Anda di halaman 1dari 29

OESOPHAGUS, MAAG,

DUODENUM (OMD)
FARIN LIMANDA MULIA
FAA 114 002
DEFINISI
• Oesophagus, Maag, dan Duodenum adalah suatu pemeriksaan radiografi
pada bagian oesophagus, gaster (lambung), dan duodenum dengan
menggunakan sinar-x dan dengan bantuan media kontras positif untuk
menegakkan diagnosa.
INDIKASI PEMERIKSAAN OMD

• Gastritis • Dispepsia
• Divertikula • Hernia esofagus
• Hematemesis
• Neoplasma
• Perforasi
• Ulkus/tukak lambung
KONTRAINDIKASI PEMERIKSAAN
OMD
• Obstruksi akut
• Susp. Perforasi tidak boleh menggunakan BaSO4 melainkan
menggunakan water soluble contras
• Kehamilan
• Alergi terhadap zat kontras
PROSEDUR PEMERIKSAAN

• Persiapan Pasien 5. Dua hari sebelum pemeriksaan,


pasien makan makanan yang
1. Tanyakan riwayat alergi terhadap lunak/rendah serat
iodium atau barium
2. Tanyakan apakah pasien 6. 12 jam sebelum pemeriksaan pasien
minum obat pencahar
mengkonsumsi obat-obatan saat ini
3. Apabila pasien dalam usia produktif, 7. Pasien puasa 8-9 jam
tanyakan sedang hamil atau tidak 8. Selanjutnya pasien puasa sehingga
pemeriksaan selesai dilakukan
4. Pasien di jelaskan tentang
pemeriksaan yang akan dilakukan
9. Pasien tidak diperbolehkan mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung
substansi radioopaque sperti steroid, pil kontrasepsi, dll
10. Selama puasa pasien di anjurkan tidak merokok dan banyak biacara
11. Melepaskan benda-benda logam
12. Penandatanganan informed consent
TEKNIK PEMBUATAN RADIOGRAFI
• Jika memungkinkan pasien dengan posisi
Single Contrast berdiri, jika pasien recumbent pasien minum
dengan sedotan
• Penjelasan pada pasien foto polos
abdomen • Pasien diinstrusikan minum 2-3 kali teguk
• Dilakukan persiapan pemeriksaan • Setelah melihat rugae pasien minum sisa
barium untuk melihat pengisian penuh
• Dibuat foto polos abdomen/dilakukan doudenum
fluoroskopi hepar, dada, dan abdomen
• Dgn teknik fluroskopi pasien di rotasi dan
• Pasien di beri media kontras meja dapat disudutkan sehingga seluruh
aspek oesophagus, gaster dan doudenum
terlihat
Double contrast
• Setelah minum media kontras positif, pasien diberi pil, bubuk carbonat dan
sebagainya
• Pasien diposisikan recumbent dan diinstrusikan berguling-guling 4-5 putaran
• Dapat di berikan glucagon atau obat lain
• Dilakukan pengambilan foto sesuai yang diinginkan
• Bila menggunakan fluoroskopi di ambil spot foto-foto yang diinginkan
JENIS POSISI FOTO YANG DIAMBIL
• Posisi RAO : melihat kelainan pada pilorus, bulbus duodenum, dan c-loop
dari duodenum
• Posisi PA : melihat kelainan korpus dan pilorus
• Posisi lateral kanan : melihat kelainan di bagian anterior dan posterior dari
lambung, pilorus, dan bulbus duodenum
• Posisi LPO : melihat kelainan fundus, pilorus, bulbus duodenum
• Posisi AP : melihat kelainan pada fundus
RAO
RAO DAN LPO
AP
LATERAL
3. ULKUS PEPTIKUM
• Suatu luka terbuka berbentuk bulat
atau oval pada bagian lambung atau
usus 12 jari
• Ulkus pada lambung  ulkus
gaster
• Ulkus pada usus 12 jari  ulkus
duodenum
ETIOLOGI
• Helicobacter pylori
• NSAID
• Minum alkohol dan merokok
MANIFESTASI
• Nyeri
Sensasi tumpul, tertusuk, atau terbakar di epigastrium tengah atau di punggung
• Pirosis (nyeri ulu hati)
Sensasi luka bakar pada esofagus dan lambung, yang naik ke mulut, kadang-kadang
disertai eruktasi asam. Eruktasi / sendawa terjadi bila lambung pasien kosong
• Muntah
• Konstipasi
Diet dan obat-obatan
• Perdarahan gastrointestinal
Tidak mengalami keluhan sebelumnya (fase akut) tetapi menunjukkan gejala setelahnya
ULKUS GASTER
• Additional shadow
ULKUS GASTER
• Adanya gambaran lesser curves
ulcer
• Pembengkakan / edema di sekitar
ulkus dapat memperlihatkan
lipatan-lipatan simetris dan adanya
batasan-batasan yang disebut
Hampton Lines.
ULKUS DUODENUM
• Adanya gambaran pohon pinus
atau pinetree deformity
ULKUS DUODENUM
• Gambaran cloverleaf
deformity
4. KARSINOMA GASTER
A. Early Gastric Cancer (EGC)
• Istilah EGC ini meliputi semua karsinoma yang tidak invasif kedalam
lapisan muskularis dan masih terbatas pada mukosa dan submukosa. EGC
dapat berupa penonjolan dari fokus kecil dan kadang secara diam-diam
meluas, sehingga mengesankan kemungkinan dari gabungan beberapa
fokus (multicentris).
B. Advanced Gastric Cancer (AGCr)
• Pada tipe lanjut, sel-sel kanker sudah terjadi perluasan pada
lapisan mukosa, submukosa, muskularis, kadang-kadang sampai
lapisan propria dan serosa. Bahkan sering terjadi infiltrasi atau
metastase ke kelenjar limfe atau organ lainnya.
MANIFESTASI

• Berat badan menurun


• Nyeri epigastrium • Nausea
• Kelemahan
• Muntah • Sendawa
• keluhan pencernaan • Hematemesis
• Anoreksia • Regurgitasi
• Lekas kenyang
• Disfagia
EGC
• Adanya gambaran filling defect
AGCr
• Adanya gambaran hilangnya
distensibilitas dan kontour yang
abnormal dari gaster dikarenakan
adenocarcinoma infiltratif.
• Adanya gambaran “leather bottle”
 tampak seperti paruh pada
esofagus distal
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai