Anda di halaman 1dari 26

GEJALA-GEJALA KUANTUM

A. KUANTISASI DAN PERILAKU ZARAH


KUANTUM CAHAYA

a. Kuantisasi besaran fisika

b. Radiasi benda hitam

c. Efek fotolistrik

d. Efek Compton
KELOMPOK 3 :
Indah Septia Ningsih e. Sinar-X dan Difraksi sinar-X

Khairunnisa f. Produksi pasangan


Ria Monica
KUANTISASI DAN PERILAKU ZARAH
KUANTUM CAHAYA
 A. Kuantisasi Besaran Fisika
Kalor merambat dengan cara : konduksi, konveksi
dan radiasi.
 Radiasi adalah perpindahan kalor dalam bentuk
pancaran gelombang elektromagnetikoleh suatu
benda ke lingkungan sekitarnya.

 Radiasi termal adalah memancarkan radiasi


Energi matahari sampai di bumi dengan cara
radiasi gelombang elektromagnetik.
Berdasarkan eksperimen laju kalor radiasi termal
suatu benda dipengaruhi oleh :

a. Suhu benda : semakin tinggi suhu suatu benda semakin


besar laju radiasi kalor
b. Sifat permukaan benda : semakin kasar suatu benda
semakin banyakmemancarkan radiasi dibandingkan
permukaan halus
c. Luas permukaan benda : Permukaaan yang luas akan
lebih banyak memancarkan radiasi
d. Jenis material : untuk jenis benda yang berbeda logam
misalnya mempunyai lajuradiasi kalor yang berbeda.


 Planck (1901)
menyatakanbahwaragamgetargelombangelektromagnetikdenganfrekuensitertentutidakd
apatmemilikienergisebarang
(besarenergisebandinglurusdengankuadratamplitudogetaranmelainkannilai-nilai yang
harusmerupakankelipatanbulatdarisuatunilaikuantumenergisebesar 𝑢υ yang
besarnyabergantungpadafrekuensiragamgetardenganketergantungan yang
dapatditentukandenganmetodeberikut.

h = tetapan Planck (6,626 × 10–34 J dt)


ʋ = frekuensi (Hz)
c = kecepatan cahaya dalam vakum (3 × 108 m det–1)
λ = panjang gelombang (m)
C. Efek Fotolistrik

Munculnya arus listrik akibat permukaan suatu bahan


logam disinari. Arus listrik yang muncul ini adalah arus
elektron yang bermuatan negatif. Sinar yang datang di
permukaan bahan adalah menyebabkan elektron dari
bahan keluar dan lepas dari bahan

Dari hasil percobaan diperoleh :


1. Energi fotolistrik tidak bergantung pada intensitas cahaya yang jatuh
pada permukaan logam
2. Energi fotolistrik bergantung pada frekuensi cahaya, makin besar
frekuensi makin besar energi fotolistrik dan sebaliknya.
3. Makin besar intensitas cahaya, makin besar arus foto listrik.
D. Efek Compton
 Kekekalan momentum pada arah sumbu
x : p = p’ cosθ + P𝜃 COS𝜑 Kedua hasil dikuadratkan
 Kekekalan momentum pada arah sesudah diatur letak suku-
sumbu y : O = o’ sin𝜑 - P𝜃sin𝜑 sukunya, hasilnya kemudian
dijumlahkan, diperolehkan:

{(𝑝 − 𝑝′ 𝑐𝑜𝑠𝜑)2 =𝑝2 𝑐𝑜𝑠 2 𝜑} +


{𝑝′2 𝑠𝑖𝑛2 𝜑 = 𝑝2 𝑠𝑖𝑛2 𝜑}
Kekekalan energimemberikan : = {𝑝2 +𝑝′2 −2p𝑝2 cos𝜑 = 𝑝2 }
(3-27)
E + m𝑐 2 = E’ + m𝑐 2 + K’ (3.28)

Dari persamaan energy relativistic diperoleh:

𝐸′2 = ( m𝑐 2 ) + 𝑝′2 𝑐 2 = ( 𝑚 𝑐 2 + 𝐾 ′ )2

𝐾′2 = (𝑚𝑐 2 )2 + 2𝐾′2 𝑚𝑐 2 = ( 𝑚𝑐 2 + 𝐾′)2

𝐾′2 + 2𝐾′2 𝑚𝑐 2 = 𝑝′2 𝑐 2


Padahal 𝐾 ′ = c (p - 𝑝′ ) , jadi

𝑝′2 = (𝑝 − 𝑝′ )2 + 2c ( p - 𝑝′ ) m (3.29)

Nilai 𝑝′ ini kemudiandisubsitusikankepersamaan (3-27) . Hasilnya

𝑝2 + 𝑝′2 − 2𝑝𝑝′ cos𝜃 = (𝑝 − 𝑝′ )2 2mc (𝑝 − 𝑝′ )


= 𝑝2 + 𝑝′2 − 2𝑝𝑝′ + 2mc (𝑝 − 𝑝′ )
= mc(𝑝 − 𝑝′ ) = 𝑝𝑝′ ( 1- cos𝜃 ).

Apabila persamaan ini dibagidengan 𝑚𝑐𝑝𝑝′ diperoleh

1/𝑝′ - 1/p = h/mc ( 1- cos𝜃)

Karenap= h/λdan𝑝′ = ℎ/λ′ , maka

λ - λ′ = h/mc (1- cos𝜃) (3-30)


h/𝑚𝑜 c = 0,02426 x 10−10 m =
λ𝑐 dinamakan panjang gelombang compton

Energi kinetikelektronterhambur𝐾′𝑒 dapatdicari:

𝐾′𝑒 = hʋ - hʋ′ = hʋ (1- ʋ′ / υ )

Karenaυ′/ υ = λ/λ′ = λ/λ − ∆λ′ maka

𝐾′𝑒 = hʋ( 1- λ/λ±∆λ′)

= hʋ (∆λ/λ+∆λ′)

𝐾′𝑒 = hʋ ( hυ(∆λ/λ)/1+ ∆λ/λ) (3.31)


E. Sinar-X dan Difraksi sinar-X

F Sinar X
K θ
A
θ Kristal

Collimators

Gambar Spektrometer Sinar X


Sinar X merupakan radiasi pengion,
artinya sinar ini mengionisasi udara
atau gas yang dilewatinya

Sinar X dihasilkan oleh tabung sinar X yang vakum.


Elektron keluar dari katoda menuju anoda. Gerak
elektron dipercepat oleh sumber tegangan tinggi
yang dihubungkan dengan logam anoda , setelah
terjadi tumbukan secara beruntun elektron
kehilangan energinya secara pelahan.
Dalam logam anoda yang berupa susunan
kristal (polikristal) energi kinetik elektron
diubah menjadi :
a) Akibat perlambatan (bremsstrahlung)
terjadi radiasi elektromagnetik, yaitu berupa
sinar X
b) Tersimpan sebagai kalor dalam logam
berupa energi getaran kisi-kisi kristal
karena prosesnya beruntun, maka spektrum
panjang gelombang sinar X adalah kontinyu.

Karakteristik sinar X bergantung


pada bahan logam anoda yang
digunakan.
DIFRAKSI SINAR-X

Metode difraksi sinar-X adalah salah satu


cara untuk mempelajari keteraturan atom
atau molekul dalam suatu struktur
tertentu.

Sinar-X dapat terbentuk bilamana


suatu logam sasaran ditembaki
dengan berkas elektron berenergi
tinggi.
Dalam eksperimen digunakan sinar-X yang
monokromatis. Kristal akan memberikan hamburan
yang kuat jika arah bidang kristal terhadap berkas
sinar-X (sudut θ) memenuhi persamaan Bragg

2d sin θ = nλ
dimana :
d = jarak antar bidang dalam kristal
θ = sudut deviasi
n = orde (0,1,2,3,…..)
λ = panjang gelomban
F. Produksi pasangan

 Salah satu efek interaksi suatu penyinaran pada


suatu benda atau materi.
Pertanyaan sesi 1
 Friskha
apakah dalam pengukuran efek fotolistrik sensitif terhdap sifat permukaan?
Jwb: nisa
Jwban tmbahan: eisa> radiasi berpengaruh trhdp kasar tdknya permukaan
benda, jadi sensitifitas sgt tergantung pd sifat permukaan
indri> radiasi yg cukup mencapai katode,
alya> - dipengaruhi sifat permukaan, tp intensitas cahayanya. Dan berapa
bnyak e- yg dilepas oleh intensitas cahaya
tiara> energi dr efekfotolistrik ada energi ambang, trjd radiasi e- magnetik,
jay> efekfotolistrik dipengarhi oleh jenis permukaan,
naura> faktor yg mempengaruhi: frekuensi foton, pjg gel foton, pjg gel
ambang, intensitas foton >>frek ambang dlm keadaan tsb dpt menambahkan
peningkatas intesintasnya.
 Nadia
coba berikan contoh soal dari efek fotolistrik?
Jwb: nisa (contoh soal)
 Bella
apakah efek compton dan efek fotolistrik bisa diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari?
Jwb: indah
Jwban tmbhn: uci> fotolistrik:diode laser foto, compton: teleskop compton
Pertanyaan sesi 2
 Mimi
Jelaskan hub antara efek fotolistrik dgn
difraksi sinar-x ?
Jwb: ria monica
 Uci
apakah cara kerja dari piranti fotoni dan piranti
detektor cahaya sama? Berikan alasan?
Jwb: