Anda di halaman 1dari 14

PERENCANAAN

PESAN BISNIS
Proses Penyusunan Pesan
Bisnis
1. Perencanaan Pesan
a. Penentuan tujuan
b. Analisis audiens
c. Penentuan ide pokok
d. Pemilihan saluran dan media
2. Penyusunan Pesan
a. Mengorganisasikan pesan
b. Memformulasikan pesan
3. Revisi Pesan
a. Menyunting pesan
b. Menulis ulang
c. Memproduksi pesan
d. Mencetak pesan
Penentuan Tujuan Pesan
Bisnis

Kerjasama
Partisipasi Komunikan

Tinggi

Membujuk
Sedang

Informasi
Rendah

Rendah Sedang Tinggi

Kendali Komunikator
Analisis Audiens

1. Mengembangkan Profil Audiens


Analize – Siapa pihak penerima pesan?
Understand – Bagaimana pengetahuan penerima tentang subyek?
Demographics – Brp umur, jenis kelamin,pendidikan penerima?
Interests – Apa yg menarik perhatian penerima?
Environment – Apakah penerima bersahabat atau bermusuhan?
Needs – Informasi apa yang diperlukan penerima?
Customize – Bagaimana penyesuaian pesan yg diperlukan?
Expectation – Apa yg diharapkan penerima?
2. Mengenali Penerima Primer
3. Menetapkan Jumlah dan Komposisi Audiens
4. Mengukur Tingkat Pemahaman Audiens
5. Memperkirakan Reaksi Penerima
6. Memenuhi Kebutuhan Informasi Audiens:
a. Temukan apa yg ingin diketahui audiens
b. Antisipasi pertanyaan yg tdk diungkapkan
c. Berikan informasi yang diperlukan
d. Pastikan bahwa informasi yang diberikan akurat
e. Tekankan gagasan yg paling menarik bagi audiens
7. Memuaskan kebutuhan emosional dan praktis audiens
Penentuan Ide Pokok

 Memerlukan pengalaman dan kreativitas


 Ada 3 teknik atau cara yg dapat dipergunakan:
1. Brainstorming
 Membiarkan pikiran mencari kemungkin ide pokok secara
leluasa.

2. Petunjuk atasan
 Sistem senioritas, meminta petunjuk atasan dalam
menentukan ide pokok.

3. Kebiasaan
 Situasi dan kejadian yg berulang, ide pokok relatif sama.
Contoh:

Topik : Iuran Anggota Koperasi


Ide Pokok : Iuran anggota merupakan sumber dana
koperasi
Ide Pendukung:
Manfaat yg diterima lbh banyak dari uang yg
dikeluarkan.
Pembayaran iuran tidak memberatkan dan merepotkan
anggota.
Pemilihan Saluran dan Media

 Saluran Komunikasi Lisan


 Dapat dipergunakan apabila:
 Diperlukan umpan balik secara langsung dari penerima.
 Pesan relatif sederhana dan mudah dimengerti.
 Tidak memerlukan catatan permanen.
 Penerima dapat dikumpulkan dengan mudah dan ekonomis.
 Ingin mendorong interaksi untuk pemecahan masalah dan
pengambilan keputusan.
 Saluran Komunikasi Tertulis
 Tepat dipergunakan bila:
 Tidak diperlukan umpan balik secara langsung dari
penerima.
 Pesan terinci dan kompleks.
 Memerlukan perencanaan yang seksama.
 Memerlukan catatan permanen.
 Penerima dalam jumlah banyak.
 Penerima sulit dijangkau karena tersebar secara geografis.
 Ingin meminimalkan peluang distorsi.
 Media pada saluran  Media pada saluran
Lisan: Tertulis:
 Percakapan tatap muka  Surat, Memo, Laporan,
(pidato, rapat, Proposal.
seminar, konferensi).
 Electronic Mail (e-
 Telepon, voice mail mail).
 Radio, Televisi,  Telepon (SMS)
Komputer
 Komputer
 Pita audio dan video
 Faks
 Teleconference
 Telegram
 Video Conference
 Pos Biasa dan Khusus
Kekayaan Media
SEMAKIN KAYA

Tatap Wajah

Telepon/e-mail

Surat, Memo

Selebaran

 Kontinum Kekayaan Media


SEMAKIN MISKIN