Anda di halaman 1dari 16

DESAIN PENELITIAN

1. Laporan Kasus dan Serial Kasus


2. Studi Korelasi (Ecological Study)
3. Penelitian Potong Lintang
4. Penelitian Kasus Kontrol
5. Penelitian Kohor
6. Penelitian Eksperimental
LAPORAN KASUS DAN SERIAL KASUS … (1)
- Laporan kasus : suatu studi pendalaman
terhadap suatu penyakit atau masalah
kesehatan yang terdiri dari satu orang sebagai
satu unit tunggal.
- Serial kasus : hal sama dengan laporan kasus
tetapi terdiri dari beberapa kasus yang sama
atau mirip pada suatu kelompok orang atau
masyarakat.
→ Peneliti melaporkan suatu kasus penyakit /
masalah kesehatan pada orang-orang yang
mempunyai kasus penyakit / masalah
kesehatan yang sama atau mirip (diagnosa
yang sama).
LAPORAN KASUS DAN SERIAL KASUS … (2)
Dari segi klinis medis hal-hal yang berhubungan
dengan laporan kasus / serial kasus yang
dilaporkan dan dianalisa secara mendalam,
adalah : patologi, patogenesa, etiologi, tanda
dan gejala klinik, hasil laboratorium atau
pemeriksaan penunjang lainnya (bahkan
tanda/gejala klinik dan pemeriksaan
penunjang yang dianggap aneh yang tidak
biasanya terlihat pada kasus tersebut),
komplikasi (mungkin efek samping), dan
penanganan.
LAPORAN KASUS DAN SERIAL KASUS … (3)
Hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan
masyarakat yang dilaporkan dan dianalisa
mendalam pada laporan kasus atau serial
kasus adalah : faktor lingkungan, perilaku
orang / masyarakat, status sosial ekonomi,
apakah terdapat kelompok masyarakat
tertentu (populasi beresiko mis. anak-anak,
ibu hamil, perokok, penduduk pedesaan, dll).
yang terserang penyakit tertentu
LAPORAN KASUS DAN SERIAL KASUS … (3)
Keuntungan dan Kerugian
Keuntungan Kerugian
Penelitian cepat dan Tidak mempunyai
mudah kelompok kontrol, jadi
tidak bisa menetapkan
hubungan sebab akibat

Hanya berdasarkan
observasi Bisa menghasilkan
Sebagai tanda awas hubungan sebab
terhadap suatu kejadian akibat yang rancu
khusus. Bisa melahirkan
suatu hipotesis
Penelitian / Studi Korelasi (Ecological Study)
Merupakan studi untuk mencari hubungan /
korelasi antara dua variabel dengan
menggunakan data pada tingkat populasi
(bukan tingkat unit populasi).
Informasi yang didapatkan pada faktor resiko
/ penyebab dengan penyakit / masalah
kesehatan merupakan data kelompok
masyarakat, dimana peneliti tidak memiliki
data dengan mengamati / mengukur pada
unit populasi.
Contoh 1 :
Rumusan masalah :
Apakah terdapat hubungan antara
konsumsi permen dengan kejadian karies
gigi?
Contoh 1 : Hubungan antara konsumsi permen
dengan kejadian karies gigi

3
Jumlah konsumsi

0
permen

2
0

1
0

50 100 150 200


0
Jumlah 0 0 karies
kejadian 0 gigi
LOKASI
STUDI KORELASI …….. (Contoh 3)
Penelitian ekologi terhadap konsumsi permen
dengan prevalensi karies dengan hanya
melihat data bahwa konsumsi permen pada
masyarakat adalah tinggi dan prevalensi
karies juga tinggi. Peneliti tidak mempunyai
data bahwa orang-orang yang karies adalah
mereka yang mengkonsumsi permen.
Contoh 2 :
Apakah terdapat hubungan antara jumlah
rata-rata pemasangan lampu utama di
siang pada sepeda motor dengan angka
kecelakaan sepeda motor?
Contoh 2 : Hubungan antara jumlah rata-rata
pemasangan lampu utama di siang pada sepeda
motor dengan angka kecelakaan sepeda motor
Angka kecelakaan

3
sepeda motor

1 2 3 4
Jumlah rata2 pemasangan lampu
Kota utama pada sepeda motor di siang
STUDI KORELASI …….. (Contoh 4)
Penelitian ekologi terhadap jumlah rata-rata
pemasangan lampu utama di siang pada
sepeda motor dengan angka kecelakaan
sepeda motor dengan hanya melihat data
bahwa jumlah rata-rata pemasangan lampu
utama di siang pada sepeda motor
meningkat dan angka kecelakaan sepeda
motor menurun. Peneliti tidak mempunyai
data bahwa kecelakaan sepeda motor
adalah mereka yang menyalakan atau tidak
menyalakan lampu utama di siang hari.
Keuntungan Studi Korelasi … (1)
- Cepat dilaksanakan dan tidak memerlukan
biaya besar.
- Menggunakan sumber informasi yang telah
tersedia.
- Lebih baik dibandingkan dengan pengukuran
penelitian tingkat individual pada waktu
pengukuran tingkat individu tidak dapat diukur
secara tepat karena besarnya variasi diantara
subjek penelitian.
- Lebih baik dibandingkan dengan pengukuran
penelitian tingkat individu pada waktu variasi
pengukuran diantara subjek penelitian tingkat
individu ini terlalu kecilnya sehingga
menjadikannya tidak praktis.
Keuntungan Studi Korelasi … (2)
- Jika target kesimpulan adalah pada
tingkat populasi.
- Dapat digunakan sebagai langkah awal
dalam menelusuri hubungan antara
keterpaparan dan suatu penyakit /
masalah kesehatan.
- Data bisa digunakan dari dua atau lebih
populasi yang mempunyai karakeristik
berbeda.
Kerugian Studi Korelasi … (1)
Bisa terjadi kesalahan / bias korelasi
(ecological bias / ecological fallacy).
Hal ini terjadi jika kesimpulan penelitian
tingkat populasi tidak dapat mencerminkan
hubungannya pada tingkat individu.
Kerugian Studi Korelasi … (2)
- Tidak dapat mengontrol adanya variabel
pengganggu.
- Kesalahan klasifikasi dalam kelompok
tertentu bisa menyebabkan bias.
- Sulit melaksanakan penelitian ini jika data
yang tersedia tidak valid (kadang-kadang
data yang tersedia adalah untuk tujuan
yang lain).