Anda di halaman 1dari 16

ANGGOTA :

dr. APRIANI DEWI


dr. AMALIA FAHRIYANTI SYOFYAN
JONI RIZAL ALI SOMAD
SUSAN DEVIE SARTIKA
SUNAINI
SUHARMAN
DEFINISI

PPOK

Penyakit paru kronik yang ditandai oleh


hambatan aliran udara di saluran napas
yang bersifat progressif nonreversibel atau
reversibel parsial
TERDIRI DARI :
Bronkitis Kronik

Emfisema

Gabungan Keduanya
Faktor risiko

Kebiasaan merokok

Riw. terpajan polusi udara di


lingkungan dan tempat kerja

Hipereaktifitas bronkus

Riw.infeksi saluran nafas


bawah berulang
PATOFISIOLOGI
1 BRONKITIS
2 EMFISEMA
GEJALA KLINIS

Pe vol. sputum
Sesak nafas
Demam (+/-)
Sputum yang purulen
Lemah, lesu
Mudah lelah
Penatalaksanaan

1. O2 max 2lt/i
2. Inhalasi atroven 1 cc + sabutamol 1 cc tiap 6
jam
3. Dexamethasone 3x10 mg
4. Aminofilin drip 0,5 mg/kgBB/jam
5. Ekspektoran
6. Foto Thorax, darah lengkap, PFR
7. Antibiotik bila ada infeksi
8. Rujuk ke BPHI/RSAS
Asuhan keperawatan
Data subjektif Keluhan pasien secara verbal

 Batuk produktif, kronis, warna


kuning kehijauan dan dalam
jumlah yang banyak
Data objektif  Dispneu dan mudah lelah
 Demam
 Riwayat merokok
 Tachipneu dan pendek
Diagnosa keperawatan

Bersihan jalan nafas tidak efektif


b/d gangguan peningkatan prod.
Sekret, sekresi tertahan , tebal dan
kental
Pola nafas tidak efektif b/d
hiperventilasi/ penurunan energi/
kelelahan
Nyeri akut b/d proses
peradangan pada selaput
paru
Intoleransi aktivitas b/d
kelelahan/ sesak
intervensi

Diagnosa 1 Posisikan pasien untuk


memaksimalkan potensial
ventilasi
• Membersihkan sekret dengan
mengajarkan batuk efektif

Monitor status respirasi dan status


oksigenasi

• Kolaborasi untuk pemberian


terapi
Diagnosa 2

Auskultasi suara nafas

Berikan posisi yang aman dan


nyaman bagi pasien

Berikan O2 sesuai instruksi


dokter

Kolaborasi dengan dokter untuk


Pemberian obat-obatan
Kaji karakteristik nyeri skala,
durasi, lokasi, lama nyeri
berlangsung

Ajarkan teknik relaksasi nafas


dalam untuk mengurangi nyeri

Diagnosa 3

Observasi tanda-tanda vital

Berikan analgetik sesuai advis


dokter
Kaji adanya faktor yang
menyebabkan kelelahan

Diagnosa 4
Observasi akan adanya kelelahan
fisik

Bantu pasien untuk


mengidentifikasi aktifitas yang
mampu dilakukan

Bantu pasien untuk


mengidentifikasi aktifitas yang
disukai