Anda di halaman 1dari 35

BIOREGULATOR

Moh Zaenal A. S.Si., Apt., MM.Kes


BIOREGULATOR

Bioregulator adalah katalisator yg


bekerja thp proses-proses dari suatu
sistem kehidupan, disebut juga
biokatalisator
Enzim
Vitamin
Mineral & Elemen Spura
Hormon
Enzim
Enzim/Fermen adalah senyawa-senyawa
organik yg dapat mengakibatkan atau
mempercepat reaksi biokimia berdasarkan
proses katalisa.
Kegiatan enzim tergantung kepada suhu,
derajat keasaman dan konsentrasi ion-ion.
Nama enzim dibentuk dari nama substrat
atau nama reaksi ya dipercepatnya,
dengan menambahkan akhiran “ase”
Urease : Enz pengurai Ureum
Protease : Enz pengurai Protein
Lipase : Enz pengurai lemak
Reduktase : Enz yg mempercepat
reduksi
Hidrolase : Enz yg mempercepat
hidrolisa
Penghasil Enzim

Mikroorganisme : Bakteri/jamur co :
Lipase, Amilase, Penisilinase
Tumbuh-tumbuhan :
- Papase (Carica Papaya)
- Bromelin (Annanas Sativum)
Fungsi & Kegunaan Enzim
Sebagai penolong dalam pencernaan
Membersihkan dan menyembuhkan luka2,
dengan cara mencernakan secara selektif
jringan2 yg mati tanpa merusak jaringan
yg sehat.
Menghilangkan radang atau bengkak yang
berguna pada pengobatan luka2 (anti
inflamatory enzim) co: Papase, Amilase,
Protease, streptokinase.
Sebagai anti koagulansia
Sebagai pembantu dalam diagnosa
(diagnostic enzym)
- Glukosa Oksidase
- Uricase
- Analisa kadar enzim laktat dalam serum
darah
Efek Samping & Contoh Obat

Efek Samping
Sedikit atau jarang sekali terjadi.
Contoh Obat
- Bromelin/Pancreatin (Benozym,Elsazym)
- Papain/Pancreatin (Vitazym)
- Streptokinase (fimaikinase, Streptase)
Vitamin
Vitamin merupakan suatu senyawa
organik yang dalam jumlah sangat kecil
dibutuhkan oleh tubuh untuk memelihara
fungsi dan metabolisme normal.
Vitamin diperoleh tubuh dari makanan
sehari-hari, tapi ada juga yg diperoleh dari
hasil sintesa flora usus, misalnya vitamin
K dan asam pantotenat (vit B5), bahkan vit
A dan D dapaat di bentuk oleh tubuh
sendiri
Penyebab defisiensi vitamin

Makana yang dikonsumsi sehari-hari


kurang kandungan vitaminnya
Adanya gangguan pencernaan, sehingga
penyerapan vitamin terganggu
Kebutuhan akan vitamin meningkat
Penggolongan vitamin
Berdasarkan sifat kelarutannya
a. Vitamin yg larut dalam air
Vitamin yg mudah diserap di dinding usus
dan mudah dikeluarkan bersama urine, sehingga
timbulnya toksisitas akibat akumulasi dlm tubuh
jarang terjadi.(thiamin, riboflavin, biotin, rutin, asam
folat, asam pantotenat, Cyanocobalamin, PABA,
asam askorbat, nikotinamida, piridoksin.
b. Vitamin yg larut dalam lemak
Vitamin ini diserap bersama-sama dengan
lemak, sehingga adanya gangguan pencernaan
lemak dapat mengurangi penyerapannya.
Ekskresinya lambat, kemungkinan tjd akumulasi
lebih besar. (Vitamin A, D, E, K)
Obat-obat tersendiri

