Anda di halaman 1dari 22

PROF. H.

HUTAPEA, SpOG (K)


 SIKLUS HAID TERAKHIR

 KADANG - KADANG DISINONIMKAN


DENGAN KLIMAKTERIUM
PENGERTIAN DAN BATASAN
MENOPAUSE OOPOROPAUSE ADRENOPAUSE

 PRESENIUM  SENIUM

 LANSIA 

PERIMENOPAUSE

 PREMENOPAUSE   PASCAMENOPAUSE 

…………………………KLIMAKTERIUM……………………
40 45 50 55 60 65
UMUR( TAHUN) 
 DIAWALI GANGGUAN HAID

 GEJALA JANGKA PENDEK

 GEJALA JANGKA PANJANG


 VASOMOTOR

 PSIKOLOGIK

LOKOMOTOR

GENITOURINARIA
 KARDIOVASKULER

 TULANG
 1985 : 9,4 JUTA
 PROYEKSI TAHUN 2000 = 16,2 JUTA

 52% DARI LANSIA  WANITA

 MASALAH HRT
 PRA, PERI DAN PASCA MENOPAUSE
 LANSIA
 KERJASAMA ANTAR DISIPLIN

 KERJASAMA DGN.ORGANISASI
WANITA
 DIET / GIZI SEJAK AWAL

 OLAH RAGA

 MENGATUR KEBIASAAN
(NO ALCOHOL,NO SMOKING)
 HRT
 KALSITONIN
 VIT-D
 KALSITRIOL
 SUPLEMENTASI KALSIUM
 SUSU
Menopausal Syndrome*) : Diagnosis Menopause*) :
 Usia 40-65 thn  Usia 40-65 thn
 Haid tidak teratur / oligomenore  Tidak haid > 12 bulan
 Keluhan (+)  Keluhan (+)
 FSH meninggi  FSH > 40 IU/ml
 E2 normal atau rendah  E2 < 30 pq/ml
 Sitologi vaginal  Sitologi vaginal

MENOPAUSE
(Perimenopouse & Postmenopouse)

< 40 thn ≥ 40 thn

Symptomatic (+) Asymptomatic

Uterus (-)
Uterus (+)

Menopouse Perimenopouse Post


Prekok Menopouse
Dini, mis: siklus reguler
Usia < 40 thn > 2 thn
Pil kontrasepsi kombinasi dgn
Pil kontrasepsi dosis rendah FSH
kombinasi dgn Estrogen
dosis rendah Jika terdapat resiko terus-menerus LIPID PROFILE
kardiovaskular rendah, tidak +
Estrogen atau Progestin
MAMOGRAFI
perokok, tidak hipertensi
terus-menerus terus-menerus
DEXA
+ Lanjut, mis : oligomenore
atau Progestin Estrogen terus-menerus atau
terus-menerus + Pengaturan
Pemberian Progestin siklus bila
atau hari ke-14 tiap siklusnya masih ingin
Pengaturan (hari ke 15-28) Haid
siklus bila
masih ingin atau Estrogen terus-menerus atau Tibolon
Haid + +/-
IUD Mirena Testosteron
atau Tibolon +/-
+/- Testosteron
Testosteron
ERT

HRT

Follow Up

*)Reddish S. Menopause : A Treatment Algorithm, Australian Family Physician. vol. 31; No. 5; May
2002; 423–424
 PRINSIP PENGOBATAN

 PENENTUAN JENIS HORMON

 CARA PEMAKAIAN

 WAKTU YANG TEPAT DAN LAMA


PENGOBATAN
 OESTROGEN

 PROGESTERON

 ANDROGEN

 TIBOLON

 NON HORMON
 OESTRIOL
 OESTRADIOL
 ESTRON SULFAT
 OESTROGEN KONJUGASI
 TIBOLON
 NORETHISTERON (ACETAT)

 MEDROXYPROGESTERON (ACETAT)

 LEVONORGESTREL

 CIPROTERONE (ACETAT)
 SIKLIK

 CONTINU
 GEJALA SAMPING

 INDIKASI KONTRA
 MEMANTAPKAN DOSIS

 MENILAI PENGOBATAN
 KANKER PAYUDARA

 KANKER RAHIM