Anda di halaman 1dari 29

STUDI

RECTUM
KASUS CANCER

PRAKTEK PEMBELAJARAN KLINIK


Magister Farmasi Klinik Universitas Ahmad Dahlan
RS Kanker Dharmais
PROFIL PASIEN

DATA DEMOGRAFI
No. MR : 21.03.09
Nama : Ny C.
Umur : 43 th
Bangsal/Ruang : Cempaka / 507
BB/TB : 48 kg / 158 cm
MRS : 24/02/2017
KRS :-
Status Jaminan : JKN
PROFIL PASIEN
RIWAYAT PENYAKIT
- Pasien di rawat di RSUD Cengkareng, didiagnosis ca ovarium dd
krukenberg berdasarkan hasil PA pada 13/10/2016 kemudian
dirujuk ke RSK Dharmais pada 24/10/2016
- Berdasarkan hasil konsultasi PA (17/11/2016) dan imunohistokimia
(23/11/2016), metastasis signet ring cell carcinoma pada ovarium
yang diduga merupakan krukenberg tumor
- Operasi HTSOB pada 10-11/2016
- Operasi Laparotomy Colostomy 22/12/2016
- Dirawat di RSK Dharmais pada 24/1/2017 dengan diagnosis Ca Recti
stage IIIB
- Kemoterapi ca rectum siklus pertama pada 10/2/2017
- Tidak ada keterangan tentang riwayat penyakit lainnya
- Tidak ada keterangan alergi obat ataupun makanan
PROFIL PASIEN
DIAGNOSIS
Ca Recti stage IIIB, ditegakkan dengan hasil Patologi Anatomi setelah
dilakukan Laparotomy Colostomy (22/12/2016)

KELUHAN PADA SAAT MRS


Tanggal 24/2/2017 pasien masuk RS tanpa keluhan, pasien masuk dari
poli rawat jalan dengan tujuan kemoterapi
DATA PENUNJANG

VITAL SIGN
Tanggal Suhu Nadi RR TD Sistol TD Diastol
24/2/2017 36.2 72 20 130 80
25/2/2017 35.9 96 18 110 80
36.2 100 20 110 80
36 92 20 120 80
26/2/2017 36.3 92 20 110 70
36 80 20 110 80
36 82 20 120 80
27/2/2017 36 80 20 110 70
36.1 82 20 110 70

PULANG
DATA PENUNJANG
KONDISI KLINIK
Tanggal Mual Muntah Nyeri BAB Balance Cairan Lain-lain

24/2/2017 - - - 1x +530 -
Kesemutan di
25/2/2017 - - - 2x +1200
kedua tangan
26/2/2017 - - - 1x +1450 -

27/2/2017 - - - - - -

FUNGSI GINJAL
Tanggal
Fungsi Ginjal Rujukan
22/2/2017

Kreatinin (mg/dL) < 0.95 0.84

eGFR (ml/min/1.73m2) > 60 78.65


DATA PENUNJANG
HEMATOLOGI
Tanggal Tanggal
Hematologi Rujukan Hematologi Rujukan
22/2/17 22/2/17
Hb (g/dL) 13 - 18 11.2 Eritrosit (x 106/μL) 4.6 - 6.2 3.89
Leukosit (x 103/μL) 5 - 10 6.18 Hematokrit (%) 40 - 54 32
Trombosit (x 103/μL) 150 - 440 424 MCV (fL) 80 - 100 82.3
Jenis Leukosit MCH (pg) 26 - 34 28.8
Basofil (%) 0 - 1 0 MCHC (g/dL) 32 - 36 35
Eosinofil (%) 1 - 3 3 RDW-CV (%) 11.6 - 14.4 14.2
Batang (%) 2 - 6 0 ANC (x 103/μL) 2.5 - 7 4.08
Segmen (%) 50 - 70 66
Limfosit (%) 20 - 40 25
Monosit (%) 2 - 8 6
Blast (%) 0
Pro Mielosit (%) 0
Pro Limfosit (%) 0
Pro Monosit (%) 0
Mielosit (%) 0
Metamielosit (%) 0
Eritrosit berinti (/100 Leu) 0
PROTOKOL KEMOTERAPI

mFOLFOX6
TB/BB = 158 cm / 48 kg
LPT = 1.46 m(2)

