Anda di halaman 1dari 32

Disampaikan oleh:

RANCANGAN AWAL Kepala Bappeda


Kabupaten Bandung

Pada kegiatan:

RKPD KABUPATEN Bintek Persiapan


Pelaksanaan Musrenbang
RKPD di Kecamatan
Ta h u n 2 0 1 8

BANDUNG TAHUN 2019

Pemerintah Kabupaten Bandung


Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
2018
LATAR BELAKANG DAN DASAR HUKUM UTAMA

1. Perencanaan Pembangunan penting dalam rangka mewujudkan pembangunan daerah yang efektif,
efisien dan terarah, sesuai target pembangunan yang diharapkan

1 2. UU 25 Tahun 2004  Daerah Wajib Menyusun RKPD

2
Perencanaan pembangunan daerah merupakan bagian Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional (SPPN), dengan lingkup perencanaan: jangka panjang, menengah dan pendek/
tahunan

3
3. Permendagri 86 Tahun 2017
RKPD merupakan salah satu dokumen rencana yang wajib disusun daerah. Penyusunan
RPJPD, RPJMD, dan RKPD dilakukan berbasis pada E-Planning

4 4. Sebagai dokumen rencana jangka pendek, RKPD akan menjadi jembatan antara rencana
pembangunan jangka menengah dengan implementasi teknis oleh perangkat daerah.
EVALUASI KPK, KEMENPANRB, BPKP, DAN KEMENDAGRI
• PERMENPANRB NO 12 TAHUN 2015 tentang Pedoman Evaluasi Atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
• PERMENDAGRI 86 TAHUN 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata cara
Evaluasi RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD
• PERMENDAGRI NO 5 TAHUN 2017 tentang Pedoman Nomenklatur Perangkat Daerah Kabupaten/Kota yang Melaksanakan Fungsi
Penunjang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan

IMPLEMENTASI SISTEM PENCEGAHAN KORUPSI :


ARAHAN KPK SESUAI DENGAN AGENDA
ePlanning, eBudgeting, ePerizinan

REVISI RPJMD HARUS DAPAT DIWUJUDKAN DALAM RENCANA FGD DENGAN PERANGKAT
KOMITMEN PERANGKAT DAERAH DAERAH

SISTEM TERINTEGRASI PERENCANAAN-PENGANGGARAN ENTRI DATA RENSTRA PERANGKAT DAERAH


(ePlanning) MENGACU PADA REVISI RPJMD MENGACU PADA DRAFT REVISI RPJMD
VISI
BUPATI BANDUNG KONSULTASI PENYUSUNAN REVISI RPJMD
PERMEN 86 TAHUN 2017 DALAM PENYUSUNAN REVISI
DENGAN KEMENDAGRI DAN PROVINSI JAWA
RPJMD
BARAT
ILUSTRASI W TP & NILAI AKIP
PERUBAHAN PARADIGMA
Parad igma l ama Paradigma baru melalui Simda Perencanaan

•Visi & Misi BUPATI •Visi&Misi Bupati di jabarkan


dalam Program Strategis
RPJMD dijabarkan dalam
Program Permendagri
RPJMD BUPATI (Banget) dan Program
Permendagri

•Pejabaran dari RPJMD


melalui Program dan
Renstra • “Renstra” Renstra Kegiatan PD
(Permendagri) Mutlak

Renja •“ Renja “
Renja •Mutlak

•Yang di anggarankan
sesuai dengan yang di
Tahapan tidak DPA •Ada kegiatan Baru rencanakan. Harus
dilalui secara baik yang tidak
Tiap tahapan harus
diselesaikan, sebelum
DPA singkron dengan
/APBD direncanakan
masuk ke tahap berikutnya /APBD •Sinjab
•SASIKAP
DPA
DPA
•SAKIP (PK 1000
Kampung)

Terjadi Inkonsistensi dan Pelaksanaan Perencanaan pembangunan Daerah lebih


Pembangunan menjadi kurang Optimal terarah, Terukur, transparan dan akutable.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
(Pasal 11 Permendagri 86/2017)

