Anda di halaman 1dari 14

STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH (SAP)

DAN
INTERNATIONAL PUBLIC SECTOR
ACCOUNTING STANDART (IPSAS)

Kristanti Kusworo 155020300111005


Nailah Zulfia 155020301111054
PERKEMBANGAN PENYUSUNAN STANDAR
AKUNTANSI PEMERINTAH (SAP)

B 1. PP Nomor 105 Tahun 2000 (berlaku 13 Juni 2005)


L E Menyebutkan bahwa penatausahaan dan pertanggungjawaban
A L keuangan daerah berpedoman pada standar akuntansi pemerintah
T A daerah yang berlaku.
A K
R 2. UU no. 17 Tahun 2003 (berlaku pada tahun 2003)
A
Menyebutkan bahwa bentuk dan isi laporan pertanggungjawaban
N
keuangan pempus dan pemda disajikan sesuai dengan standar
G
akuntansi pemerintah.

Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) pertama kali yang diterbitkan oleh Komite
Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP) adalah Peraturan Pemerintah Nomor
24 Tahun 2005 pada tanggal 13 Juni 2005.
STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH (SAP)

Standar Akuntansi Pemerintahan, yang selanjutnya disingkat


SAP, adalah prinsip-prinsip akuntansi yang diterapkan dalam
menyusun dan menyajikan laporan keuangan pemerintah. (Pasal 1
angka (3) PP No. 71 Tahun 2010).

SAP PSAP

dinyatakan dalam bentuk


Kerangka Konseptual Akuntansi
Pemerintahan.
•konsep dasar penyusunan dan pengembangan,
serta acuan bagi KSAP, penyusun laporan
keuangan, pemeriksa, dan pengguna laporan
keuangan dalam mencari pemecahan atas
sesuatu masalah yang belum diatur dalam PSAP.

IPSAP
PSAP
•penjelasan, klarifikasi, dan uraian lebih lanjut atas
PSAP.

Buletin Teknis SAP

•informasi yang berisi penjelasan teknis akuntansi


sebagai pedoman bagi pengguna.
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN
Basis Akuntansi dalam SAP

SAP Berbasis Akrual SAP Berbasis Kas Menuju Akrual


SAP yang mengakui pendapatan, SAP yang mengakui pendapatan,
beban, aset, utang, dan ekuitas belanja, dan pembiayaan berbasis
dalam pelaporan finansial berbasis kas, serta mengakui aset, utang,
akrual, dan ekuitas dana berbasis akrual.

Penerapan SAP Berbasis Akrual


dapat dilaksanakan secara bertahap Dapat berlaku selama masa transisi
dari penerapan SAP Berbasis Kas bagi entitas yang belum siap untuk
MenujuAkrual menjadi penerapan menerapkan SAP berbasis Akrual.
SAP Berbasis Akrual paling lambat
sampai tahun anggaran 2014)
PSAP (PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI
PEMERINTAH)

PSAP terdiri atas 12 pernyataan, yaitu:


 PSAP 01 : Penyajian Laporan Keuangan
 PSAP 02 : Laporan Realisasi Anggaran (LRA) berbasis kas
 PSAP 03 : Laporan Arus Kas
 PSAP 04 : Catatan atas Laporan Keungan
 PSAP 05 : Akuntansi Persediaan
 PSAP 06 : Akuntansi Investasi
 PSAP 07 : Akuntansi Aset Tetap
 PSAP 08 : Akuntansi Konstruksi dalam Pengerjaan
 PSAP 09 : Akuntansi Kewajiban
 PSAP 10 : Koreksi Kesalahan, Perubahan Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi dan Operasi yang tidak
dilanjutkan.
 PSAP 11 : Laporan Keungan Konsolidasian
 PSAP 12 : Laporan Operasional (LO)
ENTITAS PELAPORAN DAN ENTITAS AKUNTANSI

Entitas Pelaporan

•Entitas pelaporan menurut PP No. 71 Tahun 2010 adalah


unit pemerintahan yang terdiri atas satu atau lebih entitas
akuntansi yang menurut ketentuan peratura perundang –
undangan wajib menyampaikan laporan pertanggung
jawaban berupa laporan keuangan

Entitas Akuntansi

•Entitas akuntansi menurut PP No. 71 Tahun 2010 adalah


unit pada pemerintahan yang mengelola anggaran,
kekayaan, dan kewajiban yang menyelenggarakan akuntansi
dan menyajikan laporan keuangan atas dasar akuntansi
yang diselenggarakan
PERUBAHAN DALAM PSAP

KSAP menyusun
Badan Pemeriksa
rancangan perubahan Menteri Keuangan
Keuangan
PSAP
(International Public Sector Accounting
Standards)
IPSAS
IFAC

IPSASB

IPSAS
IPSAS

Accrual Cash
PEMERINTA
IPSAS H

Meningkatkan kualitas dan daya banding informasi keuangan


yang dilaporkan entitas-entitas sektor publik di seluruh dunia
ISI IPSAS

1) IPSAS 01 : Penyajian laporan keuangan


2) IPSAS 02 : Laporan arus kas
3) IPSAS 03 : Surplus atau defisit bersih
4) IPSAS 04 : Pengaruh perubahan tukar mata uang asing
5) IPSAS 05 : Biaya pinjaman
6) IPSAS 06 : Laporan Keuangan Konsolidasi dan Akuntansi Entitas
7) IPSAS 07 : Akuntansi untuk Investasi dalam Perusahaan Asosiasi
8) IPSAS 08 : Pelaporan Keuangan Kepentingan dalam Ventura Bersama
9) IPSAS 09 : Pendapatan dari Transaksi Bursa
10) IPSAS 10 : Pelaporan Keuangan dalam Hyperinflationary Ekonomi
11) IPSAS 11 : Kontrak Konstruksi
12) IPSAS 12 : Persediaan
13) IPSAS 13 : Sewa
14) IPSAS 14 : Peristiwa setelah tanggal laporan
15) IPSAS 15 : Instrumen Keuangan : Penyajian dan Pengungkapan
16) IPSAS 16 : Properti investasi
17) IPSAS 17 : Aktiva tetap
18) IPSAS 18 : Pelaporan segmen
19 IPSAS 19 : Provisi
20) IPSAS 20 : Pengungkapan pihak terkait
21) IPSAS 21 : Penurunan Non-Cash-Generating Aset IPSAS 20
22) IPSAS 22 : Pengungkapan Informasi Keuangan tentang Sektor Pemerintah Umum
23) IPSAS 23 : Pendapatan dari Transaksi Luar Bursa (Pajak dan Transfer)
24) IPSAS 24 : Penyajian Informasi Anggaran dalam Laporan Keuangan
25) IPSAS 25 : Imbalan Kerja
26) IPSAS 26 : Penurunan Nilai Aktiva Kas-Pembangkit
27) IPSAS 27 : Pertanian
28) IPSAS 28 : Instrumen Keuangan : Penyajian
29) IPSAS 29 : Instrumen Keuangan : Pengakuan dan Pengukuran
30) IPSAS 30 : Instrumen Keuangan : Pengungkapan
31) IPSAS 31 : Aktiva tidak berwujud