Anda di halaman 1dari 15

1

INTERAKSI OBAT SECARA


FARMAKOKINETIK

Interaksi Dalam
Mekanisme METABOLISME HEPATIK

FARMASI
UNHAS
USMAR, S.Si., M.Si., Apt.
Konsep metabolisme obat
• Obat dieliminasi dari tubuh
Bentuk utuh dari obat induk (proses ekskresi)
Dalam bentuk metabolit (metabolisme /
biotransformasi)
• Reaksi biotransformasi terdiri dari dua fase
Fase I – fungsionalisasi (oksidasi, reduksi, hidrolisis)
Fase II – biosintetik (konjugasi)
• Tempat biotransformasi
 Terutama di hati
 Sebagian kecil di organ lain : ginjal, otot, usus
bahkan plasma
• Metabolisme pada umumnya bersifat enzimatik
(dikatalisis oleh enzim-enzim pemetabolisme)
2
Percepatan Metabolisme (Induksi Enzim)
• Interaksi obat terjadi karena adanya obat
yang merangsang metabolisme obat lain
• Pemberian kronis obat-obat tertentu dapat
merangsang metabolisme selanjutnya
• Meningkatnya aktivitas enzim hepatik yang
terlibat dalam metabolisme obat
Peningkatan sintesis enzim sehingga
jumlahnya meningkat (induksi enzim)
Penurunan kecepatan degradasi enzim
3
Kemungkinan induksi enzim

1. Obat merangsang metabolismenya sendiri,


karena pemberian kronis
barbiturat, antihistamin, fenitoin,
meprobamat, tolbutamid, fenilbutazon,
probenesid
2. Obat mempercepat metabolisme obat lain yang
diberikan bersamaan
3. Obat merangsang metabolisme sendiri dan juga
metabolisme obat lain

4
Senyawa penginduksi enzim hepatik

1. Golongan fenobarbital dan senyawa yang


kerjanya mirip fenobarbital (paling banyak
berperan untuk berbagai obat)

2. Golongan hidrokarbon polisiklik (hanya


untuk beberapa obat)

5
Akibat farmakologis
1. peningkatan bersihan ginjal
2. penurunan kadar obat di dalam plasma

• efektivitas obat menurun


• memungkinkan gagalnya terapi

6
Warfarin – Fenobarbital
• induksi enzim oleh fenobarbital
meningkatkan laju metabolisme warfarin
(senyawa kumarin),
terjadi penurunan respon terhadap
antikoagulan karena lebih cepat
termetabolisme dan terekskresi,
resiko pembentukan trombus

7
Kontrasepsi Oral – Fenobarbital

• Induksi enzim oleh Fenobarbital (obat lain)


meningkatkan metabolisme hormon
steroid,
dapat menggagalkan kerja dari kontrasepsi
oral

8
Daging Panggang – Teofilin
• Daging dipanggang/dibakar sampai gosong
terbentuk hidrokarbon polisiklik
terdeposit pada daging tersebut.
Metabolisme teofilin dilaporkan meningkat
pada orang yang mengkonsumsi daging
panggang dalam jumlah besar
terjadi kegagalan efektivitas dari teofilin.

9
Alkohol – Tolbutamid
• Alkohol meningkatkan metabolisme
tolbutamid

dapat menggagalkan terapi diabetes


pada peminum alkohol.

10
Penghambatan metabolisme
(Inhibisi enzim)

• Sejumlah reaksi obat didasarkan pada


penghambatan obat tertentu oleh obat lain

terjadi peningkatan durasi dan


intensitas aktivitas farmakologi dari
obat yang dihambat

11
Penyebab terhambatnya metabolisme
• Penghambatan ireversibel terhadap enzim yang
bertanggung jawab untuk biotransformasi obat
• Suatu obat bersaing dengan obat lain untuk bereaksi
dengan enzim yang sama,
obat yang terdesak akan mengalami
penghambatan metabolisme.
Mekanisme ini lebih banyak terjadi

12
Alkohol – Disulfiram
• Disulfiram menghambat aktivitas
dehidrogenase mengoksidasi asetal-dehid,
(suatu produk oksidasi alkohol)
Akumulasi asetaldehid di dalam tubuh
menimbulkan rasa tidak nyaman bagi
peminum alkohol
Menghentikan minuman
beralkohol.

13
Merkaptopurin – Alopurinol
• merkaptopurin dan azatioprin : senyawa
berpotensi toksik
• dimetabolisme melalui jalur enzim xantin
oksidase
• Alopurinol hambat enzim xantin oksidase
Efek kedua senyawa tersebut meningkat
dengan nyata
toksik

14
• Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.
Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh
berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',
• (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa
mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa
mereka akan kembali kepada-Nya

QS AL Baqarah (2) : 45-46

15