Anda di halaman 1dari 22

Kelas Ostracoda

Menurut Soedarsono (2014),ciri-ciri dari Ostracoda yaitu merupakan


Small Crustacea (planktonic) Cangkangnya berbentuk bivalve dan
disebut carapace yang berguna untuk melindungi bagian lunaknya.
Umumnya ditemukan dengan ukuran 0,15 mm-2 mm. Ostracoda ini biasa
ditemukan di laut dari abyssal sampai pantai, estuari, lagoon, danau air
tawar dan air asin. Pada lingkungan Marine, benthic ostracoda
digunakan untuk rekonstruksi paleoenvironment, sedangkan pada air
tawar dan payau digunakan untuk studi lingkungan dan zonasi
biostratigrafi.
Ciri-Ciri Morfologi Ostracoda
Anatomi Tubuh Kelas Ostracoda
Ukuran dan Bentuk Tubuh
Ostracoda

Memiliki tubuh berukuran kecil sekitar 0,2 –


30 mm, berbentuk bulat atau lonjong, ruas-
ruas tubuh tampak tidak jelas, dan memiliki
antena yang panjang, serta karapas yang
keras
Struktur dan Fungsi Tubuh
Ostracoda memiliki antena yang
panjang yang terdiri dari 6 atau 7
pasang apendik yang beruas-ruas
yaitu antena pertama, antena
kedua, mandibel, maksila pertama,
maksila kedua, apendik thorax dan
caudal furca. Antena ini digunakan
untuk membantu Ostracoda dalam
berenang.
Klasifikasi Ostracoda
Menurut Titirton (1998),Umumnya berukuran 1 mm atau lebih;
tubuh bulat sampai lonjong, agak pipih; tubuh tertutup 2 keping
cangkang (karapas) biasanya mengandung zat kapur; ruas
tubuh tidak jelas; apendik 6 atau 7 pasang; terdapat 2000
spesies hidup, umumnya di laut, sebagian di air tawar; 10.000
spesies fosil. Ostrcoda dibagi menjadi 5 ordo
yaitu:Archeocopida,Leperditicopida,Myodocopida,Beyrichicopid
a, Podocopida.
Ordo Myopocopida

Memiliki ciri-ciri pada bagian anterior


cangkang berlekuk, antena kedua biramus
dan pangkal antena besar. Mydocopa ini
semua hidup di laut. Contoh genus: Cypridina
dan Conchoesia.
Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Classis : Crustacea
Subclassis `: Ostracoda
Ordo : Myodocopa
Genus : Conchoecia
Spesies :C,macrocheira
Kigdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Classis : Crustacea
Subclassis : Ostracoda
Ordo : Myodocopa
Genus : Cypridina
Spesies : C.hilgendorfii
Ordo Podocopida

Memiliki ciri-ciri antena uniramus,


mempunyai 2 pasang apendik badan. Habitat
Podocopa di laut dan air tawar. Contoh genus
yang hidup di air tawar adalah Cypris dan
Cypricercus di air tawar dan Cythereis di
laut.(Anugrah 2008)
Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Classis : Crustacea
Subclassis : Maxillopoda
Ordo : Podocopa
Genus : Cypris
Spesies : Barnacle cypris
Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Classis : Crustacea
Subclassis : Ostracoda
Ordo : Podocopa
Genus : Cypricercus
Spesies : Cypricercus sp
Alat Gerak Ostracoda
Ostracoda memiliki antena yang
panjang yang terdiri dari 6 atau 7
pasan apendik yang beruas-ruas
yaitu antena pertama, antena
kedua, mandibel, maksila pertama,
maksila kedua, apendik thorax dan
caudal furca. Antena ini digunakan
untuk membantu Ostracoda dalam
bergerak dan berenang.
Reproduksi Ostracoda
• Secara seksual Ostracoda jantan memiliki dua penis, sesuai dengan
dua genital, atau gonopores pada betina
• Sperma jantan berukuran besar, dan melingkar dalam testis
sebelum kawin; dalam beberapa kasus, sperma bisa sampai enam
kali panjang ostracoda jantan itu sendiri
• Kawin biasanya terjadi selama berkoloni, dengan sejumlah besar
betina berenang untuk bergabung dengan jantan.
• Beberapa spesies bereproduksi dengan cara partenogenesis.
Habitat Ostracoda
Ada Ostracoda yang hidup sebagai zooplankton di laut dengan
kedalaman hingga 700 m atau membuat liang. Ostracoda
sebagian juga ada yang hidup di air tawar contohnya dari
genus Cypris dan Cypricercus. Ostracoda merupakan
herbivor, karnivor, predator, atau pemakan detritus (sisa
tumbuhan/hewan yang sudah mati). Terdapat sekitar 13.000
spesies Ostracoda yang masih hidup, contohnya Cypridina
mediterranea, Azygocypridina lowryi, dan Gigantocypris
pellucida.
Perairan Air Asin Perairan Air Tawar
Peranan Ostracoda
Menurut Mursel (2002),peranan Ostracoda hanya mempunyai
peranan yang menguntungkan,peran menguntungkannya
adalah sebagai berikut:
• Sebagai scavenger dengan memakan bangkai dan detritus.
• Dapat menghasilkan cahaya hayati, misalnya Cypridina
• Dapat digunakan sebagai eksplorasi sumberdaya minyak
• Berperan sebagai feeding feeder di perairan