Anda di halaman 1dari 8

ALKALOID PURIN

ALKALOID PURIN
Purin adalah inti heterostatik yang mengandung 6 cincin pirimidin yang bergabung
dengan 5 cincin imidazol. Purin sendiri tidak ada di alam, tetapi derivatnya
signifikan secara biologis. Alkaloid purin merupakan turunan dari metabolit
sekunder dan turunannya berupa xantin

Kafein Teobromin Teofillin


(1,3,7- (3,7- (1,3-
trimetilxantin) dimetilxantin) dimetilxantin)
1. KAFEIN (1,3,7-trimetilxantin)
Diperoleh dari biji kopi atau Coffea arbica L dan teh.
Kristal kafein berbentuk jarum-jarum, berwarna putih
tidak berbau, berasa pahit, mengandung kafein. Efek dari
kopi pada prinsipnya didasarkan pada daya kerja kafein,
yang bekerja pada susunan saraf pusat, ginjal, otot-otot
jantung.
Pada bidang farmasi, kafein merangsang sistem saraf
pusat dan kekuatan jantung. Khasiat lainnya sebagai
diuretik lemah. Kafein menstimulan sistem saraf pusat
dan menyebabkan peningkatan kewaspadaan,
kecepatan, dan kejelasan alur pikiran, peningkatan fokus,
serta koordinasi tubuh yang lebih baik (Sumardjo., 2006).
BIOSINTESIS KAFEIN
2. THEOBROMIN (3,7 Dimetil Xanthin)
• Teobromina adalah metilxantin utama yang ditemukan pada
pohon kakao (Theobroma cacao) (Amit et al, 2010).
• Senyawa ini diperoleh dari biji-bijian coklat dan isolasi dari
biji-biji tersebut dengan cara ekstaksi. Coklat kristal
teobromin berwarna putih, rasanya pahit dan mencair pada
suhu 37oC. Teobromin sukar larut dalam air dan pelarut-
pelarut organik yang umum. Garam-garam teobromin
umumnya dapat larut dalam air (Sumardjo,2006)
• Teobromin mempengaruhi sistem tubuh manusia mirip
dengan kafein, tetapi pada efek yang lebih kecil. Teobromin
bersifat diuretik ringan, stimulan ringan, dan melemaskan
otot-otot halus pada bronkus. Dalam tubuh manusia, tingkat
teobromin yang dirasakan adalah antara 6-10 jam setelah
dikonsumsi.
BIOSINTESIS THEOBROMIN
Biosintesis dari teobromin dilakukan dengan tiga cara, antara lain :
• AMP → IMP → XMP → xanthosine → 7-methylxantin → theobromin
• GMP → guanosin → xanthosine → 7-methylxanthosine → 7-
methylxantin → teobromin.
• Santin → 3-metilsantin → teobromin

(Ashihara, et.al, 2008)


3. TEOFILLIN
• Teofillin ditemukan dalam jumlah kecil didalam
teh dan diperoleh dengan cara ekstraksi. Teofillin
mengkristal dengan satu molekul air kristal.
Kristal teofillin berwarna putih dengan titik lebur
268oC. Teofillin sukar larut dalam air dingin,
tetpai mudah larut dalam air panas dan
larutannya bereaksi netral. Kristal teofillin tidak
berbau, berasa pahit dan berkhasiat diuretik
(Sumardjo, 2006).
contoh tumbuhan yang mengandung alkaloid purin

• Kingdom : Plantae

COLA
• Kingdom : Plantae

TEH
KOPI

• Klasifikasi • Subkingdom : Tracheobionta • Subkingdom : Tracheobionta


Kingdom : Plantae • Super divisi : Spermatophyta • Super divisi : Spermatophyta
• Subkingdom : Tracheobionta • Divisi : Magnoliophyta • Divisi : Magnoliopsida
• Super divisi : Spermatophyta • Kelas : Magnoliopsida • Kelas : Magnoliopsida
• Divisi : Magnoliophyta • Sub kels : Dileniidae • Subkelas : Dilleniidae
• Kelas : Magnoliopsida • Ordo : Theales • Ordo : Marvales
• Sub kelas : Asteridae • Family : Theaceae • Family : Sterculiaceaae
• Ordo : Rubiales • Genus : Camellia • Genus : Cola
• Famili : Rubiaceae • Species : Camellia sinensis (L.) • Species : Cola nitida
• Genus : Coffea O.K • Kandungan : coffein,
• Species : Coffea arabica L. • Kandungan : coffein, tannin, dan theobromina
• Kandungan : kofein, sitosterin, sedikit minyak atsiri
stigmasterin