Anda di halaman 1dari 10

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Akuntansi Syariah “Analisis Laporan Keuangan Bank Syariah”


Nama-nama Kelompok:
Arfian Firmansyah (151103050359)
Irmayanti Puspitasari (151103050361)
M. Dwiki Rahardian (151103050347)
Yunita Dwi Cahya Intani (151103050329)

Dosen : Hurriyaturrohman, SE., M.M


Kelas : Akuntansi Reguler 5-B
Akuntansi Syariah “Analisis Laporan Keuangan Bank Syariah”

 LAPORAN KEUANGAN
 Definisi Laporan keuangan
Laporan Keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang menjadi
informasi dan berguna untuk pengambilan keputusan bagi berbagai pihak yang
berkepentingan.

 Tujuan Laporan Keuangan


1) Menyajikan informasi tentang posisi keuangan (aktiva, utang, dan modal pemilik) pada
suatu saat tertentu.
2) Menyajikan informasi kinerja (prestasi) perusahaan.
3) Menyajikan informasi tentang perubahan posisi keuangan perusahaan.
4) Mengungkapkan informasi keuangan yang penting dan relevan dengan kebutuhan para
pengguna laporan keuangan.
Akuntansi Syariah “Analisis Laporan Keuangan Bank Syariah”

 Pihak-pihak yang berkepentingan


a) Investor
b) Pemberi dana qardh
c) Pemilik dana syirkah temporer
d) Pemilik dana titipan
e) Pembayar dan penerima zakat, infak, sedekah dan wakaf
f) Pengawas syariah
g) Karyawan
h) Pemasok dan mitra usaha lainnya
i) Pelanggan
j) Pemerintah
k) Masyarakat

 Tujuan Laporan Keuangan


1. Dapat dipahami
2. Relevan
3. Keandalan
4. Dapat Dibandingkan
Akuntansi Syariah “Analisis Laporan Keuangan Bank Syariah”

 Penyajian Laporan Keuangan Perbankan Syariah


Penyajian laporan akuntansi bank syariah telah diatur dengan PSAK No. 101 tentang
Penyajian Pelapor Keuangan Syariah. Komponen-komponen yang terdapat di dalam
laporan keuangan syariah:
• Neraca;
• Laporan laba rugi;
• Laporan arus kas;
• Laporan perubahan ekuitas;
• Laporan perubahan dan investasi terikat;
• Laporan sumber dan penggunaan dan zakat;
• Laporan sumber dan penggunaan dan kebijakan; dan
• Catatan atas laporan keuangan.
Akuntansi Syariah “Analisis Laporan Keuangan Bank Syariah”

 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN


 Pengertian Analisis Laporan Keuangan
Analisis laporan keuangan merupakan suatu metode yang membantu para
pengambil keputusan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan melalui
informasi yang didapat dari laporan keuangan.

 Langkah-langkah / Prosedur Analisis Laporan Keuangan


 Mengumpulkan data keuangan dan data pendukung ;
 Melakukan pengukuran atau perhitungan secara cermat;
 Memberikan interpretasi terhadap hasil perhitungan dan pengukuran yang telah dilakukan;
 Membuat laporan hasil analisis;
 Memberikan rekomendasi sehubungan dengan hasil analisis yang telah dilakukan.
Akuntansi Syariah “Analisis Laporan Keuangan Bank Syariah”

 Metode Analisis Laporan Keuangan


Terdapat 2 Metode yang digunakan dalam menganalisis laporan keuangan, yaitu:
1. Analisis Vertikal (Statis)
2. Analisis Horisontal (Dinamis)

 Teknik Analisis Laporan Keuangan


1. Analisis Perbandingan Laporan Keuangan
2. Analisis Trend
3. Analisis Common Size
4. Analisis Sumber dan Penggunaan Modal Kerja
5. Analisis Sumber dan Penggunaan Kas
6. Analisis Rasio Keuangan
7. Analisis Perubahan Laba Kotor
8. Analisis Titik Impas (BEP)
9. Analisis Kredit
Akuntansi Syariah “Analisis Laporan Keuangan Bank Syariah”

 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN


PERBANKAN SYARIAH
 Hingga saat ini analisis rasio keuangan bank syari’ah masih menggunakan aturan yang
berlaku di bank konvesional. Jenis analisis rasio keuangan dapat dilakukan melalui dua
cara, yaitu:
a) Perbandingan Internal yaitu analisis dengan membandingkan rasio sekarang dengan
yang lalu dan yang akan datang untuk perusahaan yang sama.
b) Perbandingan Eksternal yaitu analisis dilakukan dengan membandingkan rasio
perusahaan dengan perusahaan lain yang sejenis dengan rata-rata industri pada suatu
titik yang sama.
Akuntansi Syariah “Analisis Laporan Keuangan Bank Syariah”

 Analisis Ratio Keuangan


1. Ratio Likuiditas
 Current Ratio : Aset Lancar/Utang Lancar
 Quick (Acid Ratio) : Kas/Utang Lancar
 Loan to Deposit Ratio (LDR) : (Total Loans/Total Deposit+Equity) x 100%

2. Ratio Aktivitas
 Fixed Asset Turnover (FAT) : Aset Tetap/Total Aset
 Total Asset Turnover (TAT) : Pendapatan Operasional/Total Aset

3. Ratio Profitabilitas
 Profit Margin : Laba Bersih/Penjualan
 Return on Asset (ROA) : Laba Bersih/Total Aset
 Rasio Biaya : Biaya Operasional/Pendapatan Operasional
Akuntansi Syariah “Analisis Laporan Keuangan Bank Syariah”

 KESIMPULAN
Laporan keuangan merupakan hasil dari proses siklus akuntansi yang
melandasi pencatatan operasional bisnis. Yang kemudian, laporan keuangan sapat
digunakan sebagai data yang akan dianalisis menggunakan rasio keuangan.

Analisis rasio membantu pengungkapan makna laporan keuangan. Hasil dari


analisis rasio dengan mudah dapat digunakan berbagai pihak yang berkepentingan
dengan perusahaan meliputi pihak kreditor, investor, dan pihak manajemen
perusahaan untuk pengambilan keputusan.
Akuntansi Syariah “Analisis Laporan Keuangan Bank Syariah”

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA