Anda di halaman 1dari 9

Abortus

Defenisi
Abortus ialah ancaman atau pengeluaran hasil
konsepsi sebelum janin dapat hidup diluar
kandungan,dan sebagai batasan digunakan
kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat
anak kurang dari 500 gram
Jenis
Abortus imminens

• abortus tingkat permulaan, dimana terjadi perdarahan pervaginam ostium uteri masih
tertutup dan hasil konsepsi masih baik dalam kandungan.

Abortus insipiens

• abortus yang sedang mengancam dimana serviks telah mendatar dan ostium uteri telah
membuka, akan tetapi hasil konsepsi masih dalam kavum uteri.

Abortus inkomplit

• sebagian hasil konsepsi telah keluar dari kavum uteri masih ada yang tertinggal.

Abortus komplit

• seluruh hasil konsepsi telah keluar dari kavum uteri pada kehamilan kurang dari 20
minggu.
Pemeriksaan Penunjang
• Pemeriksaan USG
• Pemeriksaan tes kehamilan (BHCG): biasanya
masih positif sampai 7-10 hari setelah abortus
• Pemeriksaan darah perifer lengkap
Penatalaksanaan Umum
Pada kondisi di jumpai tanda sepsis atau dugaan
abortus dengan komplikasi, berikan antibiotika
dengan kombinasi:
 Ampicilin 2 gr IV /IM kemudian 1 gr setiap 6
jam
Gentamicin 5 mg/KgBB setiap 24 jam
Metronidazole 500 mg IV setiap 8 jam
Segera melakukan rujukan ke pelayanan
kesehatan Sekunder / RS
Abortus imminens Abortus insipiens

• Pertahankan kehamilan • Lakukan konseling untuk menjelaskan


• Tidak perlu pengobatan khusus kemungkinan risiko dan rasa tidak nyaman
• Jangan melakukan aktivitas fisik berlebihan atau selama tindakan evakuasi, serta memberikan
hubungan seksual informasi mengenai kontrasepsi paska
keguguran
• Jika perdarahan berhenti, pantau kondisi ibu
selanjutnya pada pemeriksaan • ika usia kehamilan < 16 minggu : lakukan
evakuasi isi uterusJika evakuasi tidak dapat
• antenatal termasuk pemantauan kadar Hb dan
dilakuka segera: berikan ergometrin 0.2 mg IM
USG panggul serial setiap 4
(dapat diulang 15 menit kemudian bila perlu)
• minggu. Lakukan penilaian ulang bila
• c. Jika usia kehamilan > 16 minggu: Tunggu
perdarahan terjadi lagi
pengeluaran hasil konsepsi secara spontan dan
• Jika perdarahan tidak berhenti, nilai kondisi evakuasi hasil konsepsi dari dalam uterus. Bila
janin dengan USG, nilai kemungkinan adanya perlu berikan infus oksitosin 40 IU dalam 1 L
penyebab lain NaCl 0,9% atau RL dengan kecepatan 40 tetes
• Tablet penambah darah per meniit
• Vitamin ibu hamil diteruskan • Lakukan pemantauan paska tindakan setiap 30
menit selama 2 jam, Bila kondisi baik dapat
dipindahkan ke ruang rawat.
• Lakukan pemeriksaan jaringan secara
makroskopik dan kirimkan untuk pemeriksaan
patologi ke laboratorium
• Lakukan evaluasi tanda vital, perdarahan
pervaginam, tanda akut abdomen, dan produksi
urin tiap 6 jam selama 24 jam. Periksa kadar Hb
setelah 24 jam. Bila kadar Hb > 8gr/dl dan
keadaan umum baik, ibu diperbolehkan pulang
Abortus inkomplit Abortus komplit

• Lakukan konseling • Tidak memerlukan pengobatan khusus, hanya apabila


• Observasi ttv menderita anemia perlu diberikan sulfas ferosus dan
• Evaluasi tanda-tanda syok, bila terjadi syok karena dianjurkan supaya makanannya mengandung banyak
perdarahan, pasang IV line (bila perlu 2 jalur) segera protein, vitamin dan mineral
berikan infus cairan NaCl fisiologis atau cairan ringer
laktat disusul dengan darah.
• Jika perdarahan ringan atau sedang dan kehamilan <16
minggu, gunakan jari atau forcep cincin untuk
mengeluarkan hasil konsepsi yang mencuat dari serviks
• Jika perdarahan berat dan usia kehamilan < 16 minggu,
lakukan evakuasi isi uterus. Aspirasi vakum manual
(AVM) merupakan metode yang dianjurkan. Kuret tajam
sebaiknya hanya dilakukan apabila AVM tidak tersedia.
Jika evakuasi tidak dapat dilakuka segera: berikan
ergometrin 0.2 mg IM (dapat diulang 15 menit
kemudian bila perlu)
• Jika usia kehamilan > 16 minggu berikan infus oksitosin
40 IU dalam 1 L NaCl 0,9% atau RL dengan kecepatan 40
tetes per menit
• Lakukan pemantauan paska tindakan setiap 30 menit
selama 2 jam, Bila kondisi baik dapat dipindahkan ke
ruang rawat.
• Lakukan pemeriksaan jaringan secara makroskopik dan
kirimkan untuk pemeriksaan patologi ke laboratorium
• Lakukan evaluasi tanda vital, perdarahan pervaginam,
tanda akut abdomen, dan produksi urin tiap 6 jam
selama 24 jam. Periksa kadar Hb setelah 24 jam. Bila
kadar Hb > 8gr/dl dan keadaan umum baik, ibu
diperbolehkan pulang