Anda di halaman 1dari 18

Patent Ductus

Omphalomesentericus

Riski Savina Akbar


N 111 16 076
Pembimbing :
dr.Roberthy D. Maelissa, Sp.B, FINACS
PENDAHULUAN

 Ductus omphalomesenterikus atau duktus vitelin


adalah sisa dari embryonic yolk sac.
 Patent vitelin duct atau duktus
omfalomesentericus paten adalah anomali
sekunder ductus vitelin embrionik yang persisten,
yang normalnya mengalami obliterasi pada
minggu 5-9 kehidupan.
 Bayi dengan fecal drainage dari umbilicus
merupakan tanda awal kepada orang tua
EMBRIOLOGI
EMBRIOLOGI
KLASIFIKASI PATENT DUCTUS
OMPHALOMESENTERICUS

• Tipe 1

Duktus vitelin paten seluruhnya yang


berhubungan dengan ileum distal dengan
umbilikus, klinis dari tipe ini feculent
umbilical discharge
 Tipe 2
Hanya ujung distal
ductus vitelin yang paten,
dimana terbentuk fistel
atau sinus yang
terhubung dengan ileum
oleh pita fibrosa
“Diverticulum Meckel”,
masuk dalam tipe 2,
dimana bagian proksimal
ductus vitelin paten
 Tipe 3
Ketika kedua ujung duktus
vitelin menjadi atresia , menjauhi
porsi tengah, menghasilkan kista
vitelin, kadang dihubungkan
dengan pita fibrosa terhadap
umbilicus dan ileum. Kista ini
kadang asimtomatik, mesikipun
komplikasinya dapat berupa
volvulus dengan obstruksi usus
PEMERIKSAAN PENUNJANG

Perdarahan
40-60%

Obstruksi Manifestasi Asimptomati


25% Klinis k

Diverticulitis
10-20%
PEMERIKSAAN PENUNJANG

 Darah Rutin
 Radiologi
- CT scan
- Ultrasonografi
- fistulography
- Technetium 99 m pertechnetate
(Meckel’s scan)
CT - SCAN

 Patent urachus tampak


sebagai struktur tubular yang
menghubungkan
anterosuperior vesica urinaria
dengan umbilicus
 Urachal cyst tampak sebagai
kavitas non communicating
berisi cairan di midline dinding
abdomen bawah, terletak di
bawah umbilicus dan di atas
vesica urinaria.
ULTRASONOGRAPHY

 Infeksi
yang timbul
pada kista urachus
tampak sebagai
urachal cyst yang
meningkat
echogenisitasnya
FISTULOGRAPHY

 Pada patent urachus,


tampak bahan kontras
mengisi saluran yang
menghubungkan umbilicus
dengan vesica urinaria
 Pada ductus
omphalomesentericus,
tampak bahan kontras
mengisi saluran antara
umbilicus sampai ujung dari
urachal sinus
TECHNETIUM 99 M

 Jika terdapat gejala


perdarahan dari saluran cerna
dengan klinis mengarah ke
Divertikulum Meckel, evaluasi
diagnosis harus fokus dengan
skanning Meckel, yaitu
skintiskan technetium 99 m
pertechnatate. Isotope diinjeksi
secara intravena, kemudian
mukosa gaster akan
mensekresikan isotope ini, dan
jika divertikulum terdapat
jaringan gaster ektopik maka
akan nampak gambaran hot
spot.
PENATALAKSANAAN

•Pasien datang dengan gejala  resusitasi


•Jika pasien dengan perdarahan  transfusi
•Pasien datang dengan obstruksi  Dekompresi

•Tindakan pembedahan yang dilakukan dapat


berupa :
•Patent urachus  setelah di drainage eksisi komplit
pada patent urachus
•Diverticulectomy
•Laparotomy
KOMPLIKASI

Komplikasi post operatif umumnya


sama dengan operasi lainnya, yakni
perdarahan, infeksi, terbentuknya abses
intraabdomen, obstruksi adhesi post
operatif, hernia insisional
PROGNOSIS

Resiko kumulatif jangka panjang dari


komplikasi post operatif 7%. Jika divertikulum
Meckel diangkat pada saat temuan
insidental, resiko mortalitas dan morbiditas
jangka panjang 1-2%,. Kejadian malignant
pada diverticulum Meckel sebanyak 5%.
Terima Kasih