Vitamin B Kompleks
a. Thiamin (Vit B1)
Terdapat dalam kulit beras, hati, ginjal,
ragi, sayuran dan kacang-kacangan.
Fs : penting pada metabolisme
Karbohidrat
Def : Anoreksia, obstipasi, beri2,
kesemutan,gangguan jantung.
b. Riboflavin
Terdapat dlm usus, telur, hati, kulit
beras, dan sayuran.
Def : Sakit tenggorokan, radang pada
sudut mulut, radang lidah, kelainan mata,
gejala avitaminosis lainnya.
c. Piridoksin
Terkandung dlm daging, hati, ginjal,
padi-padian, kacang dan sayuran.
Def : Radang kulit, gangguan alat
pencernaan, gangguan pembentukan sel
darah merah
d. Nikotinamida (As. Nikotinat)
Terdapat dalam sayuran, ikan ,padi,
daging dan gandum.
Def : Menimbulkan penyakit Pellagra
dengan gejala kulit menjadi hitam,
gangguan lambung usus (diare) dan
gangguan saraf.
e. Asam pantotenat (Vit B5)
Terdapat dlm semua jaringan tubuh dan
semua macam makanan.
Def : belum diketahui
f. Asam folat (Vit B11)
Terdapat dlm sayuran, hati, ragi, daging,
ikan, kacang-kacangan. Penting pada
pembentukan eritrosit.
Def : Anemia megaloblaster
g. Cyanocobalamin (Vit B12)
Terdapat dalam makanan yg berasal dari
hewan. Dalam tubuh vitamin ini ditimbun
dalam hati.
Def : Anemia megaloblaster
Asam Askorbat (Vit C)
Banyak terdapat dalam sayur dan buah.
Berperan penting dalam pembentukan zat
pengikat dalam tulang dan tulang rawan,
sekitar kapiler dan antar sel yg penting
bagi saling terikatnya jaringan.
Mempercepat penyembuhan dan
meningkatkan daya tahan tubuh terhadap
infeksi kuman.
Def : sariawan, gigi mudah lepas, luka yg
sukar sembuh, pendarahan.
Vitamin A (Retinol, Axerophthol)
Dalam sayuran terdapat sebagai
provitamin A, yaitu karoten dan
karotenoid. Yg dalam usus dirubah
menjadi Vit A, dlm usus, kuning telur, hati
dan minyak ikan.
Fs : - Menjaga keutuhan jaringan epitel
- Merangsang sintesa RNA
- Pembentukan Rhodopsin
(penglihatan)
Def : Rabun senja, Xerophthalmia (kornea
mata mengering dan mengeras)
Vitamin D (Ergokalsiferol, Kalsiferol)
Terdapat sebagai provitamin D dalam
sayuran dan ragi, dibawah kulit.
Fs : Mengatur metabolisme Ca dan F
Def : Penyakit Rachitis (tulang mudah
bengkok)
Vitamin E (Alfa Tokoferol)
Banyak dijumpai dalam minyak nabati
(jagung, kedelai, bunga matahari) padi-
padian, ragi, hati, kuning telur, sayuran.
Fs pda pengobatan : pengobatan
gangguan jantung, hiperkolesterolemia,
penyakit kulit, anti keguguran, kemandulan
Vitamin K
Terdapat dlm sayuran, minyak nabati, zat
sintetik, ada yang dihasilkan oleh flora
usus.
Digunakan untuk merangsang
pembentukan protombin
Def : Hipoprotombinemia, akibatnya darah
sukar membeku.
Mineral
Mineral adalah zat anorganik yg dlm
jumlah kecil bersifat esensial bagi banyak
proses metabolisme dalam tubuh.
Yang paling banyak dibutuhkan adalah
kalium, natrium, kalsium, magnesium,
fosfor dan klorida.
Elemen supra adalah mineral yg
dibutuhkan kurang dari 20 mg sehari,
yakni besi, tembaga, mangan, fluor, krom,
iod, kobalt.
Penggunaan mineral khususnya untuk
prevensi dan pengobatan keadaan
defisiensi, terutama garam K dan Ca,
begitu pula Na, Cl dan Fosfat yg
digunakan sebagai infus dalam keadaan
darurat
Dari elemen-elemen supra hanya Fe, Zn,
I, F dan Sr yg digunakan sebagai obat.
Zat2 lainya hanya digunakan sebagai
tambahan pada preparat multivitamin dan
food suplemen.
Obat-obat tersendiri
 Kalium Klorida
Merupakan kation terpenting dalam cairan intra
sel, untuk mengatur keseimbangan asam2 serta
isotoni dari sel.
 Natrium Klorida
Kation terpenting bagi cairan ekstra sel, penting
pada regulasi tekanan osmotik sel.
 Kalsium
Sebagai bahan pembangun tulang, selain itu
mengatur permeabilitas membran sel bagi K dan
Na, aktivasi enzim seperti pembakuan darah.
Seng Sulfat
Memperbaiki fungsi sel-sel otak bagi yg
lemah ingatan, stimulasi penyembuhan
borok, secara lokal sebagai bedak tabur
dan salep, pada preparat tetes mata.
Fluorida
Untuk mencegah gigi berlubang,
digunakan juga pada peristiwa
osteoporosis.
Stronsium Klorida
melindungi gigi terhadap pengaruh termis
dan kimiawi yang disertai nyeri.
Magnesium
Terdapat dalam tulang dan cairan intra
sel, berperan penting pada kontraksi otot.
Krom
Digunakan untuk kerja insulin yg optimal
dalam bentuk aktifnya sebagai senyawa
organik (Glucose Tolerance Factor).
Tembaga
Mengubah dopamin menjadi noredrenalin,
juga penting bagi sintesis hemoglobin.
Hormon
Hormon adalah zat kimiawi yang
dihasilkan oleh kelenjar endokrin,
langsung masuk ke dalam aliran darah
dan berpengaruh sangat spesifik terhadap
organ tertentu untuk dapat berfungsi
secara normal
Kelenjar endokrin yang penting adalah
kelenjar hipofisa dan hipotalamus, kelenjar
kelamin (ovarium dan testes), kelenjar
anak ginjal, pankreas, tiroid dan paratiroid.
 Dalam pengobatan hormon digunakan
untuk :
1. Terapi substitusi pada defisiensi hormon,
co: pemberian insulin pada penderita DM
2. Pengobatan berdasarkan efek
farmakologinya yg tidak berhubungan
dengan efek fisiologinya, co:
penggunaan kortikosteriod sebagai anti
radang
3. Secara khusus untuk mempengaruhi
fungsi organ ke arah yg dikehendaki, co:
estrogen, progesteron untuk mencegah
kehamilan.
4. Diagnosa penyakit atau kelainan.
 Sumber Hormon
1. Sumber alam, berasal dari binatang
ternak menyusui misalnya sapi.
Persediaannya terbatas.
2. Senyawa sintetik atau semi sintetik
Contoh-contoh Hormon
 Hormon hipofisa (Pada pangkal otak)
a. Adenohipofisa :
- Somatotropin : Merangsang prtumbuhan
- Gonadotropin: Merangsang kel kelamin
dlm sekresi hormon
- Kortikotropin : Merangsang kelenjar anak
ginjal untuk mensekresikan
kortikosteroid
- Tirotropin : Merangsang kelenjar tiroid untuk
mensekresikan hormon tiroid
- Prolaktin : Menstimulir sekresi air susu
b. Neurohipofisa
- Oxsitosin : Menyebabkan kontraksi
uterus dan menstimulir
mulainya laktasi
- Vasopresin : Mencegah ekskresi air
terlalu banyak