DOKUMEN RENCANA DOKUMEN RENCANA PERANGAKAT


PEMBANGUNAN DAERAH DAERAH

RENSTRA
RPJPD
PD
RPJMD
RKPD RENJA PD

Menyusun Menyusun
BAPPEDA &Tim Penyusun
Mengkoordinasikan PERANGKAT
Pemerintah Daerah DAERAH
KETERKAITAN DOKUMEN RENCANA
PEMBANGUNAN DAERAH
RPJPD • RPJPD dilaksanakan melalui RPJMD;
• RPJMD dijabarkan kedalam Renstra PD dan
diterjemahkan kedalam RKPD;
Perencana Renstra • RPJMD menjadi dasar pencapaian kinerja daerah
RPJMD
an PD jangka menengah yang dilaksanakan melalui
Renstra PD;
• Keberhasilan pencapaian visi & misi kepala
Renja daerah ditentukan oleh keberhasilan
PD
RKPD
pencapaian Renstra PD;
• Seluruh program selama lima tahun seluruh Renstra
Penganggr KUA PPA
memedomani program prioritas dalam RPJMD;
• RPJMD dilaksanakan melalui RKPD;
an • Renja PD menerjemahkan program prioritas
(RKPD) kedalam kegiatan prioritas;
Rancangan • RKPD sebagai dasar penyusunan RAPBD;
RKA-PD APBD
• Realisasi (triwulan) DPA-PD menjadi dasar
pengendalian (hasil) RKPD dan Renja PD.

DPA-PD APBD
SAKIP UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBANGUNAN
• SASARAN MASSING-MASING PD SESUAI DENGAN SASARAN RPJMD
/PRIORITAS PEMBANGUNAN RPJMD /PEMDA SINKRONISASI SIMCAN
• INDIKATOR KEGIATAN SELARAS DENGAN TARGET PENCAPAIAN
RKPD
RENCANA STRATEGIS RENSTRA E-MONEV
INDIKATOR PROGRAM
BoBot Penilaian SAKIP (RPJMD) • INDIKATOR YANG RELEVAN DAN TERUKUR RENJA
Perencanaan Kinerja 30 %
PERJANJIAN
Pengukuran Kinerja 25 %
KINERJA • PD MENETAPKAN INDIKATOR UTAMA YANG MENJADI TOLAK UKUR
Pelaporan Kinerja 15 % KEBERHASILAN
• INDIKATOR YANG DITETAPKAN SELARAS DENGAN SASARAN / PRIORITAS DI
Evaluasi Internal 10 % RPJMD
• MENDUKUNG IKU BUPATIPEMDAKAB.BANDUNG
Capaian Kineja 20 %

PENGUKURAN • MEMASTIKAN KEMAJUAN PENCAPAIAN


KINERJA Optimalisasi
TARGET DIUKUR DENGAN TEPAT E-MONEV
• DILAKUKAN MONITORING DAN EVALUASI
SECARA BERKALA

SAKIP
PENGELOLAAN
REVIU DAN DATA KINERJA DILAPORKAN
EVALUASI KINERJA MEMASTIKAN PENGELOLAAN DATA BASE DIKELOLA
SIPD Kewilayahan
DENGAN BAIK

PENCAPAIAN KINERJA
DILAKUKAN DIREVIUDAN
DIEVALUASI
PELAPORAN
KINERJA
Optimalisasi E-MONEV KABUPATEN
MEMASTIKAN PENCAPAIAN KINERJA
DILAPORKAN SECARA BERKALA E-MONEV SEKTORAL
P O S I S I P E N D U D U K & G D P K A B . B A N D U N G D I J AW A B A R AT TA H U N 2 0 17

KAB.
CIANJUR KAB
PURWA
KOTA SUKABUMI KARTA KOTA. TASIKMALAYA
KAB. KAB. KAB. KAB. PANGANDARAN
KAB. KAB.
CIREBON
MAJA
LENGKA
KAB.
SUBA
BEKASI KAB.
KARAWA
KAB. KAB.
SUKA GARUT
BUMI
KAB. SUBANG CIREBON KARAWANG
NG NG
KAB.
KUNINGAN KOTA BANJAR
KOTA KAB.
DEPOK KOTA KAB. KAB. BANDUN
CIMAHI INDRAMAYU KOTA. CIMAHI
KAB. BANDUNG
KOTA. CIREBON
G KAB. KOTA
KOTA PURWA BARAT
TASIK KARTA KOTA
CIANJUR BANDUNG
MALAYA DEPOK
KAB. PANGANDARAN
KOTA
BANDUNG KAB. BOGOR KAB.
KAB. SUMEDANG
KAB.
GARUT KAB. KUNINGAN KOTA INDRA
KOTA. SUKABUMI KAB. BEKASI BOGOR MAYU
KAB.
KAB. BANDUNG
CIAMIS BARAT
KOTA KAB.
KAB
BEKASI KOTA CIREBON CIAMIS BOGOR
KOTA KAB.
BOGOR BANDUNG KOTA.
KAB. SUKABUMI KAB. MAJALENGKA
BEKASI
KAB. KOTA. BANJAR KAB. TASIKMALAYA
SUMEDANG KAB. TASIK
MALAYA
PDRB ADHB KAB/KOTA JAWA BARAT 2016
BPS JAWA BARAT, 2017

