Anda di halaman 1dari 7

BA

D OM
D A
PA
N G
D I
EE
BR
SISTEM PERKAWINAN
Kawin Alam

Masa birahi terjadi hanya


beberapa saat, yaitu sewaktu
hormone estrogen mencapai
puncaknya, berkisar hanya
24-48 jam, sebaiknya
pejantan dicampur dengan
sekelompok betina selama
42 hari, sehingga bila ada
betina yang birahi, dapat
langsung dikawini (Layla dkk,
2006)
SISTEM PERKAWINAN

nseminasi Buatan (IB)


Meskipun IB keberhasilan kawin
tidak terlalu tinggi, namun
efisiensi semen yang
diejakulasikan dapat dipakai untuk
membuahi banyak betina dengan
metode pengenceran dan
pembekuan. Ada bentuk semen
segar yang telah diencerkan, dan
ada pula bentuk semen beku yang
disimpan di dalam straw pada
nitrogen cair.
BREEDING PADA DOMBA
• Perbibitan ternak adalah suatu sistem
yang cakupan nya meliputi subsistem
plasma nutfah , pemuliaan,
perbanyakan, pengembangan,
pengawasan mutu bibit dan ternak
adalah ternak atau material genetic nya
yang mengandung unit-unit yang
berfungsi sebagai pembawa sifat
keturunan.
MODEL PEMBIBITAN BERBASIS KAWASAN
 Untuk pembibitan domba pada peternak kecil, model
pembibitan yang di sarankan adalah model dengan sistem 3
pemeliharaan yaitu pengemalaan dengan perbandingan
jantan:betina (1:20-30) ; semi intesif 1:15-20; dan semi
intensif 1:15-20, dan intensif cut and carry 1:10-15 dengan
mempertimbangkan kapasitas tamping ternak kawasan
sekitarnya
 Kegiatan ini dibagi atas beberapa tahapan pelaksanaan :
1. Tahap pertama :
 Menentukan lokasi didasarkan pada ada ternak domba
dengan jumlah >300 ekor
 Memilih para peternak partisipatif
2. Tahap kedua
 Menentukan target akhir yang dicapai dalam pelaksanaan pembibitan
 Menentukan sistem pemuliaan yang dipilih yaitu seleksi bibit murni ,
perbaikan teknik budidaya
 Dibangun sistem perbibitan yang diawali dengan seleksi pejantan
 Semua ternak produktif dipelihara sebagai calon induk yang akan
dikawinkan
 Sistem ini dipertahankan sampai ternak dalam kelompok sudah lebih
baik daripada ternak lain.
3. Tahap ketiga
 Ternak jantan afkiran dipelihara sebagai ternak potong
 Perbaikan penyediaan dan pemberian pakan berjalan secara dinamis
 Disosialisasikan cara recording.
METODE SELEKSI PADA DOMBA
1. Metode seleksi satu sifat