Anda di halaman 1dari 7

ANATOMI RESPIRASI

PADA AVES
ANATOMI PADA AVES
Jalur pernapasan (masuknya udara ke dalam tubuh) pada burung berturut-turut sebagai berikut.
- Udara masuk melalui dua pasang lubang hidung yang terdapat pada pangkal paruh sebelah
atas dan pada langit-langit rongga mulut.
- Udara diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan
trakea.
- Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin, dan bagian akhir
trakea bercabang menjadi dua bagian, yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri.

- Dalam bronkus pada pangkal trakea, terdapat sirink (siring), yang pada bagian dalamnya
terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar dan dapat menimbulkan suara.
Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus, yang merupakan bronkus sekunder, dan dapat
dibedakan menjadi ventrobronkus (bagian ventral) dan dorsobronkus (bagian dorsal).
Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus oleh banyak parabronkus (100 atau lebih).
Parabronkus berupa tabung kecil. Di parabronkus bermuara banyak kapiler, sehingga
memungkinkan udara berdifusi.
- Selain paru-paru, burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus
pneumatikus). Kantung-kantung udara ini terdapat pada pangkal leher (saccus cervicalis), rongga
dada (saccus thoracalis anterior dan posterior), antara tulang selangka atau korakoid (saccus
interclavicularis), ketiak (saccus axillaris), dan di antara lipatan usus atau rongga perut (saccus
abdominalis). Kantung udara berhubungan dengan paru-paru, berselaput tipis, tetapi tidak
terjadi difusi udara pernapasan. Adanya kantung udara mengakibatkan, pernapasan pada
burung menjadi efisien.

Kantung udara memiliki beberapa fungsi berikut.


1) Membantu pernapasan, terutama pada waktu terbang, karena menyimpan oksigen cadangan.
2) Membantu mempertahankan suhu badan dengan mencegah hilangnya panas badan secara
berlebihan.
3) Membantu memperkeras suara dengan memperbesar ruang siring.
4) Mengatur berat jenis (meringankan) tubuh pada saat burung terbang.