Anda di halaman 1dari 8

KARYA TULIS

FILOSOFI JARI TANGAN


DALAM MENGEMBANGKAN MANAJEMEN
MADRASAH YANG PROFESIONAL
Sebagai salah satu persyaratan mengikuti
lomba Kepala SMP/MTs Berprestasi Tingkat
Propinsi Nusa Tenggara Barat

Oleh

Nama : Zainal Arifin, S.Ag


N i p. : 197010071998031006
Pangkat/ Gol. : Pembina/ Iva
Jabatan : Kepala MTs Negeri Sape Kabupaten
Bima
Bima, Juni 2009
FILOSOFI JARI TANGAN DALAM MENGEMBANGKAN
MANAJEMEN MADRASAH YANG PROFESIONAL

LATAR BELAKANG
kepala madrasah adalah kunci keberhasilan
pendidikan di madrasah.

Kepemimpinan Kepala Sekolah bersifat situasional,


artinya suatu kepemimpinan dapat efektif untuk
situasi tertentu dan kurang efektif untuk situasi yang
lainnya
Seorang pemimpin harus mampu merangkul
semua komunitas guna melakukan kerjasama
Permasalahan

Bagaimanakah kepemimpinan Kepala Sekolah yang ideal?


Bagaimana mengembangkan manajemen madrasah
yang professional dengan filosofi jari tangan ?
Tujuan
Memaparkan Bagaimana kepemimpinan Kepala Sekolah
yang ideal

Memaparkan bagaimana mengembangkan


manajemen Sekolah/ madrasah yang professional
dengan filosofi jari tangan
SASARAN

1.Memberikan solusi terhadap permasalahan


kepemimpinan dan manajerial para kepala
sekolah/ Madrasah dalam mengemban tugas
pokok dan fungsinya di sekolah/ Madrasah.
2.Memberikan sumbangan pemikiran untuk
para peneliti/ penulis terutama dari kalangan
pendidikan, baik guru maupun kepala sekolah
PEMBAHASAN

1.Kepemimpinan Kepala Sekolah yang ideal Ada pada


kepala sekolah yang mampu mengimplementasikan
manajemen kepemimpinannya melalui tanggung jawab
yang besar pada penyelenggaraan kegiatan pendidikan,
administrasi sekolah, pembinaan tenaga pendidik dan
kependidikan, pendayagunaan dan pemeliharaan sarana
prasarana, kepala sekolah yang mampu memupuk kerja
sama baik dengan lingkungan internal maupun eksternal
sekolah, mampu memupuk semangat pencitraan publik
terhadap lembaga yang dipimpinnya, mampu menggalang
kepercayaan dan dukungan stake holders (masyarakat,
Dunia usaha, Dunia industri, pemerhati pendidikan lainnya).
2.Kerjasama dalam tim dapat digambarkan dengan lima jari tangan.
Jari jempol layaknya seorang pemimpin/kepala sekolah.
Sedangkan jari lainnya ada yang menggambarkan kepala UPTD,
wakil kepala sekolah, guru, staf, sampai masyarakat (komite sekolah)
maupun stake holders pendidikan pada umumnya. Sebagai seorang
pemimpin tentunya harus pandai menghargai orang lain, pandai berbagi,
adil, tegas dan sikap kepemimpinan lainnya.
3.Dalam manajemen sekolah yang berpenampilan
unggul dan efektif, filosofi jari tangan sangatlah tepat
untuk mendukung peran dan fungsi kepala sekolah/ madrasah
dalam pencapaian tujuan pendidikan yang berkualitas, sebab
dalam proses pendidikan yang berkualitas, terlibat berbagai input,
kurikulum, sumberdaya manusia, sarana, biaya dan metode yang
bervariasi, serta penciptaan suasana belajar yang kondusif.
4.Faktor kunci keberhasilan pendekatan manajemen dengan menggunakan
filosofi Jari Tangan ini adalah kemampuan Profesional kepala sekolah dan
guru terutama dalam menganalisis masalah dan mengkonseptualkan arah
baru perubahan dan mengelola perubahan dengan mengaktualisasikan
diri
seoptimal mungkin untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan
KESIMPULAN

1.Kepemimpinan Kepala Sekolah yang ideal

2.Kerjasama dalam tim dapat digambarkan dengan lima jari tangan

3.Dalam manajemen sekolah yang


berpenampilan,
unggul dan efektif, filosofi jari tangan
sangatlah tepat
untuk mendukung peran dan fungsi kepala
sekolah/ madrasah
4.Faktor kunci keberhasilan pendekatan
manajemen dengan menggunakan
filosofi Jari Tangan ini adalah kemampuan
Profesional kepala sekolah