PENDUDUK KAB/KOTA JAWA BARAT 2016


BPS JAWA BARAT, 2017
EVALUASI INDIKATOR MAKRO KAB. BANDUNG 2016
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Perhitungan Metode Baru
71 70.69
Jumlah Penduduk Kab. Bandung DIPREDIKSI DI TAHUN 2018:
70.05
Tahun 2016 : 3.596.623 Jiwa 70.18  Populasi Penduduk Kab.
70
69.55 70.05 Bandung
69.06
69.5 meningkat menjadi 3,7 juta jiwa

IPM
69 68.58 68.9
68.13  IPM meningkat menjadi 71,83
L P 68
68.31 68.8
 Indeks Pendidikan 65,24
68.25
50,71% 49,29% 67.7  Indeks Kesehatan 81,80
Dependency Ratio : 51,16% 67 67.32  Indeks Daya Beli 69,44
2012 2013 2014 2015 2016
2 Produktif : 1 Non Produktif
Tahun
Indonesia Prov. Jabar Kab. Bandung

Perkembangan Komponen IPM Kab. Bandung Perhitungan Metode Baru

Indeks Kesehatan Indeks Pendidikan Indeks Pengeluaran


81.75 81.69 64 62.83 100 88.91
81.7 81.65 63
81.65 61.73
62 80 66.39 66.84 68.16 68.82
81.6 61 60.41
81.55 81.49 60
81.46 81.48 60 59.21
81.5 58.48
59 40
81.45
81.4 58
20
81.35 57
81.3 56 0
2012 2013 2014 2015 2016 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Tahun Tahun Tahun
VISI KABUPATEN BANDUNG
Kondisi Kabupaten Bandung yang unggul Kondisi masyarakat Kabupaten
yang didukung oleh sumber daya manusia yang Bandung yang mampu memenuhi
memiliki intelektualitas tinggi, memiliki moral kebutuhan sendiri, untuk lebih maju serta
yang baik, kreatif, dan inovatif sehingga mampu mewujudkan kehidupan yang
membentuk masyarakat yang produktif serta sejajar dan sederajat dengan daerah lain
dikung oleh kondisi lingkungan yang lestari yang yang telah maju, dengan mengandalkan
dapat mendukung terselenggaranya berbagai potensi dan kemampuan yang dimiliki.
aktivitas yang sejalan untuk mencapai kemajuan
daerah.
VISI
KABUPATEN
BANDUNG Kondisi Kabupaten Bandung yang
didukung oleh perekonomian yang
kompetitif melalui pengembangan ekonomi
kreatif dan pembangunan infrastruktur
Sabilulungan penunjang dengan ditunjang oleh kondisi masyarakat
Sabar, bijaksana, luhung ilmu (tinggi yang memiliki kemampuan untuk menempatkan diri
ilmu), luhur akhlak (berakhlak baik), unggul dalam kontek sektoral, mampu membuka diri
dan ngancik iman dina dirina terhadap tindak inovatif untuk memperoleh keuntungan
(mempunyai kekuatan iman dalam dari persaingan, baik pada tingkat regional, nasional
diri) dan internasional
Melalui Tatakelola Pemerintahan Yang Baik dan Sinergi Pembangunan Perdesaan,
Berlandaskan Religius, Kultural, dan Berwawasan Lingkungan
KONSEP MEMBANGUN DARI DESA

JIKA DESA KUAT MAKA NEGARA AKAN KUAT


(Kewenangan/Hierarki, Sektoral-Multisektoral, Otonomi Daerah)

NEGARA
PROVINSI

Kabupaten
Kecamatan
KABUPATEN Desa/Kel.

