Anda di halaman 1dari 21

Bisnis Waralaba

Franchise
Nama Kelompok :

• Jessyca Phita 155020301111086


• Vanc Syilvia P 155020301111098
• Ellin Nurvita 155020307111042
Budaya Bisnis Keluarga

John L Ward & Robert G. Donneley :


Craig E. Arnoff :

Suatu perusahaan dinamakan Suatu organisasi dinamakan


perusahaan keluarga apabila perusahaan keluarga apabila
terdiri dari dua atau lebih paling sedikit ada keterlibatan
anggota keluarga yang dua generasi dalam keluarga itu
mengawasi keuangan dan mereka mempengaruhi
perusahaan kebijakan perusahaan
Budaya Bisnis Keluarga

Bisnis keluarga merupakan salah satu bentuk


bisnis yang melibatkan sebagian anggota
keluarga di dalam kepemilikan
Budaya Bisnis Keluarga
Bisnis keluarga mengembangkan
cara tertentu dalam menjalankan
usahanya yang memberikan
keunikan tersendiri pada
perusahaan

Pola perilaku yang


khusus dan unik akan
membentuk budaya
perusahaan

Budaya perusahaan yaitu pola


perilaku dan keyakinan yang
membentuk karakteristik
perusahaan
Peran Keluarga dan
Hubungannya
Ciri Khusus Positif Manajemen
Perusahaan Keluarga

• Merangsang pemikiran dan pemahaman strategi bisnis


1 yang baru

• Menciptakan organisasi yang fleksibel dan inovatif


2

• Menciptakan dan melindungi modal


3

• Menyiapkan pengganti kepemimpinan (suksesi)


4
Ciri Khusus Negatif Manajemen
Perusahaan Keluarga

• Kurang formalitas
1

• Pemisahan urusan personal bisnis yang tidak jelas


2

• Kepemimpinan ganda
3

• Hubungan interpersonal yang emosional


4
Proses Suksesi Kepemimimpinan

Generasi pertama
membangun
bisnis

Generasi kedua
menikmati bisnis

Generasi ketiga
menghancurkan
bisnis
Proses Suksesi Kepemimimpinan

1 • Tahap prabisnis

• Tahap pengenalan
2

3 • Tahap pengenalan fungsi

4 • Tahap pelaksanaan fungsi

5
• Tahap pengembangan fungsi

6
• Tahap pergantian awal

7 • Tahap kedewasaan pengganti


Konsep Waralaba

Pemerintah Asosiasi Franchise


Indonesia : Indonesia :
Perikatan dimana salah satu pihak Suatu sistem pendistribusian barang
diberikan hak memanfaatkan dan atau jasa kepada pelanggan akhir,
atau menggunakan hak dimana pemilik merek (franchisor)
dari kekayaan intelektual (HAKI) memberikan hak kepada individu atau
dengan suatu imbalan berdasarkan perusahaan untuk melaksanakan bisnis
persyaratan yang ditetapkan oleh dengan merek, nama, sistem, prosedur
pihak lain tersebut dalam rangka dan cara-cara yang telah ditetapkan
penyediaan dan atau penjualan sebelumnya dalam jangka waktu
barang dan jasa. tertentu meliputi area tertentu.
Konsep Waralaba

hak-hak untuk menjual suatu produk


atau jasa maupun layanan
Perbedaan Franchisor dan
Franchise

Franchisor atau pemberi Franchisee atau


waralaba penerima waralaba
Badan usaha atau perorangan yang badan usaha atau perorangan
memberikan hak kepada pihak lain yang diberikan hak untuk
untuk memanfaatkan dan atau memanfaatkan dan atau
menggunakan hak atas menggunakan hak atas
kekayaan intelektual atau penemuan kekayaan intelektual atau
atau ciri khas usaha yang dimilikinya. penemuan atau ciri khas yang
dimiliki pemberi waralaba.
Produk yang Dapat Dijadikan
Franchise

• Barang/jasa yang telah mempunyai pasaran luas dan citra unggul


1

• Formula paten atau desain tertentu


2

• Nama dagang atau merek dagang


3

• Konsultan manajemen keuangan /pengawasan


4

• Promosi advertising dan pembelian


5

• Kantor Pusat Pelayanan


6
Jenis Waralaba

Jenis Waralaba

Waralaba Waralaba
Luar Negeri Dalam Negeri
Kelebihan Waralaba

• Resiko yang ditanggung tidak sebesar memulai usaha baru dari awal
1

• Produk yang ditawarkan telah memasuki pasaran luas dan diterima umum
2

• Memiliki keahlian manajemen


3

• Memberikan pelatihan dibidang akunting,personalia,marketing dan produksi


4
• Kelengkapan modal melingkupi fasilitas perlengkapan,tata letak ,kontrol
5 persediaan

• Pengetahuan tentang pasar bagus ,maka franchising akan mampu menyusun


6 perencanaan pasar

• Tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk memperkenalkan produk


7

• Kualitas produk tetap dijaga


8
Kekurangan Waralaba

1
• Kurang kendali

2
• Sangat terikat dengan supplier

3
• Ketergantungan pada reputasi waralaba lain

4
• Biaya waralaba

5
• Pemotongan keuntungan
Mengevaliasi Kesempatan Usaha
Waralaba

Dalam 10 tahun terakhir ini bisnis


franchise tengah menjadi model
bisnis paling populer di negeri ini

rata-rata pertumbuhan franchise


lokal mencapai 8-9% per tahun.
Sedangkan franchise asing 12-13%
per tahun. Hal ini menunjukkan
bahwa antusisas untuk membuka
bisnis franchise
Sudut Pandang Franchisor

• Pengurangan persyaratan modal


1

• Meningkatkan motivasi dalam


2 manajemen

• Kecepatan ekspansi perusahaan


3
Memahami Hubungan
Franchisor dan Franchise

franchisee terikat dalam aturan dan


perjanjian dengan francishor sesuai
dengan kontrak yang disepakati
bersama.

Franchisor dan franchisee berbagi resiko


dalam memperluas pangsa pasar dan
pengembangan sumber daya serta potensi
lokal di masing-masing lokasi franchisee

Franchisee berada dalam posisi


independent terhadap francishor
Terima Kasih