Day
Obat Dosis Protokol Dosis Terapi Pasien
1 2
Eloxatin (Oxaliplatin) 100 mg/m(2) 146 mg 
Leucovorin 400 mg/m(2) 584 mg 
5-FU bolus 400 mg/m(2) 584 mg 
5-FU infus 1200 mg/m(2) 1752 mg dalam 2  
perhari dosis terbagi perhari
PROTOKOL KEMOTERAPI
PROTOKOL KEMOTERAPI
PROTOKOL KEMOTERAPI
PREMEDIKASI
Protokol mFOLFOX6
Emetic risk : Moderate
Febrile neutropenia : Low

PREMEDIKASI :
30 menit sebelum kemoterapi
- Dexamethasone 2 amp (8mg) iv
- Ondansetron 8mg iv
- NS 100cc iv
PREMEDIKASI
SKEMA PEMBERIAN KEMOTERAPI
WAKTU TINDAKAN
20:45 Inj. Dexamethasone 2 amp
Inj. Ondansetron 8 mg
Bilas NaCl 0,9% 100 ml selama 30 menit
21.15 Inj. 5-FU 584 mg selama 10 menit
21.25 Bilas NaCl 0,9% 100 ml selama 10 menit
21.35 Inj. Eloxatin 146 mg dalam D5 300 ml selama 90 menit
23.05 Bilas NaCl 0,9% 100 ml selama 30 menit
23.45 Inj. Leucovorin 584 mg dalam NS 300 ml selama 90 menit
01.30 Bilas NaCl 0,9% 100 ml selama 30 menit
02.00 Inj. 5-FU 876 mg dalam NS 500 ml selama 11 jam 30 menit
13.30 Inj. 5-FU 876 mg dalam NS 500 ml selama 11 jam 30 menit
01.00 Inj. 5-FU 876 mg dalam NS 500 ml selama 11 jam 30 menit
12.30 Inj. 5-FU 876 mg dalam NS 500 ml selama 11 jam 30 menit
PROFIL TERAPI

Tanggal
Obat dan regimen dosis
24/2 25/2 26/2 27/2
Obat Rawat Inap
Ondansetron 8 mg 3x1 iv    
Obat Pulang
Ondansetron 8 mg tab 3x1 po
Lansoprazole 30 mg tab 2x1 po
CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN

24/2/2017
S:-
O : kemoterapi mulai dilakukan sesuai skema pemberian

WAKTU TINDAKAN
20:45 Inj. Dexamethasone 2 amp
Inj. Ondansetron 8 mg
Bilas NaCl 0,9% 100 ml selama 30 menit
21.15 Inj. 5-FU 584 mg selama 10 menit
21.25 Bilas NaCl 0,9% 100 ml selama 10 menit
21.35 Inj. Eloxatin 146 mg dalam D5 300 ml selama 90 menit
23.05 Bilas NaCl 0,9% 100 ml selama 30 menit
23.45 Inj. Leucovorin 584 mg dalam NS 300 ml selama 90 menit
CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN

24/2/2017
A:
1. urutan pemberian kemoterapi tidak sesuai dengan rekomendasi
beberapa guideline
2. NS digunakan untuk bilas setelah pemberian eloxatin
CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN
CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN
CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN
CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN
CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN
CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN
24/2/2017
P:
1. Direkomendasikan urutan pemberian menjadi

WAKTU TINDAKAN
20:45 Inj. Dexamethasone 2 amp
Inj. Ondansetron 8 mg
Bilas NaCl 0,9% 100 ml selama 30 menit
21.15 Inj. Eloxatin 146 mg dalam D5% 300 ml selama 90 menit
22.45 Bilas D5% 100 ml selama 30 menit
23.15 Inj. Leucovorin 584 mg dalam NS 300 ml selama 90 menit
00.45 Bilas NaCl 0,9% 100 ml selama 30 menit
01.15 Inj. 5-FU 584 mg selama 10 menit
CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN
24/2/2017
P:
2. Setelah pemberian eloxatin, direkomendasikan penggunaan D5%
100 ml sebagai cairan untuk membilas
MONOGRAFI OBAT
Nama obat Mekanisme Dosis Farmakokinetik dan Farmakodinamik Efek samping