Kampung
KECAMATAN

KAMPUNG
SEBAGAI
KOMPONEN DESA
MEMBANGUN PONDASI NEGARA MELALUI PENGUATAN MENJADI MODAL
PEMBANGUNAN PERDESAAN PEMBANGUNAN
PEMBANGUNAN KABUPATEN BANDUNG
(KONSEP MULTISEK TOR, SINERGI & TERINTEGRASI )
Sektor

Tematik
VISI KDH
Tematik
Diwujudkan
dengan sektor,
dipadukan
dengan tematik,
didukung peran
aktif
masyarakat dan
dunia usaha
Sektor Sektor

Efisiensi dan efektifitas Tematik

pelaksanaan pembangunan
melalui keterpaduan
penugasan dengan mengacu
pada konsep tematik
Sabilulungan BANDUNG 1000 KAMPUNG

Alam;
Seni Budaya
9 Tatanan

5
MEWUJUDKAN
1
TATA KELOLA PENINGKATAN
PEMERINTAHA KUALITAS SDM
N YANG BAIK &
BERSIH
2 UKM;
4 VISI MENCIPTAKAN
MENINGKATKAN
PEREKONOMIAN Ekonomi Kreatif;
KUALITAS
LINGKUNGAN BERDAYA SAING Pusat Pertumbuhan
HIDUP 3
MEWUJUDKAN
PEMBANGUNAN
INFRASTRUKTUR
DASAR TERPADU TATA
RUANG WILAYAH

Olahraga; Agriculture;
Rasta; Sistem Seni Budaya;
Penanggulangan Teknopolis;Religius
Pengangguran
THE POWER OF BOTTOM UP THEMATIC
SABILULUNGAN BANDUNG 1000 KAMPUNG

Masyarakat Masyarakat PINTAR Masyarakat Masyarakat ADIL


Masyarakat SEHAT
BERINVESTASI BERBUDI KREATIF MAKMUR
Indonesia KUAT
Indonesia KAYA Indonesia CERDAS Indonesia BAHAGIA Indonesia SEJAHTERA

CLUSTER
BANDUNG SEHAT INVESTASI PARIWISATA KEMISKINAN
PENDIDIKAN

MEMBANGUN DARI DESA


REVIU RPJMD, HASIL
EVALUASI AKIP OLEH KEMENPANRB
Sebelum Sesudah
Visi Tetap

Misi Berubah 9 5

Penajaman Tujuan Kualitatif Kuantitatif

Perubahan dan Penajaman Sasaran 50 25

Penajaman Sasaran Perangkat Daerah 73 74

Penambahan Program Bupati Banget - 25


PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN KABUPATEN BANDUNG
1. Program Peningkatan Aksesibilitas Pendidikan Formal dan Non Formal Masyarakat
2. Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Formal dan Non Formal
3. Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
MISI 1 4. Program Peningkatan Derajat Kesehatan Penduduk
Peningkatan Kualitas SDM
5. Program Optimalisasi Perlindungan Perempuan dan Anak
6. Program Jaminan Sosial Masyarakat
7. Program Penanggulangan Kemiskinan dan Permasalahan Kesejahteraan Sosial Masyarakat

SABILULUNGAN BANDUNG
8. Program Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Perdesaan
9 MISI LAMA RPJMD

9. Program Pengembangan Pertanian Berdaya Saing Berbasis Organik

1000 KAMPUNG
10. Program Pengembangan Perdagangan dan Jasa yang Kompetitif
MISI 2 11. Program Pengembangan Produktivitas Koperasi, Industri Kecil dan Menengah, serta Ekonomi Kre
Menciptakan Pembangunan Ekonomi yang Berdaya Saing 12. Program Pengembangan Kebudayaan dan Kepariwisataan Daerah
13. Program Peningkatan Efektivitas Investasi
14. Program Pemantapan Kemandirian Pangan
15. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Transportasi
16. Program Optimalisasi Jaringan Irigasi
MISI 3 17. Program Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman (RAKSA PERMUKIMAN)
Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur Dasar 18. Program Peningkatan Pengendalian Pemanfaatan Ruang
Terpadu Tata Ruang Wilayah
19. Program Peningkatan Standar Penanganan Penanggulangan Bencana
20. Program Penanggulangan Banjir
MISI 4 21. Program Pengendalian Pencemaran & Kerusakan Lingkungan Hidup (RAKSA SAMPAH & ALAM)
Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup 22. Program Konservasi Sumber Daya Alam
23. Program Peningkatan Peningkatan Profesionalisme Birokrasi (SAKIP A)
MISI 5 24. Program Peningkatan Akuntabilitas Keuangan Dan Aset Daerah (WTP)
Mewujudkan Tata Kelola Pemeintahan yang Baik dan Bersih 25. Program Peningkatan Stabilitas Ketentraman dan Ketertiban Wilayah (Kondusif)
STRUK TUR MATRIKS DRAFT
REVIU RPJMD KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2016 -2021
RPJMD RENSTRA
Visi

