuhan kesehatan (health needs)
• Sesuatu yang secara obyektif diperlukan oleh seseorang untuk
meningkatkan kesehatannya.
RUANG LINGKUP A.K.M
(ASRUL AZWAR)

ADMINISTRASI
KESEHATAN

KEGIATAN OBYEK DAN SUBYEK

Fungsi Administrasi Sistem Kesehatan


A.K.M
(ADMINISTRASI KESEHATAN MASYARAKAT)

INPUT PROSES OUTPUT

PERANGKAT FUNGSI
TUJUAN
ADMINISTRASI ADMINISTRASI

1. SUMBER 1. Planning 1. Kebutuhan


• Tenaga 2. Organizing kesehatan
• Sarana 3. Actuating 2. Tuntutan
• Dana 4. Controlling kesehatan
• Sumber Alam
2. Tata Cara
3. Kesanggupan
MANFAAT ADMINISTRASI KESEHATAN

1. DAPAT DIKELOLANYA PERANGKAT KESEHATAN YANG


DIMILIKI SECARA EFFEKTIF DAN EFFISIEN.

2. KEBUTUHAN DAN TUNTUTAN KESEHATAN DAPAT DIPENUHI


SECARA TEPAT DAN SESUAI.

3. PELAYANAN KESEHATAN DAPAT DISEDIAKAN DAN


DISELENGGARAKAN DENGAN SEBAIK-BAIKNYA.
(Kemudahan dalam perencanaan, dapat dimonitor, diawasi,
diukur dan terlaporkan serta dipertanggungjawabkan).
SISTEM
PENGERTIAN SISTEM
 Sistem adalah suatu kesatuan yang memiliki ciri-
ciri:
1. Mempunyai elemen-elemen yang
berhubungan, bekerja sama dan saling
mempengaruhi.
2. Setiap elemen memiliki fungsi yang ditujukan
kepada pencapaian tujuan yang sama.
3. Kesatuan tersebut tidak berdiri sendiri,
melainkan memiliki hubungan dengan
lingkungannya.
UNSUR-UNSUR SISTEM DAN HUBUNGANNYA

LINGKUNGAN
6

MASUKAN PROSES KELUARAN DAMPAK


1 2 3 4

UMPAN BALIK
5

(Azrul Aswar)
SISTEM KESEHATAN

SISTEM KESEHATAN
Gabungan dari elemen-elemen Suatu keadaan sejahtera sempurna
yang saling dihubungkan oleh dari fisik, mental, sosial yang tidak
proses berfungsi sebagai satu hanya terbatas pada bebas penyakit
kesatuan organisasi dalam upaya atau kelemahan saja (W.H.O
menghasilkan sesuatu yang telah Unadang-Undang Pokok Kesehatan
ditetapkan (Ryans) tahun 1980)

Gabungan elemen-elemen yang saling


dihubungkan oleh proses berfungsi sebagai satu
kesatuan organisasi dalam upaya mencapai
keadaan sehat.
KOMPONEN UTAMA DALAM SISTEM KESEHATAN

PELAYANAN KESEHATAN
• Pimary Health
• Secondary Health Care
• Tertiary Health Care

MANAJEMEN BANTUAN DANA


• Leadership • Masyarakat
• Decision making PENGORGANISASIAN • Pemerintah
SUMBER DAYA
• Planning • L.S.M
• Pemerintah
• Implementation • Asuransi Kesehatan
• Bantuan Luar
• Monitoring • Swasta Negeri
• Evaluation • Masyarakat • dll
• Support
• Regulation

SUMBER DAYA KESEHATAN


• Tenaga
• Sarana, Obat
• Peralatan
• Pengetahuan
SISTEM KESEHATAN NASIONAL
(S.K.N)
 SUATU TATANAN YANG MENCERMINKAN UPAYA BANGSA
INDONESIA UNTUK MENCAPAI DERAJAT KESEHATAN
YANG OPTIMAL SEBAGAI PERWUJUDAN KESEJAHTERAAN
UMUM SEPERTI DIMAKSUD DALAM PEMBUKAAN
UNDANG-UNDANG DASAR 1945
SUB SISTEM S.K.N
PELAYANAN KEDOKTERAN
1. SISTEM PELAYANAN
KESEHATAN
PELAYANAN KESEHATAN
MASYARAKAT

