Anda di halaman 1dari 18

Protein Sorting

G R A NI THA CHA N DI K A KOM S I


KHAR I R ROTUN N A F I AH
N U R UL I KA N OV I YA NTI
Protein sorting adalah proses yang melibatkan protein di dalam atau di
luar sel menuju lokasi spesifik, misalnya organel
Reticulum Endoplasma
RE KASAR DAN HALUS RE
Ditemukan pada Sel Eukariotik
Perbedaan dari RE kasar dan halus atas
dasar ada atau tidaknya ribosom
Bagian dari RE yaitu tubulus, lumen dan
sisterna
Membran RE kasar berbentuk lembaran
Membran RE halus berbentuk tubular
Lumen pada RE kasar dan halus menyatu
Fungsi Reticulum Endoplasma
RE kasar banyak ditemukan
contohnya pada sel-sel yang
memproduksi enzim-enzim
pencernaan
RE halus contohnya banyak
ditemukan pada ovarium
Fungsi utama dari RE adalah
biosintesis sel
Fungsi RE kasar adalah sintesis
protein endomembran
Fungsi RE halus adalah detoksifikasi
obat, metabolisme karbohidrat,
biosintesis steroid, penyimpanan
kalsium
Separuh dari protein sel eukariotik terglikosilasi (penambahan gugus gula pada
polipeptidanya) selama proses biosintesis di dalam RE.
Penambahan gugus gula ini yaitu dengan menambahkan sebuah N-glucosamine
pada serine atau threonin.
Bermanfaat sebagai penanda atau mark dalam proses pelipatan protein
sehingga akan terbentuk ikatan protein yang tepat.
Transportasi Anterograde dan Retrograde

Transportasi anterograde ialah


Pergerakan materi dari ER melalui
kompleks Golgi menuju membran
plasma

Transportasi retrograde, aliran


vesikel dari Golgi cisternae kembali
ke ER
COAT
Peran RE dan Golgi Kompleks
di Protein Glikosilasi

Residu asam amino spesifik protein

Membentuk glikoprotein.
Glikosilasi awal
glikosilasi berlangsung pada permukaan sitosol membran ER

Glikosilasi dimulai sebagai dolichol fosfat, pembawa


oligosakarida, dimasukkan ke dalam membran ER

GlcNAc dan kelompok mannose kemudian ditambahkan ke


grup fosfat dolichol fosfat

Oligosakarida inti tumbuh kemudian translokasi dari sitosol


ke lumen ER oleh flippase sebuah

Begitu berada di dalam lumen ER, ditambahkan lebih banyak


unit mannose dan glukosa
Glikosilasi Lanjut
protein N-glikosilasi terjadi di kompleks Golgi sebagai glikoprotein
bergerak dari muka cis melalui cisternae medial ke
trans menghadapi tumpukan Golgi Ini glycosylations terminal di Golgi
menunjukkan variabilitas yang luar biasa di antara protein dan
menjelaskan banyak keragaman dalam struktur dan fungsi rantai
samping oligosakarida protein.
Protein chaperon pada RE yang dinamakan calnexin dan calreticulin akan
mengikat protein yang memiliki lipatan yang tidak sempurna dan mengandung
terminal glukosa ikatan N oligosaccarida.
Calnexin akan menjebak protein dalam RE. Selanjutnya ia akan menghilangkan
terminal glukosa dengan enzim glucosidase dengan cara melepaskan protein dari
calnexin.
Glucosil tranferase adalah enzim yang sangat penting karena akan menentukan
protein mana yang sudam memiliki lipatan yang tepat dan yang belum tepat.
Jika protein masih memiliki lipatan yang tidak sempurna makan enzim
memberikan glukosa baru dari UDP-glukosa ke ikatan N oligosacarida sehingga
akan memperbaharui afinitas protein untuk calnexin dan tetap masih tertahan di
RE dan melakukan siklus yang sama sampai protein memiliki lipatan yang
sempurna. Apabila protein sudah memiliki lipatan yang sempurna maka protein
akan dilepaskan keluar dari RE menuju lumen dari vesikel lain.
Kompleks Golgi
Kompleks golgi menyerupai
kantung-kantung pipih.
Setiap kantung dinamai
sisterna
Setiap sakula berbatasan
dengan membran
Permukaan yang mengarah
ke RE disebut cis, sedangkan
yang mengarah ke arah
membran plasma adalah
trans
Model Pergerakan Lipid dan
Protein Melalui Kompleks Golgi
1. Model Cisternae stasioner
Dalam model ini, dimediasi oleh vesikel shuttle
2. Model Pematangan cisternal
Dalam model ini, vesikel transisi dari ER berkumpul untuk membentuk
CGN, yang mengakumulasi enzim spesifik untuk tahap awal pengolahan
protein.
Peran RE dan Golgi Kompleks dalam Trafficking Protein

Penyortiran protein dimulai di ER dan kompartemen awal tumpukan


Golgi, yang mengandung mekanisme untuk mengambil atau
mempertahankan protein spesifik kompartemen. Langkah penting ini
mempertahankan fungsi spesifik kompartemen yang dibutuhkan untuk
menjaga integritas jalur glikosilasi dan pengolahan. Pemilahan akhir
material yang akan meninggalkan kompleks Golgi terjadi di TGN, di
mana lipid dan protein secara selektif dikemas ke dalam populasi
vesikula transportasi yang berbeda yang ditakdirkan untuk lokasi yang
berbeda di dalam sel. Di beberapa sel, kompleks Golgi juga terlibat
dalam pengolahan protein yang masuk ke sel oleh endositosis.
Target dari larutan lisosomal Protein untuk endosomes dan
Lisosom Merupakan Model untuk Protein Sorting di TGN