Anda di halaman 1dari 9

KEYWORD

Laki2 25 th
disorientasi dan gelisah
Inkoheren dan logorrhea
Riwayat epillepsi 10 thn remisi eksarsebasi
Pasca Pngobatan: tortikolis, hemi balismus, hipersalivasi,
tremor, krisis okulogirik (sindrom ekstrapiramidal)
Afek paranoid
Perilaku kacau mlm hri mmbaik siang hari
Halusinasi visual dan auditori
Insight negatif
Klarifikasi istilah
• Diorientasi: hilangnya tingkah laku yang tepat
atau kekacauan mental dalam mengenal waktu,
tempat atau identitas.
• Inkoherensi: gangguan dalam bentuk bicara,
sehingga satu kalimatpun sukar ditangkap atau
diikuti maksudnya
• Tortikolis: leher miring atau keadaan kontraksi
otot2 leher menimbulkan perputaran leher dan
posisi kepala yang tidak alami
• Logorrhea: suka berbicara yg berlebihan disertai
pembicaraan yg cepat dan tertekan
• Hemibalismus: sejenis diskinesia hebat mengenai
hanya pada satu sisi tubuh dan plg menonjol
pada ekstremitas atas yg disebabkan oleh lesi
dekstruktif nukleus subbtalamikus
• Paranoid: prilaku yg ditandai oleh delusi
kehebatan atau penyiksaan yang tersistematisasi
baik atau kombinasi keduanya
• Krisis okulogirik: spasme gerakan bola mata
menujuu pada fiksasi yang bertahan beberapa
menit atau jam.
Rumusan masalah
1. Apa hubungan epilepsi yg dialami px dg gejala2 yg
dialami?
2. Mengapa prilaku kacaunya muncul pd malam hari dan
membaik pd siang hari?
3. Mengapa gejala2 yg dialami px kambuh-kambuhan?
4. Mengapa px setelah berobat mengalami sindrom
ekstrapiramidalis?
5. Mengapa px mengalami insight negatif?
6. Apakah diagnosis banding yg mungkin pd pasien
tersebut?
7. Bagaimana mengatasi efek samping dari pengobatan
Hipotesis
1. epilepsi ketidak seimbangan eksitatori dan inhibitor
(glutamat, NE)  dopamin meningkat  gejala
2. Karena pada siang hari perhatian dialihkan oleh
aktivitas sedangkan pada malam hari aktivitas
berkurang yang ditambah dengan afek paranoid
sehingga gejala malam hari semakinberat
3. Karena kekambuhan epilepsinya dan peningkatan
emosi --> dopamin meningkat  timbul gejala
skizofrenia
4. Efek samping dari obat dopamin, serotonin  blok
reseptor D2 di EPS -> muncul sindrom EPS
5. Karena adanya kerusakan pada sistem limbik
6. GMO  disorientasi
skizofrenia  insight negatif
7. Menurunkan dosis dan mengganti dengan
obat yg lain
LO
• Mengetahui dan memahami tentang Anatomi
dan fisiologi otak (sistem limbik)
• Mengetahui dan memahami tentang definisi,
etiologi, faktor resiko, patofis, Gk, pemeriksaan,
terapi dan prognosis dari Skizofrenia
• Mengetahui dan memahami tentang definisi,
etiologi, faktor resiko, patofis, Gk, pemeriksaan,
terapi dan prognosis dari GMO (delirium dan
dimensia)
Kerangka Konsep