Anda di halaman 1dari 8

Roda Bangun Datar

(Media Pembelajaran)
Disusun oleh :
Clara Khairunnisa (3415140737)
Nabilah Rahma P (34151407)
Nurul Azizah Ayu P ( 3425)
Woro Tien Asrini P (3415140731)
Yuanita Kirana Eka P (3425)
Media Pembelajaran

Media pembelajaran secara umum adalah alat


bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang
dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran,
perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan
pebelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses
belajar.
Anderson (1976) mengelompokkan media menjadi 10 golongan sbb :
No Golongan Media Contoh dalam Pembelajaran
I Audio Kaset audio, siaran radio, CD, telepon

II Cetak Buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar

III Audio-cetak Kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis

IV Proyeksi visual diam Overhead transparansi (OHT), Film bingkai


(slide)
V Proyeksi Audio visual diam Film bingkai (slide) bersuara

VI Visual gerak Film bisu


VII Audio Visual gerak, film gerak bersuara,
video/VCD, televisi

VIII Obyek fisik Benda nyata, model, specimen

IX Manusia dan lingkungan Guru, Pustakawan, Laboran

X Komputer CAI (Pembelajaran berbantuan komputer), CBI


(Pembelajaran berbasis komputer).[7]
Menurut Edgar Dale, dalam dunia pendidikand, penggunaan media
pembelajaran seringkali menggunakan prinsip Kerucut Pengalaman, yang
membutuhkan media seperti buku teks, bahan belajar yang dibuat oleh guru dan
“audio-visual”.
Menurut Arif Sadiman (1996:89) terdapat beberapa
alasan orang memilih media pembelajaran, yaitu :

1. Demonstration.
Media dapat digunakan untuk mendemonstrasikan sebuah konsep,
alat, objek, kegunaan, cara mengoperasikan dll. Media berfungsi
sebagai alat peraga pembelajaran.
2. Familiarity.
Karena sudah terbiasa menggunkaan media tersebut dan merasa
sudah menguasai.
3. Clarity.
Ingin memberikan gambaran/penjelasan yang lebih konkret.
4. Active Learning.
Guru dapat membuat siswa berperan aktif baik secara fisik, mental,
emosional.
Tujuan :

1. Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan


2. Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan
menarik
3. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
4. Efisiensi dalam waktu dan tenaga
5. Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa
6. Media memungkinkan proses belajar dapat
dilakukan dimana saja dan kapan saja
7. Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa
terhadap materi dan proses belajar
Prosedur penggunaan :

1. Siswa memutar media permainan


2. Siswa membuat bangun ruang yang tertera pada
stik penunjuk dengan menggunakan informasi yang
tertera
3. Siswa menjawab model bangun ruang sesuai
petunjuk yang tertera
4. Apabila salah, siswa lain menggantikan peran siswa
yang sebelumnya
TERIMAKASIH