Anda di halaman 1dari 74

ASUHAN KEPERAWATAN

BAYI BARU LAHIR


Etty Komariah SKp, MKep
Perawatan bayi baru lahir

Terdiri dari :

A. Perawatan segera
B. Perawatan selanjutnya
(pemeriksaan)
A.Perawatan segera newborn

• Mulai sejak bayi dilahirkan iaitu :


– Suction untuk mengeluarkan lendir
dan darah untuk melapangkan
saluran pernafasan.
– Nilai keadaan bayi menggunakan
Apgar score (1 menit dan 5
menit setelah lahir)
– Jaga kehangatan pada bayi
APGAR SCORE
 Dikemukakan pertama kali oleh Virginia
Apgar (1952-1974).
 Yaitu satu cara yang digunakan untuk menilai
keadaan bayi masa lahir dengan memberi no
skor. (numerical assessment of baby at birth).
 5 tanda tanda vital dinilaikan dengan nilai @
score 0, 1, atau 2.
 Score diberi pada 1 menit dan 5 menit
selepas kelahiran.
 Tanda2 yang dinilaikan: warna kulit,
respiratori, nadi, tonus otot & respon.
APGAR SCORE
Bil Tanda Score 0 Score 1 Score 2

1 Appearance Biru, pucat Badan pink, Keseluruhan


(Warna kulit) tangan kaki biru badan pink

2 Pulse rate Tidak ada < 100 x/mnt > 100 x/mnt
(frekuensi nadi)

3 Grimace (reaksi Tidak ada Sedikit gerakan Batuk dan


rangsangan) mimik muka bersin

4 Activity (tonus Tidak ada Ekstrimitas Gerakan aktif


otot) sedikit fleksi

5 Respiration Tidak ada Lemah tidak Baik,


teratur menangis
kuat.
Ulasan Apgar score.
Jika Apgar score bayi 8 -10 berarti bayi
sehat.
Jika Apgar score 5 -7 ini menunjukkan
bayi mengalami ‘mild asphyxia’ .
Jika Apgar score 0 – 4 menunjukkan
bayi tidak dapat bernafas dan perlu
resusitasi aktif.
Pediatrician perlu diberitahu jika apgar
score kurang dari 3 pada 1 minit.
B. Perawatan selanjutnya:
Pemeriksaan Fisik bayi baru
lahir
Tujuan pemeriksaan bayi baru lahir.
1. Mengenal ciri ciri bayi baru lahir.
2. Mengindentifikasi keabnormalan supaya
dapat diambil tindakan segera untuk
mencegah komplikasi
3. Menilai kesehatan bayi sebelum
discharge
Sebelum pemeriksaan bayi :

1. Cuci tangan  Cegah infeksi.


2. Kuku pendek  Cegah kecederaan.
3. Jangan biarkan bayi terpapar pada
suhu dingin: tutup kipas dan jendela
matikan AC. Periksa dengan tangan
dan alatan yang hangat.
4. Lakukan pemeriksaan dengan cepat.
Pemeriksaan bayi baru lahir.
 Lakukan observasi keadaan umum
(general appearance)
 Timbang berat badan,
 Ukur panjang dan lingkar kepala.
 Periksa tanda-tanda vital
 Pemeriksaan fiisik: kepala – kaki
 Pemeriksaan refleks
1. General Appearance
 Warna kulit : pink/biru/jaundice
Normal bilirubin konjugasi : 0.2 – 1.4 mg (dl)
Jaundice fisiologi (neonatorum
hiperbilirubiemia), kadar bilirubin > 5 mg/dl :
 pada bayi cukup umur , jaundice terjadi
setelah 24 jam dan menghilang pada hari
ke-7.
 Pada bayi prematur, jaundice terjadi
setelah 48 jam dan menghilang pada hari
ke 9-10
 Tonus otot
 Kemampuan menangis
 Postur semasa rehat, gerakan-gerakan
spontan
 Simetrisitas badan
2. Timbang berat badan
• Bisa dilakukan diruang bersalin atau di ruang
bayi baru lahir
• BB bayi cukup umur : 2500 g – 4000 g
3. Ukur panjang, lilitan kepala dan
dada
Pengukuran bayi :
• panjang (normal) :
46-52 cm
• Lingkar kepala : 33-
35 cm
• Lingkar dada: 30-
33 cm
B. Pemeriksaan Vital signs
1. HEART RATE
o Dengarkan denyut jantung apikal selama 1 menit
: frekuensi, ritme, dan intensitas, posisi nadi
apikal, suara abnormal
- Bradikardia : < 110 beats/min
- Normal : 110-160 beats/min
- Takikardia : > 160 beats/min
Vital signs…cont’d
2. RESPIRASI
Hitung respirasi selama 1 menit
Frekuensi respirasi normal : 30-60 breaths/min

3. SUHU BADAN
Suhu badan normal : 36.5°C-37.2°C
Dilakukan secara rektal sekaligus untuk
memeriksa anus membuka atau tidak
(imperforate)
Pengukuran suhu :
-jam ke-1 : setiap 30 menit
- jam ke-1 sehingga jam ke-4 : 1 kali/jam
- jam-jam seterusnya : setiap 8 jam
Vital signs…cont’d

