Anda di halaman 1dari 25

Intrusi air

laut
INTRUSI AIR
LAUT
Wuri kusuma wahyuningtyas
D1011141016
BAB 1
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Air merupakan sumber daya alam yang paling dasar dan
komponen penting bagi kehidupan. Air digunakan untuk
berbagai macam keperluan hidup seperti untuk pertanian,
industri, dan kebutuhan rumah tangga. Air merupakan sumber
daya penting dalam di seluruh dunia. Jumlah air yang
berada di laut sekitar 97%, 1,7% berada di kutub bumi
yakni berupa es, 1,7% berupa air tanah dan 0,1% berada
sebagai air pemukaan (Indarto, 46: 2007).
Rumusan Masalah
Dalam makalah ini, penulis mengidentifikasikan masalah adalah sebagai berikut:
Apa yang dimaksud dengan intrusi air laut (sea water intrusion)?
Bagaimana proses terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion)?
Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion)?
Bagaimana cara menghitung besarnya intrusi air laut (sea water intrusion)?
Bagaimana dampak terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion)?
Bagaimana cara pencegahan terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion)?
Dimanakah daerah di Indonesia yang sudah terdampak oleh intrusi air laut (sea water
intrusion)?
Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
Mengetahui pengertian dari intrusi air laut (sea water intrusion).
Mengetahui proses terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion).
Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion).
Mengetahui cara menghitung besarnya intrusi air laut (sea water intrusion).
Mengetahui dampak terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion).
Mengetahui cara pencegahan terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion).
Mengetahui daerah di Indonesia yang sudah terdampak oleh intrusi air laut (sea water
intrusion).
Metodologi Penulisan
Adapun metodologi penulisan yang penulis gunakan adalah metode kepustakaan
dengan sumber yang dicantumkan pada daftar pustaka.
BAB 2
PEMBAHASAN
Pengertian Intrusi Air Laut
(Sea Water Intrusion)

Gambar II.1 Penampang Melintang Pertemuan Air Tanah dan Air


Pengertian Intrusi Air Laut
(Sea Water Intrusion)
Intrusi air laut (sea water intrusion) adalah suatu
peristiwa penyusupan air laut melalui akuifer untuk
menggantikan kekosongan pada air tanah yang tereksploitasi
melalui sumur yang mengakibatkan naiknya batas antara
permukaan air tanah dengan permukaan air laut ke arah
daratan dan air tanah tidak dapat berfungsi sebagaimana
mestinya.
Proses Terjadinya Intrusi Air
Laut (Sea Water Intrusion)

Gambar II.2 Proses Terjadinya Intrusi Air Laut (Sea Water


Intrusion)
Proses Terjadinya Intrusi Air
Laut (Sea Water Intrusion)
intrusi air laut (sea water intrusion) di daerah pantai
merupakan suatu poses penyusupan air asin laut ke dalam air
tanah tawar di daratan. Zona pertemuan antara air laut dengan
air tawar disebut interface (zone of diffusion). Pada kondisi
alami, air tanah akan mengalir secara terus menerus ke
laut. Berat jenis air laut sedikit lebih besar daripada berat
jenis air tawar, maka air laut akan mendesak air tawar di dalam
tanah lebih ke hulu. Tetapi karena tinggi tekanan piezometric
air tanah lebih tinggi daripada muka air laut, desakan tersebut
dapat dinetralisir dan aliran air yang terjadi adalah dari
daratan kelautan, sehingga terjadi keseimbangan antara air laut
dan air tanah, sehingga tidak terjadi intrusi air
laut. Intrusi air laut terjadi bila keseimbangan terganggu.
Faktor yang Mempengaruhi
Terjadinya Intrusi Air Laut
(Sea Water Intrusion)
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya intrusi air laut
adalah sebagai berikut:
Aktivitas Manusia
Faktor Batuan
Karakteristik Pantai
Fluktuasi Air Tanah di Daerah Pantai
Cara Menghitung Besarnya
Intrusi Air Laut (Sea Water
Intrusion)

Gambar II.3 Hubungan Ghyben-Herzberg


Cara Menghitung Besarnya
Intrusi Air Laut (Sea Water
Intrusion)
Dinyatakan dalam persamaan:

ρf
z= × h
ρs − ρf

Dengan :
z = Ketinggian atau ketebalan air tawar pada zona di
bawah permukaan air laut (m)
ρf = Massa jenis air tawar pada suhu 20°C = 1.000 gr/cm3
ρs = Massa jenis air laut = 1.025 gr/cm3
h = Ketinggian atau ketebalan air tawar pada zona di atas
Cara Menghitung Besarnya
Intrusi Air Laut (Sea Water
Intrusion)
Rasio Ghyben-Herzberg menyatakan bahwa dalam setiap kaki
air tawar di akuifer tak tertutup di atas permukaan air,
terdapat 40 kaki air tawar di akuifer di bawah permukaan
air laut. Maka, persamaan (1) dapat disederhanakan
menjadi: z = 40 × h...(2)
Dampak Terjadinya Intrusi Air
Laut (Sea Water Intrusion)
Dampak terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion)
adalah sebagai berikut:
Kebutuhan akan air bersih semakin sulit, karena air tanah
sudah terkontaminasi dengan air laut sehingga rasanya
menjadi asin.
Pertanian di sekitar pesisir pantai akan mengalami
kerugian karena kebutuhan air tawar untuk irigasi semakin
berkurang.
Kesehatan penduduk sekitar pesisir pantai memburuk karena
kurangnya konsumsi air bersih.
Cara Pencegahan Terjadinya
Intrusi Air Laut (Sea Water
Intrusion)
Mengubah Pola Pemompaan

Gambar II.4 Mengubah Pola Pemompaan


CARA PENCEGAHAN TERJADINYA INTRUSI AIR LAUT (SEA
WATER INTRUSION)

Extraction Barrier

Gambar II.6 Extraction Barrier


CARA PENCEGAHAN TERJADINYA INTRUSI AIR LAUT (SEA
WATER INTRUSION)

Injection Barrier

Gambar II.7 Injection Barrier


CARA PENCEGAHAN TERJADINYA INTRUSI AIR LAUT (SEA
WATER INTRUSION)

Subsurface Barrier

Gambar II.8 Subsurface Barrier


DAERAH DI INDONESIA YANG SUDAH TERDAMPAK OLEH
INTRUSI AIR LAUT (SEA WATER INTRUSION)
Daerah di Indonesia yang Sudah Terdampak Oleh Intrusi Air Laut
(Sea Water Intrusion) adalah:
Jakarta
Bandung
Semarang
Denpasar
BAB 3
PENUTUP
Kesimpulan
Intrusi air laut (sea water intrusion) adalah suatu peristiwa
penyusupan air laut melalui akuifer untuk menggantikan kekosongan pada
air tanah yang tereksploitasi melalui sumur yang mengakibatkan naiknya
batas antara permukaan air tanah dengan permukaan air laut ke arah
daratan dan air tanah tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Proses terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion) adalah
eksploitasi air tanah yang berlebihan menyebabkan masuknya air laut
melalui akuifer untuk mengisi kekosongan air tanah tersebut.
Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya intrusi air laut (sea water
intrusion) adalah aktivitas manusia, faktor batuan, karakteristik
pantai, dan fluktuasi air tanah di daerah pantai.
Perhitungan besarnya
ρf
intrusi air laut (sea water intrusion) dinyatakan
dalam rumus: z = × h. Dengan penyederhaan: z = 40 × h.
ρs − ρf
Dampak yang diakibatkan oleh intrusi air laut (sea water intrusion)
adalah kebutuhan akan air bersih semakin sulit, pertanian di sekitar
pesisir pantai akan mengalami kerugian, dan kesehatan penduduk sekitar
pesisir pantai memburuk.
Cara mencegah terjadinya intrusi air laut (sea water intrusion) adalah
mengubah pola pemompaan, pengisian air tanah buatan, extraction
Saran
Eksploitasi air tanah yang sering dilakukan di kota-kota besar
di Indonesia harus dikurangi demi menjaga agar tetap stabilnya
interface (zone of diffusion) antara zona air tawar dan zona
air laut.
Jika eksploitasi air tanah tidak dapat dihindari lagi, maka
recharge (pengisian ulang) air tanah harus dilakukan demi
menjaga stabilnya interface (zone of diffusion) antara zona air
tawar dan zona air laut.
SEKIAN & TERIMA
KASIH