Rituximab Rituximab adalah antibodi NHL (diffuse large B-cell): Onset:  CNS: Fatigue (13%-
monoklonal kimerik yang IV: 375 mg/m2 given on NHL: B-cell depletion: dalam 3 minggu 39%), chills (3%-
menjadikan limfosit B CD20 day 1 of each Durasi: 33%), neuropathy
sebagai sasarannya. Bekerja chemotherapy cycle for up NHL: Terdeteksi dalam serum 3- bulan (≤30%), sakit kepala
berikatan dengan antigen pada to 8 doses (in combina- Rerata waktu paruh eliminasi (17% to 19%),
permukaan sel, mengaktivasi tion with CHOP rituximab, NHL: 22 hari (range:6-52 insomnia (≤14%),
complement-dependent B-cell chemotherapy [or other hari) setelah pengobatan. pain (12%).
cytotoxicity. anthracycline-based  Hematologi&Oncol
regimen]) ogi:
Lymphocytopenia
NHL (follicular, CD20- (48%; rata-rata
positive,B-cell,previously durasi: 14 hari),
untreated): IV: 375 mg/m2 anemia (8%-35%),
given on day 1 of each leukopenia (NHL:
chemo-therapy cycle for 14%), neutropenia
up to 8 doses doses (in (NHL: 14% dengan
combination with first-line rata-rata durasi: 13
chemotherapy) hari

Maximum of 16 doses (as


a single agent)
TERIMA
KASIH
PROFIL PASIEN
RIWAYAT PENYAKIT
- 13/10/2016 Patologi anatomik (RSUD Cengkareng) jaringan ovarium dan mukosa
serviks. Kesimpulan histologik lebih sesuai dengan signet riing cells carcinoma pada
ovarium yang sudah meluas sampai jaringan dinding tuba sisi yang sama; adenomyosis
uteri; hiprplasia endometrium; kista simplek; tuba sisi berbeda; kista nabothi
- 17/11/2016 Hasil Konsultasi PA (PA diterima 2/11/2016) : Lokasi uterus, ovarium.
Kesimpulan
1) histologik sesuai dengan signet ring cell carcinoma ovarium (Krukenberg tumor)
2) telah menginvasi dinding tuba disebelahnya
3) kista folikel pada ovarium sisi yang lain
4) adenomyosis uteri
- 23/11/2016 Imunohistokimia Ck 7 (-) CK20 (+) kesimpulan histologik dan pola
imunoreaksi sesuai dengan metastasis signet ring cell carcinoma pada ovarium yang
dapat merupakan suatu krukenberg tumor
- 29/11/2016 Riwayat ca ovarium dan HTSOB (laporan 29/11/2016) 8/12/2016 Alih rawat
dengan diagnosa krukenberg di ovarium 21/12/2016 konsul operasi dg diagnosis ca
cervix & fistel rectovagina
- 29/11/2016 MSCT Abdomen pelvis, kesan massa residif di pungtum regio pelvis yang
menginfiltrasi dinding posterior buli, ureter distal kanan, mesenterial perisigmoid.
Fistula rekto servikal. Limfadenopati aortacaval, paraaorta, oblurator kanan kiri.
Hidronefrosis dari hidroureter kanan. Lesi metastasi lobus kanan kirir hepar. Tidak
tampak kelainan pada organ intraabdomen dan pelvis lainnya
PROFIL PASIEN
RIWAYAT PENYAKIT
- 8/12/2016 alih rawat dengan diagnosis Krukenberg tumor dan ovarium
- 22/12/2016 Operasi Laparotomy Colostomy diagnosa awal ca cervix
- 24/1/2017 Dirawat di RSK Dharmais diagnosis Ca Recti stage IIIB
- 2/2/2017 Kemoterapi ca rectum 1st
- 2/2/2017 Hasil echocardiografi : Diastolic dysfunction grade I
- 20/2/2017 Patologi anatomi (sampel diterima 22/12/2016) rectum,
diagnosis ca ovarium rectum, kesimpulan
1) adenokarsinoma berdiferensiasi buruk colon (pT3N2aMx)
2) emboli tumor ditemukan
3) batas proksimal an distal bebas lesi
4) terdapat anak sebar pada 4 dari 5 KGB yang ditemukan

- Pasien sudah didiagnosis Ca Recti


- Tidak ada keterangan tentang riwayat penyakit lainnya
- Tidak ada keterangan alergi obat ataupun makanan
- Rujukan RSUD Cengkareng dengan diagnosa Ca Ovarium prime dd
krukenberg tumor
PROTOKOL KEMOTERAPI