TEKANAN DARAH
- Diukur dengan ukuran cuff 1-2 inch
- normal BP neonat:
• sistolik : 60-80 mmHg
• diastolik: 40-50 mmHg
Pemeriksaan fisik
newborn
1. KEPALA
• Biasa bulat dan tidak
bengkak.
• Jika bengkak ‘caput
succedenum’ :
Pembengkakan jaringan
lembut kulit kepala akibat
tekanan pada kepala
semasa proses bersalin
(hilang secara spontan
dalam 24 jam)
• Molding :
tulang-tulang kepala
saling bertindih
(overlapping).

Terjadi semasa
descent kepala
fetus kedalam
pelvis untuk
kurangkan lingkar
kepala

Berkurang dalam
beberapa hari
• Cephalhematoma :
darah berkumpul di
antara periosteum and
tulang kepala yang
menutupinya.
• Fontanel (ubun-ubun) :
Palpasi fontanel anterior (bentuk diamond)
: menonjol atau menekan semasa bayi
menangis, batuk atau muntah.
Ubun-ubun anterior menutup pada umur
bayi 12-18 bulan
• Fontanel besar : pada bayi prematur
dan hydrocephalus
• Fontanel kecil : pada bayi postterm dan
microcephaly
2. Muka
inspeksi : simetrisitas dan tanda-tanda
down syndrome

DOWN SYNDROME
3. Mata (visual stimuli):
Periksa :
 Ukuran dan equality
pupil, reaksi terhadap
cahaya, refleks
mengedipkan mata
semasa ada cahaya
(blinks reflex)
 inflamasi pada kelopak
mata
 Edema atau lebam pada
mata
 Perdarahan dari
subconjunctiva
4. Mulut
cleft lip/cleft palate
 Inspeksi lidah, gusi dan
palatum
• Kaji penutupan palatum
( cleft lip/cleft palate), gigi
• Pengeluaran air liur
berlebihan
• Infeksi
• Refleks mengisap (sucking
eipstein’s pearl
reflex)
• eipstein’s pearl (lesi jenis
milia pada pertengahan
palatum keras akibat
pengumpulan sel epitel)
5. Telinga
• Inspeksi posisi telinga dilihat dari
kantus mata
 daun telinga (pinna) mesti sejajar
dengan kantus mata.
Low set-ear → abnormaliti
kongenital
Posisi telinga
dilihat dari kantus mata

NORMAL ABNORMAL ANGLED TRUE LOW-SET EAR


EAR
D. Leher
Inspeksi leher bayi :
• Pendek
• Edema
• Banyak lipatan-lipatan kulit
E. Dada
 Inspeksi :
Bentuk dan dada : normalnya simetris dan
lebih kecil daripada kepala
Gerakan respirasi : selaras/tidak
breast engorgement
Pengeluaran cairan seperti susu( witch’s
milk) dari puting bayi
 Kaji suara pernafasan : normal jernih,
senyap.
 Gangguan pernafasan  sternal dan
subcoastal recession
F. Abdomen
Inspeksi :
Bentuk abdomen : bulat, agak buncit
Simetrisitas
Umbilical cord :
• Posisi : normal : ditengah antara xiphoid process
dan simfisis (lepas dalam 7-9 hari)
• Pendarahan
• Umbilical hernia
• Inflamasi Jelly cord
UMBILICAL
HERNIA
INLAMASI
JELLY CORD
G. Genitalia
 Perempuan :
• labia majora mestinya menutupi labia minora,
• pseudomenstruation (karena pengurangan hormon ibu)
• smegma pada labia minora
 Lelaki :
• Kaji lubang kencing (urinary opening/meatus ):
normal : di hujung penis
Hipospadia : di bawah penis
Epispadia : di atas penis
• Phimosis : kulit luar melekat pada glans penis
• Testis biasanya descended semasa lahir pada bayi cukup
umur
• Ada rugae (lipatan) pada skrotum bayi cukup umur,
sedangkan pada bayi prematur tidak ada rugae
Genitalia eksterna pada newborn
lelaki dan perempuan

PHIMOSIS
Ambiguous genitalia
Hypospadias Epispadias Hypospadias
H. Ekstrimitas
• Periksa tangan dan kaki apakah lemah, sama
panjang.
• patah / lumpuh.
• Biasa ujung tangan akan sampai kepangkal
peha.
• Kaji jari tangan : extra or kurang, abnormaliti,
palmar creases, dan fraktur
Polydactily : adanya tambahan jari
Syndactily : pelekatan jari
A simian crease : garisan tunggal pada
tapak tangan → Down Syndrom
POLYDACTILIA SYNDACTILIA
SIMIAN
CREASE
I. Punggung
1. Inspeksi : bentuk, abnormalitas dan refleks
• Normal :
 Tampak lurus dan datar kerana lengkung sakral
belum berkembang sehingga bayi mulai duduk
 Simetris
 Ada refleks melengkungkan pinggang jika ada
sentuhan pada punggung (trunk incurvation
reflex)
• Abnormalitas bahagian punggung:
 spina bifida
 meningocele
spina bifida
meningocele.
J. Periksa anus :

