Anda di halaman 1dari 9

SEMINAR PASIEN DENGAN

TUBERKOLOSIS TULANG

OLEH : DIMAS
PROGRAM STUDI NERS STIKES HANG
TUAH PEKANBARU
DEFINISI
• Tubercolosis ( TBC ) tulang adalah penyakit yang disebabkan
oleh virus Mycobacterium Tuberculosa. Tuberkulosis tulang
adalah suatu proses peradangan kronik dan destruktif yang
disebabkan basil tuberkulosa yang menyebar secara
hematogen dari focus jauh. Virus ini menyebar lewat udara.
Pintu masuk pada tubuh manusia adalah lewat saluran
pernafasan / paruparu. Perkembangan virus TBC didalam
tubuh sangat lamban, tergantung pada daya tahan tubuh
orang yang bersangkutan. Tubercolosis tulang dapat
menyerang hampir semua tulang tapi yang paling sering
terjadi adalah TB pada tulang belakang, kaki, siku, tangan,
dan bahu. Rahang bawah (mandibula)dan sendi
tempomandibular adalah daerah yang paling jarang
terjangkit oleh kuman TBC.
FAKTOR PEDISPOSISI
Faktor predisposisi tuberkulosis adalah :
1. Nutrisi dan sanitasi yang jelek
2. Ras; banyak ditemukan pada orang – orang Asia,
Meksiko, Indian dan Negro
3. Trauma pada tulang dapat merupakan lokus
minoris
4. Umur : terutama ditemukan setelah umur satu
tahu, paling sering pada umur 2 – 10 tahun
5. Penyakit sebelumnya, seperti morbili dan varisella
dapat memprovokasi kuman
6. Masa pubertas dan kehamilan dapat mengaktifkan
tuberkulosis
ETIOLOGI
Penyakit spondilitis tuberculosa disebabkan oleh
Mycobacterium tuberculosis.Mycobacterium tuberculosis
merupakan bakteri berbentuk batang yang bersifat acid-
fastnon-motile dan tidak dapat diwarnai dengan baik melalui
cara yang konvensional.Teknik Ziehl-Nielson digunakan
untuk memvisualisasikannya. Bakteri ini tumbuh secara
lambat dalam media egg-en riched dengan periode 6-8
minggu. Spesies Mycobacterium yang lain dapat juga
bertanggung jawab sebagai penyebabnya, seperti
Mycobacterium africanum, Mycobacterium bovine, ataupun
non-tuberculous mycobacteria yang banyak ditemukan pada
penderita HIV. Produksi niasin merupakan
karakteristikMycobacterium tuberculosis dan dapat
membantu untuk membedakannnya dengan spesies lain.
JENIS TB TULANG
• OSTEOMIELITIS TUBERKULOSA
• SPONDILITIS TUBERKULOSA ( POTT
DISEASE )
MANIFESTASI KLINIK
• Secara klinis gejala spondilitis TB hampir sama dengan
penyakit TB yang lain, yaitu badan lemah dan lesu,
nafsu makan dan berat badan yang menurun, suhu
tubuh meningkat terutama pada malam hari, dan sakit
pada daerah punggung. Pada anak kecil biasanya
diikuti dengan sering menangis dan rewel.
• Pada awal gejala dapat dijumpai adanya nyeri radikuler
di sekitar dada atau perut, kemudian diikuti dengan
paraparesis yang lambat laun kian memberat.
Kemudian muncul adanya spastisitas, klonus, hiper-
refleksia dan refleks babinski bilateral. Pada stadium
awal ini belum ditemukan deformitas tulang vertebra,
demikian pula belum terdapat nyeri ketok pada vertebra
yang bersangkutan.
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan antara lain:
1. Pemeriksaan Laboratorium
1) Peningkatan laju endap darah (LED) dan mungkin disertai
leukositosis, tetapi hal ini tidak dapat digunakan untuk uji tapis.
Newanda (2009) melaporkan 144 anak dengan spondilitis
tuberkulosis didapatkan 33% anak dengan laju endap darah yang
normal.
2) Uji Mantoux positif
3) Pada pewarnaan Tahan Asam dan pemeriksaan biakan kuman
mungkin ditemukan mikobakterium
4) Biopsi jaringan granulasi atau kelenjar limfe regional.
5) Pemeriksaan histopatologis dapat ditemukan tuberkel
6) Pungsi lumbal.
2. Pemeriksaan radiologis dan bakteriologis : Kultur kuman
tuberkulosis
PENATALAKSANAAN
Pada prinsipnya pengobatan tuberkulosis tulang
belakang harus dilakukan sesegera mungkin untuk
menghentikan progresivitas penyakit serta
mencegah paraplegia. Prinsip pengobatan
paraplegia Pott adalah:
1. Pemberian obat antituberkulosis
2. Dekompresi medulla spinalis
3. Menghilangkan/ menyingkirkan produk infeksi
4. Stabilisasi vertebra dengan graft tulang (bone
graft)
THE END 