Anda di halaman 1dari 44

KATARAK

Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan


pada lensa yang terjadi akibat hidrasi lensa,
denaturasi protein atau keduanya .
PENDAHULUAN
WHO : 314 juta orang diseluruh dunia
mengalami gangguan penglihatan dan 45 juta di
antaranya mengalami kebutaan.

Survey Kesehatan Indera di Indonesia periode


1993–1996, sebesar 1,5% 52 %
penyebabnya adalah katarak
Anatomi dan Struktur Lensa
1. Kapsul
2. Epitel
3. Nukleus dan Korteks
4. Zonulla Zinnii

Bikonveks
Avaskular
D= 9 mm
Tebal= 4-5mm
Berat 135-255 mg
FISIOLOGI LENSA

Utama : memfokuskan berkas cahaya


ke retina

akomodasi  Kerjasama fisiologik


antara korpus siliaris, zonula, dan lensa
memfokuskan benda dekat ke retina
Cahaya •otot-otot siliaris relaksasi  serat zonula
zinii tegang  diameter anteroposterior
datang dari lensa diperkecil sampai ukuran yang terkecil
(daya refraksi lensa diperkecil)  berkas
jauh cahaya paralel akan terfokus ke retina.

•otot siliaris berkontraksi  tegangan


zonula ↓ Kapsul lensa yang elastik
Cahaya dari akan mempengaruhi lensa menjadi
benda dekat lebih sferis & ↑ daya biasnya.
Pada usia muda, intinya kecil dan
korteknya tebal dan lembut yang
Kapasitas akomodasi tergantung
memungkinkan perubahan
pada hubungan kortek dengan
bentuk secara leluasa, sehingga
nukleus
bentuk lensa hampir bulat 
akomodasi baik

Pada usia lanjut intinya besar


dan korteknya tipis sehingga
perubahan bentuk lensa hanya
sedikit  akomodasi kurang baik
9
Klasifikasi Katarak

Menurut Patofisiologinya

Katarak Katarak Katarak Katarak Katarak Sebab


Developmental Degeneratif komplikata Traumatika Lain

10
Klasifikasi Katarak

Menurut usia

Katarak Katarak Katarak


Katarak senil
kongenital juvenil presenil
Klasifikasi Katarak

Bedasarkan Lokasi
Terjadinya

Katarak
Katarak Nuklear Katarak Kortikal
Subkapsular

12
KATARAK KONGENITAL

katarak yang mulai


terjadi sebelum atau
segera setelah lahir bayi Etiologi:
berusia kurang dari satu Herediter
keturunan
tahun. Drug induce
Chromosomal abnormalities
Premature
Infeksi paling Metabolic disorders
Severe maternal malnutrisi
banyak oleh rubella Maternal drug ingestion
Sehubungan dengan penyakit
sistemik
Penyakit intra okuler
Patofisiologi

Kelainan herediter,
gangguan metabolism,
atau infeksi

Menghambat mitosis sel


dibeberapa jaringan janin

Perkembangan lensa
menjadi abnormal

14
Diagnosis Katarak Kongenital
1. Riwayat prenatal ibu

2. Tajam pengelihatan pada anak sangat berkurang

3. Pada pupil mata bayi yang menderita katarak kongenital


akan terlihat bercak putih atau leukokoria.

4. Gejala nistagmus, strabismus dan fotofobia.

5. Penyebab terbesar dari katarak kongenital adalah infeksi


rubella saat ibu hamil Sindrom Rubella

6. Pemeriksaan darah
• Prognosis
 Prognosis penglihatan pasien katarak anak yang
memerlukan pembedahan tidak sebaik
prognosis pasien katarak terkait usia.

 Adanya ambliopia : membatasi tingkat


pencapaian penglihatan pada katarak
kongenital.