5 Misi

9 Tujuan 9 Indikator Tujuan (IKU) Tujuan PD Indikator Tujuan PD

25 Sasaran 45 Indikator Sasaran Sasaran PD Indikator Sasaran PD

30 Strategi Program PD

30 Arah Kebijakan Kegiatan PD

25 Program Bupati
“SATU SISTEM MENUJU GOOD GOVERNANCE”
PERMENDAGRI NO. 7 TAHUN 2017 & PERMENDAGRI NO. 87 TAHUN 2017
PERENCANAAN PENGANGGARAN PELAKSANAAN

HARUS
SUDAH FIX INDIKASI
PENDAPATAN PENGADAAN
PRIORITAS
PEMBIAYAAN BARANG &
PROGRAM/ JASA SERTA
INDIKASI KEGIATAN PELAYANAN
PROGRAM/
KEGIATAN

PENGENDALIAN, MONITORING DAN EVALUASI (KESESUAIAN)

TARGET PENDANAAN CAPAIAN


SINKRONISASI ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
RPJPD
VISI:
2005 - 2025 Terwujudnya Kabupaten Bandung yang Repeh Rapih Kertaraharja Tahun 2025
(Perda No.7 Th.2011)
Evaluasi Capaian Kinerja Pembangunan Input Rekomendasi & Tindak Lanjut
Pembangunan
2021 - 2025
2016 - 2021 Pemantapan perekonomian
2011 - 2015 Peningkatan kualitas
daerah yang mandiri dan
masyarakat yang sejahtera
RPJMD 2005 - 2010
Pembangunan di berbagai
Peningkatan kuantitas dan
kualitas Infrastruktur dan
Suprastruktur dalam rangka
pembangunan yang
berwawasan lingkungan dan
peningkatan perekonomian
yang didukung oleh
ketersediaan Sumber Daya
Jangka bidang yang didukung peningkatan kualitas sumber
Manusia yang berkualitas
daerah yang berdaya saing
Menengah oleh penyediaan daya manusia di berbagai
(5 tahunan) infrastruktur dan bidang
suprastruktur
VISI RPJMD 2016 - 2021:
“Memantapkan Kabupaten Bandung yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing, melalui Tata Kelola Pemerintahan
yang Baik dan Sinergi Pembangunan Perdesaan, Berlandaskan Religius, Kultural dan Berwawasan
Lingkungan”

RKPD 2020
Jangka
2018 2019
Pendek
2017
(Tahunan) 2016
K E T E R K A I TA N K O N S E P P E M B A N G U N A N J A N G K A M E N E N G A H
DENGAN KONSEP PEMBANGUNAN JANGKA PENDEK

5
2020
MEWUJUDKAN
1 2019
PENINGKATAN Peningkatan
TATA KELOLA
PEMERINTAHA KUALITAS SDM 2018 perekonomian
N YANG BAIK & 2017 Pemantapan yang merata,
BERSIH kontribusi sektor mandiri, dan
2 Pengembangan unggulan
4 VISI MENCIPTAKAN 2016 industri pertanian dan
berdaya saing
MENINGKATKAN
PEREKONOMIAN
Percepatan pariwisata dan dalam lingkup
KUALITAS pembangunan industri wilayah
LINGKUNGAN BERDAYA SAING kegiatan pariwisata dalam regional dan
Pemantapan infrastruktur
HIDUP 3 ekonomi kreatif meningkatkan nasional
sumber daya penunjang
MEWUJUDKAN berbasis kemandirian
manusia yang untuk
PEMBANGUNAN
agrikultur dan perekonomian
INFRASTRUKTUR berkualitas meningkatkan pemberdayaan
DASAR TERPADU TATA
sebagai aktor daya saing
RUANG WILAYAH masyarakat
pembangunan perekonomian desa
daerah dan
peningkatan
prasarana, TEMA PEMBANGUNAN 2019:
sarana, dan Memantapkan Pembangunan Sektor
utilitas dasar Pariwisata dalam Mewujudkan
Sabilulungan Pembangunan 1000
Kampung Guna Meningkatkan
Kemandirian Perekonomian

