Anda di halaman 1dari 19

ABORSI

Perspektif Agama Hindu


By :
M A S A D I , S.Ag.M.Pd.H
Sejarah Aborsi
 Kondisi aborsi di dunia menyebutkan
bahwa :
1) Sebanyak 19 juta perempuan di seluruh dunia
melakukan aborsi tidak aman setiap tahunnya. 18,5 juta
terjadi di negara berkembang, negara-negara Afrika
sebanyak 4,2 juga, di negara Asia sebanyak 10,5 juga, di
negara Amerika Latin dan Karibia sebanyak 3,8 juta.

2) Sebanyak 68.000 perempuan di negara berkembang


meninggal akibat komplikasi aborsi tidak aman tiap
tahun. Di negara-negara Afrika sebanyak 30.000, di
negara-negara Asia sebanyak 34.000, di negara Amerika
Latin dan Karibia sebanyak 4.000.

3) Di Afrika 59% dari seluruh kasus aborsi tidak aman


dilakukan oleh perempuan 15-24 tahun.
 Setiap tahunnya di Indonesia, berjuta-juta perempuan
mengalami kehamilan yang tidak direncanakan, dan
sebagian besar dari perempuan tersebut memilih untuk
mengakhiri kehamilan mereka, walaupun dalam
kenyataanya aborsi secara umum adalah illegal. Seperti
di negara-negaraberkembang lainnya dimana terdapat
stigma dan pembatasan yang ketat terhadap aborsi,
perempuan Indonesia sering kali mencari bantuan
untuk aborsi melalui tenaga-tenaga nonmedis yang
menggunakan cara-cara antara lain dengan meminum
ramuan-ramuan yang berbahaya dan melakukan
pemijatan penguguran kandungan yang
membahayakan.
Arti Aborsi:
Aborsi atau pengguguran kandungan
adalah termasi (penghentian) kehamilan
yang disengaja (abortus provocatus)
atau kehamilan yang diprovokasi
dengan berbagai macam cara sehingga
terjadi pengguguran.
Teknik aborsi
1) Curattage and dilatage (C&D)
2) Melebarkan mulut rahim lalu janin
dikiret dg alat tertentu
3) Aspirasi/ penyedotan isi rahim
4) Operasi/ hysterotomi
Macam aborsi:
A. Abortus spontan === merupakan
mekanisme alamiah yang
menyebabkan terhentinya proses
kehamilan sebelum berumur 28
minggu. Penyebabnya dapat oleh
karena penyakit yang diderita si ibu
ataupun sebab-sebab lain yang pada
umumnya berhubungan dengan
kelainan pada sistem reproduksi.
Lanjutan…..

B. abortus buatan === merupakan suatu


upaya yang disengaja untuk
menghentikan proses kehamilan
sebelum berumur 28 minggu, dimana
janin (hasil konsepsi) yang dikeluarkan
tidak bisa bertahan hidup di dunia luar.
Jenis aborsi buatan
 1. Abortus buatan legal (abortus provocatus
therapcutius)
Yaitu pengguguran kandungan yang dilakukan
menurut syarat dan cara-cara yang dibenarkan oleh
undang-undang, karena alasan yang sangat
mendasar untuk melakukannya adalah untuk
menyelamatkan nyawa/menyembuhkan si ibu.
 2. Abortus buatan ilegal (abortus provocatus
criminalis)
Yaitu pengguguran kandungan yang tujuannya selain
dari pada untuk menyelamatkan/ menyembuhkan si
ibu, dilakukan oleh tenaga yang tidak kompeten
serta tidak memenuhi syarat dan cara-cara yang
dibenarkan oleh undang-undang.
Hukum aborsi:
 Dalam KUHP Bab XIX Pasal 346 s/d
350 dinyatakan sebagai berikut :
1) Pasal 346 : “Seorang wanita yang
sengaja menggugurkan atau
mematikan kandungannya atau
menyuruh orang lain untuk itu, diancam
dengan pidana penjara paling lama
empat tahun”.
Lanjutan….
2) Pasal 347 :
 (1) Barang siapa dengan sengaja
menggugurkan atau mematikan kandungan
seorang wanita tanpa persetujuannya,diancam
dengan pidana penjara paling lama dua belas
tahun.

 (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya


wanita tersebut,diancam dengan pidana penjara
paling lama lima belas tahun.
Lanjutan….
3)Pasal 348 :
 (1) Barang siapa dengan sengaja menggunakan
atau mematikan kandungan seorang wanita
dengan persetujuannya, diancam dengan pidana
penjara paling lama lima tahun enam bulan.

 (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya


wanita tersebut, diancam dengan pidana penjara
paling lama tujuh tahun.
Lanjutan….
4) Pasal 349 : “Jika seorang dokter, bidan
atau juru obat membantu melakukan
kejahatan berdasarkan pasal 346, ataupun
membantu melakukan salah satu
kejahatan dalam pasal 347 dan 348, maka
pidana yang ditentukan dalam pasal itu
dapat ditambah dengan sepertiga dan
dapat dicabut hak untuk menjalankan
pencaharian dalam mana kejahatan
dilakukan”.
Sumpah dokter:
 Dalam deklarasi Oslo (1970) tentang
pengguguran kandungan atas indikasi medik,
disebutkan bahwa moral dasar yang dijiwai
seorang dokter adalah butir Lafal Sumpah
Dokter yang berbunyi : ”Saya akan
menghormati hidup insani sejak saat
pembuahan : oleh karena itu Abortus
buatan dengan indikasi medik, hanya
dapat dilakukan dengan syarat-syarat
berikut”
PENCEGAHAN PENGGUGURAN
KANDUNGAN / BRUNAHA
Agama Hindu melarang tindakan “ BRUNAHA /
ABORSI “ tanpa alasan untu kebaikan

“MAKAHITAWASANA“

Misalnya :

- Menyelamatkan nyawa Ibu


LANJUTE …….!
DOSA PAATAKA
SLOKANTARA .14 Menyebutkan ….
“ BHRUNAHA PURUSAGHNASCA KANYACORO
GRAYAJAKAH, AJNATASAMWATSARIKAH PATAKAH
PARIKIRTITAH “

Artinya :
Orang yg menggugurkan kandungan,orang yg
melakukan pembunuhan.orangyg memperkoa gadis,
orang yg kawin sebelum saudara-saudara yg lebih tua,
orang yg tdk tahu masa baik mengerjakan sesuatu, ini
semua termasuk orang – orang berdosa.
Risiko yg harus ditanggung
bagi Pelaku aborsi

 a. Kematian perempuan karena aborsi

 b. Berlatar belakang kriminal

 c. Mengalami gangguan kejiwaan


Alasan melakukan aborsi
Kehamilan karena pemerkosaan

Mengetahui bahwa anak yang dikandung


menderita cacat

Kesehatan tidak mengizinkan hamil


Kehamilan ektopik terganggu

Tidak mengetahui perilaku seks yang dilakukan


akan menyebabkan kehamilan

Kehamilan anak remaja


Solusi untuk mencegah
aborsi
 Memberikan pendidikan agama

 Bila terjadi kehamilan di luar nikah sebaiknya


dinikahkan

 Orang tua harus menciptakan tatanan kehidupan


religius

 Penyuluhan kepada masyarakat

 Bagi yang melakukan tindakan aborsi dapat dikenai


sanksi
TERIMA KASIH
OM Santi, Santi, Santi, OM