2. SISTEM PEMBIAYAAN KESEHATAN

S.K.N 3. SISTEM SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN


4. SISTEM OBAT DAN PEMBEKALAN KESEHATAN
5. SISTEM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

ADMINISTRASI KESEHATAN MASYARAKAT

6. SISTEM MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN

HUKUM KESEHATAN

IPTEK
PELAYANAN KESEHATAN
(HEALTH SERVICE)

 SETIAP UPAYA YANG DISELENGGARAKAN SENDIRI ATAU


BERSAMA-SAMA DALAM SUATU ORGANISASI UNTUK
MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN KESEHATAN,
MENCEGAH DAN MENGOBATI PENYAKIT SERTA
MEMULIHKAN KESEHATAN PERORANGAN, KELOMPOK
MAUPUN MASYARAKAT.
PERSYARATAN POKOK PELAYANAN
KESEHATAN

1. Sesuai dengan kebutuhan pemakai jasa


pelayanan.
2. Dapat dijangkau oleh mereka yang
membutuhkan.
 Jarak, lokasi dan pembiayaannya.
3. Sesuai dengan prinsip ilmu kesehatan dan
ilmu keduokteran serta tekhnologi
kedokteran.
STRATA PELAYANAN
1. Pelayanan kesehatan tingkat pertama (Primary Health Care).
 Pelayanan kesehatan dasar yang dibutuhkan sebagian
besar masyarakat.

2. Pelayanan kesehatan tingkat kedua (Secondary Health


Service).
 Untuk menyelesaikan masalah-masalah yang tidak dapat
diselesaikan pada tingkat pertama. Diperlukan spesialis
yang ahli dalam bidang-bidang spesifik.

3. Pelayanan kesehatan tingkat ketiga (Tertiary Health Service).


 Dikhususkan untuk menangani kasus-kasus yang
kompleks.
EMPAT JENIS PELAYANAN KESEHATAN

1. PROMOTIF (PENINGKATAN KESEHATAN).

2. PREVENTIF (PENCEGAHAN PENYAKIT).

3. KURATIF (PENYEMBUHAN PENYAKIT)

4. REHABILITATIF (PENGEMBALIAN FUNGSI).


MACAM PELAYANAN
Secara umum dibedakan 2 macam pelayanan,
yaitu :
Pelayanan Kedokteran (perorangan), dan
Pelayanan Kesehatan Masyarakat.

CIRI-CIRI PELAYANAN KEDOKTERAN DAN CLICK


PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT
KERANGKA PIKIR
SUB SISTEM UPAYA
UPAYA KESEHATAN KES

UKM UKP

PEM SWASTA PEM SWASTA

Puskesmas (BP gigi)


Puskesmas, RS Praktek Nakes (dokter, bidan, perawat), klinik
Strata 1
Pos-pos Kesehatan UKGS 24 jam, Apotek, Lab, toko obat, optik, dll.

Dinkes Kabupaten/Kota Praktek Dokter Gigi, Klinik, Gigi Spesialis,


Strata 2 UPT, Fungsi manajerial & RS C dan B non pendidikan, Apotek, Lab,
Fungsi Tekhnik Optik, Toko Obat, Balai Kesehatan.

Dinkes Provinsi, Praktek Dokter Gigi Spesialis,


Strata 3 Departemen Kesehatan, Konsultan RS B dan A,
Institut Kesehatan Apotik, Lab, Toko Obat Pusat Nasional
SISTEM RUJUKAN

adalah
Suatu Sistem Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan
yang
Melaksanakan pelimpahan tanggung jawab timbal balik
terhadap
Suatu kasus penyakit atau masalah kesehatan secara vertikal
dalam arti
Dari unit yang kemampuannya kurang kepada unit yang lebih mampu
atau
Secara horizontal dalam arti antar unit yang setingkat kemampuannya
MACAM RUJUKAN

I. RUJUKAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN (RUJUKAN


MEDIK)
 Rujukan Kasus
 Rujukan Specimen
 Rujukan Ilmu Pengetahuan

II. RUJUKAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT


 Rujukan Sarana Logistik
 Rujukan Tenaga
 Rujukan Operasional
JALUR RUJUKAN
U.K.M U.K.P

DEPKES / DINKES RS. Pusat / RS. Provinsi


PROVINSI YANKES
STR III

RS. Kabupaten / Kota


DINKES Kab / Kota YANKES Klinik, BKMM, BKOM, Klinik /
BP4, BKMM, BKOM STR II Praktek Spesialis Swasta

Puskesmas,
PUSKESMAS YANKES Praktek dr. Umum, bidan,
STR I
BP,BKIA

UKBM
MASYARAKAT POLINDES
Lainnya

PERORANGAN
KELUARGA