KONSEP PEMBANGUNAN 2016 - 2021 TEMA PEMBANGUNAN PER TAHUN


SABILULUNGAN PEMBANGUNAN
1000 Kampung
Kampung •Kampung Naga •Kampung Peuyeum
Jasa
Edukasi
•Kampung Burayak •Kampung Borondong ranginang,
Kampung
Seni &
•Kampung Topi opak
Budaya
Kampung •Kampung Sarung •Kampung Embun
Panorama •Kampung Geopark •Kampung Kurupuk

•Kampung Teh •Kampung Sosis


•Kampung Ternak •Kampung Sunda
•Kampung Angklung •Kampung Atlet
Kampung •Kampung Hong •Kampung Bilik
Kuliner

•Kampung Jambu •Kampung Saber


Kampung •Kampung Strawberry •Kampung Cyber
Home •Kampung Seni •Kampung Adat Mahmud
Industry •Kampung Ukiran Tulang •Kampung Selfie

•Kampung Kopi •Kampung Ukiran Tulang


•Kampung Gamis •Kampung Kerudung
•Kampung Strawberry •Kampung Saber
•Kampung Jins •Kampung Sepatu
•Kampung Gamis •Kampung Cyber
•Kampung Ikan/ Lauk •Kampung Pandai Besi
•Kampung Hijab •Kampung Adat Mahmud
•Kampung Kopi
•Kampung Seni •Kampung Selfie
KETERKAITAN PERENCANAAN DAERAH DAN DESA
S I K LU S P E R E N C A N A A N K A B U PAT E N & D E S A T E R I N T E G R A S I

UU 25/2004; UU 17/2003;
UU 23/2014 Pasal 46 ayat (1) Permendagri 114/ 2014 PP 58/2005;
Pasal 81 ayat (1) dan (2)
PP 8/2008 & PMDN 54/2010 Permendagri 114/ 2014 Musdes
Musrenbangdes: UU 06/2014;
1. Penyampaian pagu indikatif desa PP 47/2015;
PMDN 18/2016 BPD Rencana Pembangunan
(BPMPD-dari RKPD Kab Bdg 2019)
Desa 2020
2. Hasil Musdes & PMDN 114/2014
7
6 Penetapan RKP Desa 2019 paling lambat September 2018
Penetapan Perbup RKPD Th 2019 diikuti 8
penyusunan Renja SKPD 5
RKP Desa Daftar Usulan
Musrenbang Prov, Nas
DSP Prov, Nas
SETDA, 9
2019 2020
4
(April 2018 ) BAPPEDA,
BPMPD,
Musrenbang Kab/Kota: 10
Rankhir RKPD, serta DSP Prov, Nas 3
Kecamatan, Penetapan RKPDP 2019
Mengakomodir arahan SE Mendagri ….
(Maret 2018) Desa, dan
Forum SKPD:
Sinkronisasi Top – Down dan Bottom - Up SKPD Lainnya, serta
11
untuk bahan Rancangan Renja
(Februari 2018)
masyarakat
Desa Menyampaikan DU 2020
Musrenbang Kecamatan memufakati
Hasil Musrenbang Desa 2018
DU Kab sesuai PIK, dan DU Prov, Nas
(Paling Lambat 31 Desember
(Februari 2018) kepada Bupati melalui Camat
12
Musrenbangdes memufakati 2018 T-2:
Konsultasi Publik
Daftar Usulan (DU) 2018 Persiapan Ranwal
Ranwal RKPD 2018 Tahun T+2 / Teknokratis Penetapan Perda APBD 2019; Penetapan
Perdes APBDes 2019 (Desember 2018)
Penerbitan Surat Bupati
Tentang Pokir Kepada DPRD
KEDUDUKAN RKPD 2019 DALAM SSPN

Renstra P Renja P RKA Rincian

Pusat/ Provonsi
Pemerintah
KL/PD KL/PD KL/PD APBN/D
P D

P J P
RPJP RPJM RKP
RAPBN/D APBN/D
Nasional/Provinsi Nasional/Provinsi Nasional/Provinsi

D D Diserasikan Melalui
MUSRENBANG

Pemerintah Daerah
RPJP P J P
RPJMD RKPD
RAPBD APBD

Kab. Bandung
Kab. Bandung Kab. Bandung Kab. Bandung

P D

P P Rincian
Renstra PD Renja PD RKA PD
APBD

UU No 25 Tahun 2004 Tentang SPPN

UU No 17 Tahun 2003
Tentang Keuangan Negara
APA YANG MEMBEDAKAN
RKPD 2019 DENGAN RKPD SEBELUMNYA?

