Anda di halaman 1dari 15

Ns. Ahmil, S.Kep., M.

Kes
• Pasien dijelaskan tentang Bekam, efek yang
terjadi, proses kesembuhan, dll
• Pasien disiapkan mentalnya agar tidak gelisah
dan takut.
• Bagi pasien yang belum pernah dibekam,
kurangi jumlah titik.
• Pasien dipersiapkan makanan, minuman,
kebersihan tubuh dan kebersihan tempat yang
akan dibekam
 Juru bekam dalam keadaan sehat,
tidak sakit dan dalam keadaan
bersih
 Juru bekam telah menguasai ilmu
bekam (profesional)
 Juru bekam sudah sering dibekam
dan membekam
 Lansia yang keadaan fisiknya bermasalah
 Pasien yang mengalami Anemia
 Wanita yang sedang haid
 Pasien yang mengkonsumsi obat pengencer
darah
 Penyakit kulit kronis
 Individu dengan diabetes melitus dengan gula
darah sangat tinggi
 Hipertensi Maligna
 Kelainan darah (hemofilia, kanker darah)
 Oedema Anasarka
 Kelainan pembuluh darah
 Trombosit rendah
 Waspada terhadap pasien hepatitis dan AIDS
 Kesembuhan hanya milik tuhan
 Banyaknya darah bekam tidak
berkaitan dengan efektifitas bekam
 Jumlah titik pada pasien yang baru
pertama kali dibekam jumlahnya
dibatasi. Dan tidak harus selalu
dimulai dengan titik standar
1. Pusat kelenjar lymfe atau getah bening di 6 tempat yaitu :
a.cervicales di leher samping bawah telinga kanan dan kiri
b. axilaris di ketiak kanan dan kiri
c. Inguinalis di selangkangan depan,kanan dan kiri
d. Otak kecil bagian bawah di akhir tengkorak belakang bagian bawah
e. Leher depan di bagian tenggorokan
f. Hepar,hati kiri.di ulu hati lekukan tulang iga tengah
2. Lutut belakang dan samping
3. Tepat di sendi sendi tulang besar
4. Lubang-lubang alami seperti pusar,dubur,putting payudara,telinga
5. Samping mata dengan posisi terlalu dekat dengan mata
6. Tepat di varises,tumor,kista
7. Bagian tubuh yang amat sakit karena asam urat
8. Perut wanita hamil

 Jika anda sudah mahir melakukan bekam,fokuskan pada tempat yang


sesuai dengan diagnosa anda
 Anannesis penyakit keluhan : keluhan utama,
apa saja yang saat ini dirasakan, riwayat
penyakit dahulu.
 Pemeriksaan pasien : tekanan darah gula
darah, dll
 Diagnosa Penyakit pasien : hibur pasien anda

 Pesiapkan bekam: penentuan titik

Hati-hati intonasi komunikasi anda


 Anggapan bahwa semakin banyak titik bekam
semakin baik.
 Semakin banyak darah bekam semakin bagus.
 Menggunakan sarung tangan hanya pada satu
tangan
 Tidak menjaga sterilisasi alat dengan baik.
 Pembekaman dilakukan pada titik-titik yang
tidak rasional
• PERIKSA KEMBALI :
 PENCATATAN RIWAYAT KESEHATAN (hasil
wawancara, pemeriksaan fisik : tekanan darah,
diagnosa, rencana terapi)
 LEMBAR PERSETUJUAN TINDAKAN TERAPI

• MENYIAPKAN PERALATAN :
 Ruangan Terapi

 Tempat Terapi (kursi, tempat tidur)

 Alat Bekam

 Tempat Pembuangan Limbah: Limbah medis


(darah, jarum/bisturi) dan Limbah bersih
• Pembekam mencuci tangan dan mengenakan
perlengkapan terapis :
 Apron
 Masker
 Topi
 Sarung tangan
 Posisi duduk adalah yang terbaik
 Berbaring dapat dibenarkan jika pasien merasa
lebih nyaman.
 Seserong yang sedang dibekam boleh baginya
untuk menggerakkan tubuhnya dalam batas
wajar.
 Persiapkan diri anda, alat dan pasien.
 Buatlah pasien anda rileks dengan memijatnya
 Sterilisasi titik-titik bekam dengan urutan ; kapas
alkohol dan kasa betadin
 Ambil Kop dengan ukuran yang disesuaikan dan
pompakan pada titik yang telah ditentukan
 Tunggu selama 5 – 7 menit atau sampai kulit
tampak merah menyebar
 Lepaskan Kop secara perlahan
 Tusuk atau sayat pada bagian yang telah steril.
 Pasang kembali kop dan lakukan kembali
penyedotan samapai 7 – 10 menit
 Gunakan kasa steril untuk mengambil darah
bekam
 Ulang langkah diatas sampai 3 kali atau
sampai muncul plasma bening
 Kumpulkan darah bekam dan kasa pada
tempat khusus yang telah disiapkan
 Oleskan minyak but-but/habbatus-sauda/
minyak zaitun atau betadin pada bekas
tusukan
 Hiburlah Pasien anda
 Jagalah hubungan dengan pasien anda.
Misalnya dengan menghubungi pasien untuk
menanyakan keadaannya.
 Anjurkan pasien dengan pola hidup yang
sehat.
 Konsumsi madu dan jinten hitam
 Makan makanan yang bergizi dan alamiah