 Hormon kelamin (dihasilkan oleh kelenjar


kelamin yaitu ovarium dan testes)
- Zat2 Androgen, bertanggung jawab
terhadap ciri kelamin primer dan sekunder. co:
testosteron, metiltestosteron, mesterolon
- Anabolik, bekerja memacu sintesa protein
tanpa memiliki sifat virilasi, co: Nandrolon,
Etilestrenol
- Zat-zat estrogen
Bekerja terhadap mukosa uterus untuk
mempersiapkan proses lebih lanjut dari sel
telur yang telah dibuahi (Proses
pematangan sel telur)
co: Estradiol, Etinilestradiol, Mestranol,
Dietilstilbestrol.
- Zat-zat Progestagen
menyebabkan telur yg telah dibuahi dapat
bersarang dan berkembang lebih lanjut,
serta menjaga kehamilan dari keguguran.
co: Progesteron, Hidroksi Progesteron,
Etisteron, Levonorgestrel, Linesterol.
Obat Kontrasepsi
Salah satu cara pembatasan kelahiran
adalah dengan pencegahan kehamilan
menggunakan obat-obat kontrasepsi. Obat ini
dapat berupa :
 Pil KB
 Suntikan
 Alat dlm sal. reproduksi seperti kondom,
pessarium, IUD
 Obat topikal intravaginal yg bersifat spermicida,
misal: tablet busa, tissue KB
 Pil implan
 Operasi (tubektomi, vasektomi)
Mekanisme kerja Obat Kontrasepsi
a. Perintang Ovulasi, yaitu estrogen dan
progesteron dalam dosis yg sesuai
mampu menekan sekresi gonadotropin
sehingga proses pematangan sel telur
terhambat
b. Pengentalan lendir cervix agar cairan
sperma tidak mampu menembus uterus
c. Khasiat terhadap endometrium, karena
pengaruh kedua hormon, endometrium
menyusut sehingga penyerangan sel
telur tidak terjadi
Jenis Pil

Pil kombinasi
Pil bertahap
Pil mini
Pil suntik
Morning after pil
Faktor yg mempengaruhi keamanan pil
Lupa menelan
Gangguan saluran pencernaan
Pengaruh obat lain (co: Fenobarbital,
Fenitoin, Rifampisin)
Efek Samping
Ringan : mual, nyeri kepala, rasa lelah,
gelisah, mudah tersinggung,libido
berkurang, depresi, infeksi candida yg
menyebabkan keputihan
Berat : Infark jantung, hipertensi,
trombosis, LDL tinggi resiko peny. jantung.
Kontraindikasi
Pil anti hamil tidak boleh diberikan kepada
penderita dengan rieayat trombosis,
kanker payudara, hepatitis dan
hiperlipidemia.
Penggunaan harus hati-hati terhadap
penderita peny. jantung dan pembuluh,
hipertensi, oedema, gangguan endokrin
dan migrain