•RKPD 2019 telah mengacu pada Reviu RPJMD 2016-2021


1

•Tema pembangunan tahun 2019 dalam rangka mewujudkan Konsep Sabilulungan Bandung
1000 Kampung (Multisektor, Terpadu, Sinergi) berbasis kinerja
2

•RKPD 2019 mengusung Konsep Tematik Pembangunan: Pariwisata, Investasi, Bandung Sehat,
Kemiskinan dan Cluster Pendidikan
3

•Perencanaan Pembangunan Daerah 2019 menggunkanan Sistem Berbasis E-Planning – E-


Budgeting terintegrasi
4
JA D UA L K E G I ATA N P E R E N C A N A A N K A B U PAT E N BA N D U N G TA H U N 2 0 1 8

RANHIR
Revisi
Rancangan
RPJMD &
Revisi Renstra PD
RPJMD &
Renstra PD
Penetapan
Revisi
RPJMD &
Renstra PD

Sosialisasi PERBUP
Rancangan RPJMD & RKPD
RKPD Renstra PD 2019 Penetapan
2019 RKPD
PERUB
Musrenbang 2018
Kecamatan Penetapan
Musrenbang RENJA
RKPD 2019 DRAFT
RANHIR PD
Ranwal Ranwal
RKPD RKPD
RKPD 2019
2019 2020
Pramu RKPD
sren PERUB
2018
RKPD
2019

JANUARI FEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI JULI AGUSTUS


SEPTEMBEROKTOBER
NOVEMBER DESEMBER
TEMA RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH
TAHUN 2019
TARGET PEMBANGUNAN 2019
No Indikator Makro Target 2018 Target 2019

1. Jumlah Penduduk (Jiwa) 3.717.742 3.792.551,81


2. Laju Pertumbuhan Penduduk (%) 1,63 1,78
3. Laju Pertumbuhan Ekonomi (%) 5,65 – 6,00 6,39
4. Inflasi PDRB (%) 3,09 2,67
5. PDRB (Juta Rp) 121.666.801,09 131.863.150,73
6. PDRB ADHK (Juta Rp) 77.050.665,77 80.611.901,13
7. Angka Kemiskinan (%) 7,35 6,55
8. IPM 71,83 72,67
9. Indeks Pendidikan 65,24 66,30
10. Rata-rata Lama Sekolah (Th) 8,73 8,76
11. Harapan Lama Sekolah (Th) 13,02 13,33
12. Angka Harapan Hidup (Th) 73,17 73,21
13. Indeks Kesehatan 81,80 81,86
14. Indeks Daya Beli 69,44 70,70
15. Daya Beli (Rp) 9.775.830 10.173,18
Keterangan: Angka Target RKPD Kab. Bandung Tahun 2018
Angka Proyeksi Bappeda Kab. Bandung
S.1 Meningkatnya akses pendidikan formal dan non formal
masyarakat • Meningkatkan mutu dan efisiensi sekolah serta
T.1 Meningkatkan S.2 Meningkatnya kualitas pendidikan formal dan non formal mewujudkan pengembangan kawasan pendidikan terpadu
kualitas pendidikan masyarakat • Meningkatkan AHH dan menurunkan angka kesakitan
dan kesehatan S.3 Meningkatnya pelayanan bidang kesehatan • Meningkatkan aksesbilitas perlindungan bagi perempuan
S.4 Meningkatnya derajat kesehatan penduduk dan anak
S.5 Mengoptimalkan perlindungan perempuan dan anak
T.2 Menurunnya
S.1 Meningkatnya Daya Beli Masyarakat • Menekan tingkat pengeluaran masyarakat
Tingkat Kemiskinan
5 S.2 Menurunnya masalah kesejahteraan sosial masyarakat • Meningkatkan produktifitas dan kualitas tenaga kerja
Daerah
MEWUJUDKAN 1 T.3 Mengoptimalkan S.1 Meningkatnya pemberdayaan masyarakat dan
TATA KELOLA PENINGKATAN pemberdayaan • Meningkatkan kualitas pemberdayaan msayarakat dan
masyarakat desa dalam
Pembangunan Perdesaan
PEMERINTAHA KUALITAS SDM pemberdayaan desa
N YANG BAIK & pembangunan desa
BERSIH
2
4 VISI MENCIPTAKAN
MENINGKATKAN
KUALITAS PEREKONOMIAN
LINGKUNGAN BERDAYA SAING • Peningkatan produksi dan komoditas pertanian unggulan
HIDUP 3 S.1 Meningkatnya daya saing sektor pertanian • Mengembangkan keanekaragaman tanaman pangan
MEWUJUDKAN
PEMBANGUNAN T.4 Meningkatkan • Meningkatkan produktifitas sektor perdagangan dan jasa
INFRASTRUKTUR S.2 Meningkatnya transaksi pada sektor perdagangan dan jasa
daya saing
DASAR TERPADU TATA di Kabupaten Bandung • Mengembangkan sentra dan klaster pengembangan
RUANG WILAYAH perekonomian
S3. Meningkatnya kapasitas, kapabilitas, dan produktivitas KUMKM-IKM dan koperasi unggulan berbasis ekonomi
Kabupaten Bandung
usaha mikro, industri kecil dan menengah serta koperasi. kreatif
S4. Meningkatnya daya tarik wisata Kabupaten Bandung • Peningkatan jumlah destinasi objek wsata
S5. Meningkatnya kemudahan investasi • Menyederhanakan prisedur perijinan investasi

