Anda di halaman 1dari 45

Nama Kelompok

Sefia Kharen
Tomy Andre Ansyah
Nurfaizana Maulida
Dzurriyah Haibatus
1. Rangkuman
• INTERFERENSI CAHAYA
interferensi optik bisa dinyatakan sebagai sebuah interaksi
dari dua atau lebih gelombang cahaya yang menghasilkan
irradiansi resultan yang menyimpang dari jumlah
komponen-komponen irradiansi atau intensitas.
Meninjau interferensi dua gelombang, E1 dan E2, dimana hal
yang diperhitungkan ialah sifat vektorial medan listrik. Di
dalam kasus interferensi, kedua gelombang berasal dari
satu sumber dan bertemu setelah menempuh lintasan
berbeda. Namun arah perjalanan gelombang tidak harus
sama, sehingga apakah mereka mempertahankan frekuensi
yang sama, umumnya mereka tidak mempunyai vektor
perambatan yang sama k.
Gambar : Ilustrasi interferensi koheren dan tak
koheren
Maka,dapat menyatakan persamaan gelombang
dengan rumus :

Dimana Ep adalah medan listrik dititik p yang


dimiliki oleh 2 gelombang yang berpotongan dan
menghasilkan gangguan. E1 dan E2 bervariasi
secara cepat dengan frekuensi optik berorde 1014
dan 1015 Hz untuk cahaya tampak. Maka baik E1
dan E2 reratanya nol untuk interval waktu yang
singkat.Pengukuran gelombang melalui efeknya
pada mata atau detektor tergantung pada energi
berkas cahaya.
Rapat daya radian, atau irradian, I (W/m2), mengukur rerata
waktu kuadrat amplitudo gelombang.
Bila dihubungkan dengan fungsi gelombang akan diperoleh :

Bagaimana bila mengukurnya dalam waktu sesaat ??


Membentuk :

Secara equivalen :
2. Cara Kerja Interferometer Micholson
Dalam percobaan ini, seberkas cahaya
monokromatik (satu warna) dipisahkan menjadi
dua berkas yang dibuat dengan melewati dua
lintasan yang berbeda dan kemudian di
perpadukan kembali. Karena adanya perbedaan
panjang lintasan yang di tempuh kedua berkas,
maka akan tercipta suatu pola interferensi.
Perhatikan gambar di bawah ini
Pertama cahaya akan ditembakkan melalui
laser, kemudian oleh permukaan beam
splitter (pembagi berkas) cahaya laser.
Sebagian dipantulkan ke kanan dan sisanya
di transmisikan ke atas.
Bagian yang ke kanan di pantulkan oleh
cermin datar, cahaya akan di pantulakan oleh
cermin datar 2 juga akan dipantulkan kembali
ke beam splitter, kemudian bersatu dengan
cahaya dari cermin 1 menuju layar, sehingga
kedua sinar akan berinterferensi yang
ditunjukkan dengan adanya pola-pola cincin
gelap-terang (frinji)

Sumber :
https://diahayukinasih.wordpress.com/2016/0
8/24/konsep-interferometer-michelson/
Pada 8 April 2018 jam 19.00 WIB
Perhitungan

Layar Pengukuran jarak yang tepat dapatdiperoleh dengan


menggerakan cermin pada Interferometer Michelson dan
menghitung frinji interferensi yang bergerak atau berpindah,
dengan acuan suatu titik pusat. Sehingga diperoleh jarak pergeseran
yang berhubungan dengan perubahan frinji, sebesar:

dengan delta d adalah perubahan lintasan optis, lamda adalah nilai


panjang gelombang sumber cahaya dan N adalah perubahan
jumlah frinji.

Sumber : https://diahayukinasih.wordpress.com/2016/08/24/konsep-
interferometer-michelson/ (Diakses pada 4 April 2018)
3. Penerapan Interferometer
Micholson
• Interferometer Michelson telah digunakan untuk
mendeteksi gelombang gravitasi sebagai inti
spektroskopi transformasi Fourier. Ada pula beberapa
aplikasi menarik sebagai instrumen "nulling" yang
digunakan untuk mendeteksi planet di sekitar
bintang-bintang terdekat.
• Sebuah aplikasi lebih lanjut untuk
menghasilkan interferometer delay line yang
mengubah modulasi fase ke modulasi
amplitudo di jaringan DWDM. Interferometri
astronomi pada prinsipnya menggunakan
interferometer Michelson (dan kadang-kadang
jenis lain).
• Aplikasi lain dari interferometer Michelson
adalah pada OCT (optical coherence
tomography) yang merupakan teknik
pencitraan medis.

Sumber : http://juliussecret.blogspot.co.id/2012/07/interferometer-michelson.html
Pada 9 April 2018 jam 09.15 WIB
Kesimpulan
• 1. interferensi optik bisa dinyatakan sebagai sebuah interaksi dari dua atau
lebih gelombang cahaya yang menghasilkan irradiansi resultan yang
menyimpang dari jumlah komponen-komponen irradiansi atau intensitas.
• 2.

• 3. Interferometer Michelson telah digunakan untuk mendeteksi gelombang


gravitasi sebagai inti spektroskopi transformasi Fourier
Daftar pustaka :

• Buku Optika Pak Arif

• https://tienkartina.wordpress.com/2010/08/21/interferensi-
cahaya/ (Diakses pada 6 April 2018)

• file:///C:/Users/hp/Downloads/makalah-141117035733-
conversion-gate01.pdf (Diakses pada 4 April 2018 )

• https://diahayukinasih.wordpress.com/2016/08/24/konsep-
interferometer-michelson/ (Diakses pada 4 April 2018)

• http://juliussecret.blogspot.co.id/2012/07/interferometer-
michelson.html diakses pada 4 april 2018 pukul 08.23 WIB.