Anda di halaman 1dari 35

Achmad Dzulfiqar

(125060101111001)
M.Rizky Hari Saputra
(125060101111008)
Kelompok 1
Deret Tak Hingga

Deret tak hingga merupakan jumlahan dari 1yaitu a1+a2+…+an .



a
n n

Notasi deret tak hingga adalah 
n1
an .
Kekonvergenan suatu deret dapat di ketahui dari kekonvergenan
barisan jumlahan parsial yaitu , lim S n
n ,dimana :
S 1
a
1

S 2
a
1
a
2

S aaa
3 1 2 3


S aa
n 123

a 
...
a
n

Dan 
S
n


n
1S,
1S
2,
...,
S
k,
....

Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2 2


Pu 1324
Deret Suku Positif

Sebuah  a disebut deret suku positif, bila semua suku-


n1
n

sukunya positif. Berikut ini adalah deret-deret suku positif yang


sering digunakan :
1. Deret geometri
2. Deret harmonis
3. Deret-p
Deret–p akan dibahas secara khusus dalam uji integral

Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2 5


Pu 1324
Uji Deret Positif

1. Uji integral
2. Uji Banding
3. Uji Banding limit
4. Uji Rasio
5. Uji Akar

Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2 15


Pu 1324
Uji Deret Positif

Uji integral

Misal  a n merupakan deret suku positif dan monoton turun,
n1

dimana a
f
n

n
n

B, maka integral tak wajar dari f(x)
b
adalah 


f
x
dx

.
lim
f
x
dx
1

b
1
Bila nilai limit dari integral tak wajar tersebut tak hingga atau tidak
ada, maka deret divergen.

Bila nilainya menuju suatu nilai tertentu(ada), maka deret


konvergen.

Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2 16


Pu 1324
Uji Deret Positif

Uji Banding
Bila untuk n  N, berlaku bn  an maka
 
a. Bila  bn konvergen, maka  an juga konvergen
n 1 n 1
 
b. Bila  an divergen, maka  bn juga divergen
n 1 n 1
Jadi pada uji banding ini, untuk menentukan kekonvergenan
suatu deret, bila menggunakan sifat a maka deret
pembandingnya adalah yang bersifat konvergen.

Sedangkan bila menggunakan sifat nomor 2 maka deret


pembandingnya adalah yang bersifat divergen.
Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2 17
Pu 1324
Uji Deret Positif

Uji Banding Limit


 
Misal  an dan b n , merupakan deret suku positif dan
n1 n 1
, L a berlaku
 lim n
n 
 bn
– Bila 0 < L <  , maka kedua deret bersama-sama konvergen
atau bersama-sama divergen
 
– Bila L = 0, dan  b n adalah deret konvergen, maka  an.
n 1 n1
juga konvergen
 
– Bila L =  dan  bn adalah deret divergen maka  an.
n 1 n1
juga divergen
Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2 18
Pu 1324
Uji Deret Positif
Uji Rasio

 a
Misal  an merupakan deret suku positif dan  lim n1
n1 n an
maka berlaku

– Bila <1, maka deret konvergen

– Bila >1, maka deret divergen

– Bila =1, maka uji gagal

Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2 19


Pu 1324
Uji Deret Positif
Uji Akar


Misal  an 
merupakan deret suku positif dan r n
lima,
n
n1 
n
maka berlaku

– Bila r < 1, maka deret  an konvergen
n1

– Bila r > 1, maka deret  an divergen
n1
– Bila r = 1, maka uji gagal

Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2 20


Pu 1324
Geometri Analitik Ruang
• Sistem Koordinat Kartesius
• Sistem Koordinat Kutub
• Sistem Koordinat Bola
• Sistem Koordinat Tabung

Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2


Pu 1324
Sistem Koordinat Kartesius
• Dalam sebuah system koordinat cartesius,
terdapat dua buah sumbu yang saling tegak
lurus (dimensi 2) dan terdapat tiga buah sumbu
yang saling tegak lurus (dimensi 3)
• Ketiga sumbu tersebut menentukan tiga bidang
yaitu bidang xy, yz, dan xz yang membagi ruang
menjadi delapan oktan (gambar 2.1). Terhadap
titik P dalam ruang yang berpadanan suatu
bilangan berurut (x,y,z), yaitu koordinat cartesius
yang mengukur jarak-jarak berarah dari tiga
bidang tersebut

Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2


Pu 1324
Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2
Pu 1324
Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2
Pu 1324
Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2
Pu 1324
Sistem Koordinat Kutub
• Untuk mengenal koordinat kutub, kita dapat memulai
dengan menggambar sebuah setengah garis tetap yang
dinamakan sumbu kutub yang berpangkal di titik 0. Titik
tersebut dinamakan titik kutub atau titik asal. Biasanya
sumbu kutub ini kita gambar mendatar dan mengarah ke
kanan oleh karena itu disebut sumbu 𝑥 positip pada
system koordinat cartesius.x

Setiap titik 𝑃 adalah perpotongan antara sebuah


lingkaran tunggal yang berpusat di 0 dan sebuah sinar
tunggal yang memancar dari 0. Jika 𝑟 adalah jari-jari
lingkaran dan 𝜃 adalah salah satu sudut antara sinar dan
sumbu kutub, maka 𝑟,𝜃 adalah sepasang koordinat kutub
dari titik 𝑃.

Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2


Pu 1324
Rabu 23 Maret 2011 Matematika Teknik 2
Pu 1324
KOORDINAT BOLA
Z

Jika tiap titik dihubungkan pada


P(  , ,  ) pasangan berurutan (  , ,  ) ,
yang ditunjukkan seperti gambar
disamping .  merupakan
sudut yang sama seperti pada
koordinat silinder.

O Y

Sedangkan  merupakan
ukuran dari sumbu z positif
sedemikian sehingga 0    180

X Dan jarak   0 ,
Komponen pasangan terurut (  , ,  )
disebut dengan titik Koordinat bola.
Perhatikan gambar di samping!
Lihat Segitiga OAP , OA   sin  ,
Z dan segitiga OAB,
x  OB
 OA cos 
P(  , ,  )
  sin  cos 
Juga pada segitiga OAC,
z

O

C Y y  OC
x
B
y  OA sin 
A   sin  sin 
X
Juga pada segitiga OAP,
z  AP   cos 
Teorema 5.1.4
• Hubungan antara koordinat bola (  , ,  ) dan
koordinat kartesius (x,y,z) dari titik pada ruang
adalah x   sin  cos 
y   sin  sin 
x   cos 
Dan     , nilai tan  y
2 2 2
x y z x
z
cos  

Contoh

Tentukan Koordinat kartesius dari titik yang


mempunyai koordinat bola (6, 60o , 30o ) !
Penyelesaian
x  6 sin 30o cos 60o y  6 sin 30o sin 60o
1 1 1 1
 6. .  6. .
2 2 z  6 cos 30 o
2 2
3
3 1 3
  6. 3  3
2 2 2
3 3

3 3 
Jadi, (x, y, z)   , 3 ,3 3 
2 2 
Sistem Koordinat Tabung
• Sistem koordinat tabung menggunakan
koordinat kutub 𝑟 dan 𝜃 sebagai pengganti
koordinat cartesius 𝑥 dan 𝑦 pada bidang.
Sedangkan untuk koordinat 𝑧 sama seperti
dalam koordinat cartesius. Pada koordinat ini,
kita membatasi 𝑟≥0 dan 0≤𝜃<2𝜋

5/9/2018
5/9/2018