• Komplikasi  Prognosis perbaikan ketajaman penglihatan


pasca operasi paling buruk pada katarak
1. Kehilangan penglihatan kongenital unilateral dan paling baik pada
walaupun sudah diterapi katarak bilateral inkomplit
dengan tindakan
pembedahan dan optik yang  Prognosis lebih buruk pada orang dengan
agresif kelainan sistemik.

2. Ambliopia
3. Strabismus
KATARAK JUVENILIS
• Katarak yang terlihat setelah usia 1 tahun
• Dewasa muda (>1 - 40 tahun)
• Progresif lambat
• Ada 2 bagian:
– Bentuk kongenital yg padat pada usia dewasa muda
– Bentuk Acquired terbanyak karena trauma. Diabetes
Melitus, obat-obatan, dll
>>> unilateral, bisa bilateral
Terapi : ekstraksi lensa
KATARAK SENILIS
Definisi
Klasifikasi
Merupakan proses degenerasi
akibat proses penuaan 1. Katarak Insipiens
2. Katarak imatur
3. Katarak Matur
4. Katarak Hipermatur
> 50
tahun
Katarak Insipien
1.Berbentuk Jeruji
2.Biasanya dapat dikoreksi sampai 5/5
3.Iris Shadow +
4.Fundus Refleks +
Katarak Imatur
• Kekeruhan sudah meluas tapi blm
kena seluruh lensa dan lensa
menjadi cembung
• Visus dibawah 5/5 sampai 1/60
• Shadow test (+)
• Refleks fundus (+)
• Dapat terjadi intumesensi (Lensa
membengkak karena inhibisi air) yg
dpt menimbulkan glaukoma
Glaukoma Fakomorfik
Iris
Terbendung terdorong
di BMB (iris
bombans)
Lensa menyerap
cairan (humos
aquos)

Gangguan Sudut BMD


aliran humor sempit dan
aquos dari tertutup
BMB ke BMD

Lensa
mencembung
Blok pupil Glaukoma sudut
tertutup sekunder
(Glaukoma
Fakomorfik)
Katarak Matur

1.Kekeruhan seluruh lensa


2.Iris shadow (-) fundus refleks (-)
3.Lensa kembali ke ukuran normal
4.Visus 1/300 sampai 1/ tak terhingga
KATARAK HYPERMATURE
1. Visus pada stadium ini 1/300 – 1/~.
2. Terjadi proses degenerasi lanjut yang dapat menjadi keras atau
lembek dan mencair.
3. Shrunken Katarak
4. Morgagnian Katarak
5. Komplikasi: glaukoma Fakolitik
Protein lensa keluar melalui pori lensa
yang membesar karena lisis kapsul
anterior

Mengikuti aliran humor aquos Protein lensa dikenal sebagai benda


asing

Memicu reaksi imun (Uveitis


Menyumbat ouflow sistem
fakolitik)

Glaukoma Sudut terbuka sekunder


(glaukoma fakolitik)
Perbedaan stadium katarak senil
Insipien Imatur Matur Hipermatur
Kekeruhan Ringan Sebagian Seluruh Masif
Cairan Lensa Normal Bertambah Normal Berkurang
(air masuk) (air keluar)
Iris Normal Terdorong Normal Tremulans
Bilik Mata Depan Normal Dangkal Normal Dalam
Sudut Bilik Mata Normal Sempit Normal Terbuka
Shadow Test - + - Pseudops
Penyulit - Glaukoma - Uveitis +
Glaukoma
Diagnosa

Subjektif
1. Tajam pengelihatan Objektif
turun 1. Tanda inflamasi -
2. Artificial myope 2. Iris Shadow
3. Silau dan pengelihatan 3. Fundus reflex
turun dalam keadaan
terang
4. Diplopia atau polipoplia
Katarak traumatik

Disebabkan rudapaksa (kena tinju, ionisasi radiasi,


sengatan listrik, sinar, dll)

Biasanya menisfestasi katarak karena ruda paksa


berbentuk stelata atau roset, kadang berada di axial
dan melibatkan kapsul posterior.

