Anda di halaman 1dari 22

RENUNGAN PAGI

• Filemon 1 : 1 – 5
• Filemon 1 : 1 – 5
2) Kamu hidup di dalamnya, karena
kamu mengikuti jalan dunia ini,
karena kamu mentaati penguasa
kerajaan angkasa, yaitu roh yang
sekarang sedang bekerja di antara
orang – orang durhaka.

.
3) Sebenarnya dahulu kami semua juga
terhitung di antara mereka, ketika kami
hidup di dalam hawa nafsu daging dan
menuruti kehendak daging dan pikiran
kami yang jahat. Pada dasarnya kami
adalah orang – orang yang harus
dimurkai, sama seperti mereka yang
lain
4) Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat,
oleh karena kasihNya yang besar, yang
dilimpahkanNya kepada kita

5) Telah menghidupkan kita bersama –


sama dengan Kristus, sekalipun kita telah
mati oleh kesalahan- kesalahan kita oleh
kasih karunia kamu diselamatkan
6) Dan di dalam Kristus Yesus Ia telah
membangkitkan kita juga dan memberikan
tempat bersama – sama dengan Dia di
sorga

7) Supaya pada masa yang akan datang Ia


menunjukkan kepada kita kekayaan kasih
karuniaNya yang melimpah – limpah sesuai
dengan kebaikanNya terhadap kita dalam
Kristus Yesus
8) Sebab karena kasih karunia kamu
diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil
usahamu, tetapi pemberian Allah

9) Itu bukan hasil pekerjaanmu, jangan ada


orang yang memegahkan diri

10) Karena kita itu buatan Allah, diciptakan


dalam Kristus Yesus untuk melakukan
pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah
sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di
dalamNya.
1. Hidup dalam kebinasaan
(2: 1-3)
Paulus melukiskan situasi
dan cara hidup anggota
jemaat yang berasal dari
bangsa-bangsa non Yahudi
(kafir) pada waktu dahulu,
sebelum mereka bertobat
dan menerima Kristus
sebagai Tuhan dan
Juruselamat mereka
2. Hidup dalam
keselamatan (2:4-7)
Paulus menyampaikan
bahwa Allah bertindak. Ia
tidak membiarkan manusia
binasa dalam dosanya. Ia
menyelamatkannya dari
kematian-nya.
3.Hidup dalam pengucapan
syukur (2:8-10)
Paulus menyampaikan
sebagai tanda ucapan
syukur kita "hidup di dalam
pekerjaan baik" artinya
terus-menerus melakukan
pekerjaan baik. Suatu
hidup, yang sesudah
diselamatkan oleh Kristus
dan dipersatukan dengan
Dia, bukan hanya
mungkin, tetapi juga harus
(wajib).
Mengapa kita berbuat baik ??

1.karena kita adalah milik Allah


(ayat 10a)
2.karena kita diciptakan di dalam
Kristus Yesus (ayat 10b)
3.karena kita diselamatkan untuk
berbuat baik (ayat 10c)
4.karena perbuatan baik adalah
rencana kekal Allah untuk kita
(ayat 10d)
Karakteristik Perbuatan Baik :
(1) muncul dari iman yang
benar
(2) seturut dengan perintah
Tuhan di dalam kitab suci
(3) dilakukan untuk
kemuliaan Allah
(4) bukan sekadar kesesuaian
dengan tradisi atau ajaran
 Perbuatan baik kita mengikuti keselamatan di dalam
Kristus. Perbuatan baik bukan mendahului keselamatan.
kita berbuat baik karena sudah diselamatkan, bukan supaya
diselamatkan.
 Keselamatan adalah sepenuhnya anugerah Allah, bukan
hasil usaha kita (2:8-9). Sesudah diselamatkan, kita baru
berbuat baik sebagai wujud ucapan syukur kepada Allah
dan realisasi rencana-Nya.
 “keselamatan kita adalah untuk perbuatan baik, bukan
melalui perbuatan baik.”
Dunia saat ini menghadapi 3 “-isme” (ajaran) yang
penting :

1. Narsisme = Orientasi pada diri. Berbuat baik utk diri


sendiri. Lihat ay.2 “mengikuti jalan dunia”= berjalan
berdasarkan apa yang dunia tawarkan.
Ex: orang yang beli HP mahal tapi terasa tidak mahal
krn nilai yang berharga.
2. Pragmatisme= Orientasi pada hasil.
Ex: menyalurkan dana pada orang-orang lain hanya
dengan sekedar mentransfer dana = eksistensi diri
3. Materialisme/kapitalisme= Orientasi pada apa yang
diberi. Mengukur perbuatan baik hanya dengan
pemberian materi.
Ex: Ayah mengasihi anaknya hanya dengan uang dan
fasilitas.
TANTANGAN ZAMAN NOW
Legalisme= semangat utk melakukan sesuatu berdasarkan
sebuah hukum. Lihat ay. 3. “Kami semua” menunjuk pada
Paulus juga. Mengapa? Karena Paulus seorang Farisi yang
mengerjakan “perbuatan baik” karena hukum.
Contoh: Dokter yang telah menolong bahkan
menyelamatkan ratusan jiwa, lalu suatu ketika menabrak
seseorang (sengaja atau tidak) di jalan hingga meninggal.
Apakah dokter ini layak dibebaskan dengan alasan telah
menyelamatkan banyak jiwa? Tentu saja tidak! Perbuatan
baik tidak dapat menebus perbuatan jahat.
Refleksi Diri
Lakukan perbuatan baik yang :
(1) muncul dari iman yang benar
(2) seturut dengan perintah Tuhan di
dalam kitab suci
(3) dilakukan untuk kemuliaan Allah
(4) bukan sekadar menyesuaikan dengan
tradisi atau ajaran
• Filemon 1 : 1 – 5
• Filemon 1 : 1 – 5