T.5 Mewujudkan
S.1 Meningkatnya ketahanan pangan
ketahanan pangan • Mengembangkan keanekaragaman tanaman pangan
daerah
T.8 Meningkatkan
S.1 Meningkatnya kualitas kinerja aparatur dan
kinerja aparatur dan
penyelenggaraan pelayanan publik
kelembagaan
S.2 Meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas pengelolaan
penyelenggara
keuangan, pendapatan dan aset daerah • Meminimalisir terjadinya ancaman terhadap ketentraman
pelayanan publik
dan ketertiban masyarakat
T.9 Meningkatkan
stabilitas ketentraman
5 dan ketertiban yang S.1 Meningkatnya ketentraman dan ketertiban masyarakat
kondusif bagi
MEWUJUDKAN 1 pembangunan wilayah
TATA KELOLA PENINGKATAN
PEMERINTAHA KUALITAS SDM
N YANG BAIK & T.7 Menciptakan
BERSIH lingkungan yang serasi • Pembinaan, pengaasan dan pengendalian pencemaran
S1. Meningkatnya pengawasan dan pengendalian terhadap
2 dan seimbang dengan
pencemaran dan kerusakan lingkungan lingkungan
4 VISI MENCIPTAKAN memperhatikan daya
S.2 Terselenggaranya konservasi sumber daya alam • Meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau
MENINGKATKAN dukung lingkungan,
KUALITAS PEREKONOMIAN
BERDAYA SAING daya tampung
LINGKUNGAN lingkungan serta
HIDUP 3 perubahan iklim
MEWUJUDKAN
PEMBANGUNAN
INFRASTRUKTUR S1. Meningkatnya aksesibilitas, kapasitas dan • Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana transportasi
DASAR TERPADU TATA keselamatan terhadap pelayanan sarana dan publik
RUANG WILAYAH
prasarana transportasi • Meningkatkan cakupan pelayanan air bersih
S.2 Meningkatnya kapasitas dan jaringan irigasi • Meningkatkan kualitas dan cakupan pelayanan sanitasi
T.6 Meningkatkan
S.3 Meningkatnya kualitas kawasan permukiman • Meningkatkan kualitas permukiman penduduk
kualitas Infrastruktur
S.4 Meningkatnya ketersediaan, pemanfaatan, dan • Mengurangi ketidaksesuaianrencana tata ruang dengan
dasar yang
pengendalian pemanfaatan ruang pemanfaatan ruang
berkelanjutan
S.5 Menigkatnya standar penanganan penanggulangan • Meningkatkan upaya mitigasi dan adaptasi dan adaptasi
bencana terhadap bencana
S.6 Meningkatnya penanggulangan banjir • Meningkatkan pengelolaan sumber daya air
APA YANG HARUS DILAKUKAN OLEH
PD KEWILAYAHAN DAN KECAMATAN TERKAIT
SIMDA PERENCANAAN
 MEMAHAMI :
 Tujuan Pembangunan Kepala Daerah
 Pembangunan berbasis Kinerja
 Tahapan Perencanaan, Pelaksanaan dan Monev Pembangunan
 Tahapan Teknis Penggunaan Aplikasi Terintegrasi (e_
Planning, e_Budgeting ) sebagai bagian dari multisektor
antara Pengelola (Diskominfo, BKD, Bappeda) dan Kontributor
(DPRD, Perangkat Daerah dan Pemerintah Desa)
 MENYAMPAIKAN kepada para pemangku kepentingan Hal
tersebut di atas
 mendorong KREATIFITAS dan INOVASI pembangunan daerah