Anda di halaman 1dari 15

RUPTUR SERVIKS

KELOMPOK 1
ANGGOTA KELOMPOK

1. Anggi Fatmala
2. Falentina Tabuni
3. Henny A. Yarisetou
4. Ulfah I. Rahayu
5. Yefi S. Warwer
6. Victori P.M Malakabu
DEFINISI

 Ruptur serviks adalah robekan yang terjadi pada


persalinan yang mengenai pinggir samping
serviks kadang-kadang sampai ke SBR dan
membuka parametrium.
ETIOLOGI

Robekan pada serviks terjadi karena:


1. Persalinan lama
2. Kelahiran dengan bantuan misalnya forsep, ekstrasi
vakum.
3. Persalianan pretiposisi ( secara spontan atau
distimulasi dengan oksitosik)
4. Kegagalan serviks atau berdilatasi karena kelainan
kongenital atau jaringan parut akibat luka terdahulu.
LANJUTAN….

 Apabila serviks kaku dan his kuat, serviks uteri


mengalami tekanan kuat oleh kepala janin, sedangkan
pembukaan tidak maju. Akibat tekanan kuat dan lama
ialah pelepasan sebagian serviks atau pelepasan serviks
secara sirkuler.
PATOFISIOLOGI

Serviks Pelepasan Robekan


kaku dan sebagian
serviks serviks
his kuat

Serviks uteri Serviks uteri


ditekan oleh ditekan oleh
kepala kepala
GEJALA KLINIS

 Biasanya robekan serviks ditandai dengan perdarahan .


 Robekan besar dan dalam  keadaan umum buruk
 Rehidrasi intravena  tidak membaik, segera pasang
tampon kasa dan segera rujuk.
DIAGNOSIS

 Robekan serviks yang dalam harus selalu dicurigai pada


perempuan yang mengalami pendarahan hebat dan
setelah kala tiga persalinan, khususnya jika uterus
berkontraksi kuat.
 Pada pasien dengan ruptur serviks dapat diidentifikasi
dengan ekplorasi luka dengan pemeriksaan inspekulo.
KOMPLIKASI
Komplikasi awal

• Perdarahan
• Hematoma
• Retensi urine
• Infeksi

Komplikasi lanjut

• Jaringan parut dan stenosis (penyempitan) vagina.


• Vesiko vagina, vesiko serviks atau fistula
TERAPI

 Robekan serviks harus dijahit bila berdarah atau > 1 cm


 Kadang-kadang, bibir depan serviks tertekan diantara
kepala anak dan sympisis sehingga mengalami nekrosis
lalu terlepas
 Ada kalanya seluruh porsio terlepas, terutama pada
primitua. Bagian yang terlepas tersebut berbentuk cincin
(circular detachment)
PERBAIKAN ROBEKAN SERVIKS

 Lakukan tindakan asepsis dan antisepsis pada vagina


dan serviks.
 Pada umumnya tidak diperlukan anestesia. Jika robekan
luas atau jauh sampai ke atas, berikan petidin dan
diazepam IV secara perlahan.
 Minta bantuan untuk menahan fundus.
 Jepit bibir serviks dengan klem ovum, lalu pindahkan
bergantian searah jarum jam sehingga semua bagian
serviks dapat diperiksa.
PERBAIKAN ROBEKAN SERVIKS

 Pada bagian yang terdapat robekan, tinggalkan 2 klem


di antara robekan.
 Jahit robekan serviks dengan catgut kromik 0 secara
jelujur, mulai dari apeks.
 Jika sulit dicapai dan diikat, apeks dapat dijepit dengan
klem ovum atau klem arteri dan dipertahankan 4 jam.
Kemudian setelah 4 jam, klem dilepas sebagian saja,
dan 4 jam berikutnya dilepas seluruhnya
 Jika robekan meluas sampai melewati puncak vagina,
lakukan laparotomi