Anda di halaman 1dari 18

Taeniasis

Luthfi Octafyan

1310211038

Definisi

Taeniasis adalah infeksi oleh cacing pita genus Taenia.

Taenia Solium (Cacing pita Babi) Taenia Saginata (Cacing pita Sapi) Taenia Asiatica (Cacing Pita Asia)

Epidemiologi

Tersebar di seluruh dunia Prevalensi T. solium > T. saginata Prevalensi tebesar di daerah pedesaan Daerah Endemik berat : Afrika selatan, Gurun sahara, unisoviet

Daerah Endemik sedang : India, asia selatan, jepang, Filipina, amerika latin

Faktor Risiko

Makan daging sapi/babi mentah atau kurang masak Lingkungan dengan sanitasi yang buruk

Etiologi

Taenia Solium (Cacing pita Babi) Taenia Saginata (Cacing pita Sapi) Taenia Asiatica (Cacing Pita Asia)

Taenia Solium

Kepala : Scolex Ruas : Prologtid Ujung prologtid telur Prologtid Gravid Keseluruhan cacing Scolex-Prologtid Strobila Panjang : 4-10 meter Prologtid : 1000-2000 Telur : 30-40 mikron Mempunyai 4 batil isap dgn 25-30 pengait (rostellum)

Taenia Saginata

Kepala : Scolex Ruas : Prologtid Ujung prologtid telur Prologtid Gravid Keseluruhan cacing Scolex-Prologtid Strobila Panjang : 4-10 meter Prologtid : 1000-2000 Telur : 30-40 mikron Mempunyai 4 batil isap tanpa pengait (rostellum)

Taenia Saginata • Kepala : Scolex • Ruas : Prologtid • Ujung prologtid  telur 

Taenia Asiatica

Mempunyai gambaran morfologi yg mirip dengan T. saginata, tetapi mempunyai alat isap yg rudimenter dengan rostelum

telanjang.

Taenia Asiatica • Mempunyai gambaran morfologi yg mirip dengan T. saginata, tetapi mempunyai alat isap yg

Siklus Hidup

Gejala

Umumnya tidak menimbulkan gejala atau menimbulkan gejala ttp ringan

Nausea Nyeri perut Mual Lemah Pusing Diare Pruritus Nafsu makan meningkat Berat badan turun

Taenia solium dapat menyebabkan cysticercosis kejang dan kerusakan otot dan mata

Diagnosis

Ditemukan prologtid dan telur dalam tinja

Tatalaksana

Prazikuantel (Dosis tunggal, 10mg/kgBB) Niclosamide menimbulkan nekrosis pada scolex (Dosis : 2gr/kali) Albendazol menurunkan produksi ATP oleh cacing, menimbulkan kekurangan energy, imobilisasi dan akhirnya kematian (Dosis :

400mg/oral 2 kali sehari selama 8-30 hari)

Pencegahan

Menghilangkan sumber infeksi dengan mengobati pasien taeniasis Pendidikan kesehatan untuk mengubah kebiasaan penduduk dalam

Pembuangan kotoran (tinja) yg sembarangan Kebiasaan memakan daging yg tidak dimasak secara sempurna

Pengawasan rumah potong yg baik

Prognosis

Infeksi T.saginata mempunyai prognosis yg baik, jarang menimbulkan komplikasi

Infeksi T.Solium dpt memberi komplikasi serius terutama Cysticercosis pada SSP yg memberi prognosis kurang baik

Referensi

CDC IPD UI