Anda di halaman 1dari 15

PRESENTASI KASUS PUSKESMA

SKABIES


Pembimbing :
dr. Ismiralda Oke Putranti, Sp.KK

Disusun Oleh :
Naufal Sipta Nabilah
G4A016112

FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
SMF ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN
RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO
PURWOKERTO
2017
IDENTITAS PASIEN
 Nama : An. F
 Jenis Kelamin : Laki-laki
 Usia : 3 tahun
 Alamat : Kotayasa RT 02 RW 06
 Agama : Islam
ANAMNESIS
 Diambil dari alloanamnesis pada tanggal 7 Juni
2017, pukul 09.00 WIB.
 Keluhan Utama : Gatal di lutut, siku, paha dan
penis sejak 1 bulan yang lalu
 Keluhan Tambahan : Gatal bertambah hebat
ketika malam hari
RPS
 Pasien An. F, laki-laki, usia 3 tahun datang dengan keluhan gatal di lutut,
siku, paha dan penis sejak 1 bulan yang lalu. Gatal bertambah hebat ketika
malam hari. Awalnya, pasien sering bermain dengan keponakannya yang
mempunyai keluhan penyakit kulit yang sama lalu pasien tertular dan
mengalami keluhan tersebut, kemudian pasien datang untuk berobat ke
Puskesmas II Baturaden seminggu yang lalu namun pasien masih
mengalami keluhan tersebut hingga akhirnya pasien datang kembali ke
puskesmas untuk mengontrol penyakitnya tersebut. Pasien juga mengaku
tidak memelihara hewan seperti kucing. Pasien juga mengaku sering
menggaruk ketika gatal. Pasien juga menyangkal adanya demam.
RPD
 Riwayat mengalami keluhan serupa sebelumnya
disangkal.
 Riwayat alergi makanan disangkal
 Riwayat alergi obat pada dirinya disangkal.
 Riwayat asma ataupun sering bersin di pagi hari
tidak ada.
RPK
 Keponakan pasien mengalami keluhan yang sama
dengan pasien disangkal.
 Riwayat alergi disangkal .
 Riwayat asma, rhinitis alergi disangkal
 Riwayat diabetes mellitus dan hipertensi disangkal
STATUS GENERALIS
 Keadaaan umum: Baik
 Kesadaran : Compos mentis
 Keadaan gizi: Baik, BB: 12,5 kg, TB: 95 cm
 Vital Sign
Tekanan Darah : -
Nadi : 112 x/menit
Pernafasan : 32x/menit
Suhu : 37,1oC
 Kepala : Mesochepal, rambut hitam, distribusi merata
 Mata : Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)
 Hidung : Simetris, deviasi septum (-), sekret (-)
 Telinga : Bentuk daun telinga normal, sekret (-)
 Mulut : mukosa bibir terdapat krusta mengering kehitaman,
 sianosis (-)
 Tenggorokan: T1 – T1 tenang , tidak hiperemis
 Thorax : Simetris, retraksi (-)
 Jantung : BJ I – II reguler, murmur (-), Gallop (-)
 Paru : SD vesikuler, ronki (-/-), wheezing (-)
 Abdomen : Supel, datar, BU (+) normal
 KGB : Tidak teraba pembesaran.
 Ekstremitas : Akral hangat, edema ( ), sianosis ( )
STATUS DERMATOLOGI
 Lokasi :Regio elbow, femoralis, cruris, dan
penis.
 Effloresensi : Papul dan pustul lentikular di
atas kulit eritematosa dengan ekskoriasi.
PEMERIKSAAN PENUNJANG

 Tidak
dilakukan pemeriksaan
penunjang
DIAGNOSIS BANDING
1. Skabies
 Predileksi: sela jari tangan, pergelangan tangan, ketiak, paha bagian dalam,
genitalia pria, bokong, dan sekitar pusat.
 UKK: papula dan vesikel miliar hingga lenticular disertai ekskoriasi. Jika
terjadi infeksi sekunder tampak pustula lenticular. Lesi yang khas yaitu
adanya terowongan (kanalikuli) miliar, tampak berasal dari salah satu papula
atau vesikel, panjang kira-kira 1 cm, berwarna putih abu-abu.
2. Gigitan serangga
 Predileksi: di mana saja di seluruh tubuh
 UKK: eritema morbiliformis atau bula yang dikelilingi eritema dan iskemia,
kemudian terjadi nekrosis luas dan gangren. Kadang-kadang berupa pustula
miliar-lentikular menyeluruh atau pada sebagian tubuh
3. Prurigo hebra
 Predileksi: ekstensor ekstremitas, dahi, dan abdomen.
 UKK: lesi bentuk papula-papula berwarna merah (urtikaria
papular),kemudian papula menjadi runcing dan timbul vesikel, ekskoriasi,
dan likenifikasi. Effloresensi bersifat multiformis dan gatal akibat garukan
timbul jaringan parut dan penebalan kulit.
DIAGNOSIS KERJA
 Skabies
PEMERIKSAAN ANJURAN
 Mencari Sarcoptes scabei dewasa, larva, telur,
skibala dalam terowongan.
 Burrow Ink Test
PENATALAKSANAAN
1. Edukasi
 Edukasi pasien mengenai penyebab, faktor risiko, gejala, komplikasi dan prognosis
penyakit.
 Menjaga kebersihan perorangan dan lingkungan.
 Mencuci alat-alat tidur, pakaian dan handuk dengan air panas.
 Menjemur alat-alat tidur, pakaian, handuk di tempat yang terkena sinar matahari.
 Tidak memakai pakaian dan handuk secara bersama-sama.
 Menghindari orang-orang yang terkena
 Edukasi cara penggunaan obat.
2. Medikamentosa
a. Sistemik :
 Antihistamin  Loratadine 10 mg tab 1x1
b. Topikal :
 Sulfur presipitatum 2-5% dicampur dengan asam salisilat 2%
 bentuk krim atau salep.Dioleskan di seluruh tubuh sesudah mandi dan dipakai 3-4 hari
 berturut-turut.
 Emulsi benzil benzoate 20-25% selama 24 jam.
 Gama benzene heksaklorida (Gameksan) 0,5-1% dalam salep
 atau krim, dioleskan selama 24 jam.
 Krim permethrin 5% dapat memberikan hasil yang baik
PROGNOSIS
 Quo ad vitam : bonam
Quo ad kosmeticum : ad bonam
 Quo ad sanationam : bonam