Trauma perforasi dan penetrasi  korteks lensa


menjadi keruh pada tempat yang terkena dengan
cepat.

Pasien mengeluh penglihatan kabur secara


mendadak. Mata menjadi merah, lensa opak, dan
mungkin terjadi perdarahan intraokular.
Katarak Komplikata

Katarak
Katarak
Pada
DM
Uveitis

29
Katarak Uveitis

Inflamasi
Membran Osmotik Lensa
Uveitis Sinekia sel radang
epitel tidak tebal dan
anterior posterior terkumpul
rusak seimbang keruh
di anterior

30
Katarak Akibat DM
Perubahan
Akumulasi
Osmolaritas
sorbitol
lensa

Lensa tebal
Cairan masuk
dan keruh

Katarak
31
Classification of congenital cataract
Anterior polar Posterior polar Coronary Cortical spoke-like

Lamellar Central pulverulent Sutural Focal dots


LAPORAN KASUS
Nama : ny. S
Umur : 66 tahun
Jenis Kelamin : PEREMPUAN
Pekerjaan : -
Agama : Islam
Alamat : Sidoarjo
Pendidikan : -
No. RM : 1702637
Tanggal Pemeriksaan : 21 maret 2018
• . Anamnesis
– Keluhan Utama
• Mata kiri Pengelihatan Kabur
– Riwayat Penyakit Sekarang
• Pasien Wanita 66 tahun datang ke Poli Penyakit Mata RSUD Sidoarjo
pada tanggal 21 april 2018 dengan keluhan mata kiri kabur sejak
kurang lebih 2 tahun ini, kabur dirasakan secara perlahan makin
lama makin parah. Pandangan terasa berkabut warna putih dan
kalau melihat cahaya menjadi silau. Tidak nyeri, tidak sering
menabrak-nabrak benda disekitarnya saat berjalan. Pasien selama
ini sudah memakai kacamata untuk membaca. Tidak ada
pengelihatan seperti teropong.
• Mata kanan tidak ada keluhan dan pernah di operasi katarak pada
tahun 2012.
– Riwayat Penyakit Dahulu
• Ada riwayat penyakit Diabetes Mellitus (Terkontrol)
• Tidak ada riwayat penyakit hipertensi

• Pernah memakai kacamata namun tidak membaik, tidak ada
riwayat alergi.
– Riwayat Penyakit Keluarga
• Tidak ada Tidak ada anggota keluarga yang mengalami gejala yang
sama seperti pasien.Tidak ada anggota keluarga yang memiliki
riwayat penyakit hipertensi, diabetes mellitus, asma, dan alergi baik
obat-obatan, makanan, dan debu
– Riwayat Pengobatan
• Pasien minum obat Diabetes meliitus teratur
Pemeriksaan Fisik
Status Generalis
Keadaa : Cukup
n
Kesada : Compos
ran mentis
Tanda : Tensi : 130/70 mmHg
Vital
Nadi : 80 kali/menit
RR : 18 kali/menit
Suhu : 36,5oC
• D. Resume
• Pasien Wanita 66 tahun datang ke Poli Penyakit
Mata RSUD Sidoarjo pada tanggal 21 Maret 2018
dengan keluhan mata kiri kabur sejak kurang
lebih 2 tahun yang lalu, kabur dirasakan secara
perlahan. Kabur seperti ada kabut,,Pernah
memekai kacamata namun tidak membaik.
• Diagnosis Kerja
• OD Katarak Imatur
• OSPseudophakia
• F. Penatalaksanaan
• Planning Diagnosa
• GDP
• G2pp
• Biometri
• Planning Terapi
• Pro Operasi Katarak OD
• Planning Monitoring
• Keluhan Pasien
• Komplikasi
Edukasi
• Menginformasikan Kepada pasien tentang
penyakitnya dan terapi yang diberikan
• Menginformasikan tentang operasi katarak
TERIMAKASIH