• Masukkan rectal thomometer


dalam rectum sepanjang 2.5 cm.
• Kalau thermometer tidak dapat
masuk  tidak ada lubang anus
( imperforat)
Imperforated anus
6. Pemeriksaan reflex newborn
Setelah pemeriksaan umum dan fisik, pakai
baju bayi dan lakukan pemeriksaan
refleks.
– Reflex Moro.
– Reflex rooting.
– Reflex grasp.
– Reflex sucking
– Reflex swallowing
– Reflex grasp palmar/plantar
– Reflex stepping
– Reflex tonic neck
• Moro/startle reflex
Refleks terkejut
semasa mendengar
suara atau
merasakan
pergerakan tiba-tiba:
tangan abduksi dan
ekstensi , jari-jari
tangan menjauh
• Rooting reflex
Bayi memutarkan
kepala ke arah
rangsangan (cth.
Sentuhan pada
bibirnya) dan
membuka
mulutnya
• Sucking reflex
 Bayi membuka mulut
dan mengisap putting.
 Boleh dicek dengan
memasukkan jari ke
mulutnya

• Swallowing reflex
 Refleks menelan
berkoordinasi dengan
refleks menghisap dan
bernafas
• Grasp palmar
plantar reflex

Jari tangan bayi


memegang jari
pemeriksa, jari kaki
bayi menggulung
• Tonic neck
reflex

Semasa kepala
bayi menghadap
ke kiri, tangan dan
kaki pada sisi kiri
ekstensi, manakala
tangan dan kaki
kanan fleksi (dan
sebaliknya)
• Stepping
reflex
Bayi
terangsang
untuk berjalan
dengan
tumitnya
semasa
diberdirikan
Perawatan bayi selanjutnya.
Masalah Keperawatan dan Intervensi

1.Resiko terjadi hipotermia.


• Ukur suhu badan bayi tiap tiap jam sehingga
stabil.
• Letakkan tempat tidur bayi jauh dari jendela,
kipas atau pintu.
• Mandikan bayi dengan cepat ( jangan terpapar
pada udara yang sejuk terlalu lama)
• Ajarkan kepada ibu cara mencegah kehilangan
suhu bayi.
• Pastikan bayi sentiasa di’bedong’ dan diselimuti
Mencegah hipotermia.
Pengurusan bayi selanjutnya.....

2. Resiko terjadi hipoglikemia.


• Segera beri air susu (ASI) ½ -
1jam selepas kelahiran.
• Lakukan pemberian ASI dengan
teknik yang betul.
• Nasihatkan ibu untuk makan
makanan yang seimbang supaya
dapat menghasilkan air susu yang
cukup.
3. Resiko terjadi injuri .
Beritahu Ibu :-
• Jangan meletakkan bayi ditempat yang
tinggi yang tidak ada penghalang di
tepinya.
• Mandikan bayi dengan teknik yang betul
• Pastikan pin popok bayi disematkan dan
diletakkan jauh dari badan. (jika
menggunakan pin)
Letakkan bayi ditempat yang
aman
4.Resiko terjadi infeksi
• Cuci tangan sebelum dan selepas
memegang bayi.
• Perhatikan tanda tanda infeksi :
- Suhu badan meningkat
- Mulut – Oral thrush.
- Kulit – septic spot.
- Cord – Omphalitis.
- Mata – conjunctivitis (merah,
discharge).
Oral thrush.
septic spot.
Omphalitis..
(inflamasi pada umbilical stump)
Funisitis-
(Inflamation of umbilical cord)
Eye discharge
Mencegah infeksi...
• Bersihkan dan keringkan dengan baik lipatan2 kulit spt
punggung, leher, selangkangan. Beri cream jika perlu.
• Bersihkan dan keringkan genitalia bayi setelah BAK
dan BAB . Beri cream jika perlu. Jangan taburkan talc
powder.
• Gendong bayi jika diperlukan saja. Angkat atau
gendong dengan lemah lembut supaya tidak
menyebabkan gesekan pada kulit.
• Ganti kain alas bayi segera jika basah oleh urin
• Jauhkan bayi dari orang2 yang mengalami URTI.
• Gunakan alat2 perawatan bayi secara individu.
Baby’s layyet- sentiasa bersih
Perawatan bayi selanjutnya...
 Berikan Immunisasi.
• Bayi baru lahir  BCG + Hep B dos 1 diberi dalam
masa 24 jam .
• Immunisasi lanjutan  klinik kesihatan/ RS

 Beri Pendidikan kesehatan pada ibu mengenai :


• Perawatan kulit bayi.
• Cuci umbilical cord.
• Penyusuan ibu (Inisiasi Menyusui Dini)
• Immunisasi.
• Maternal and infant bonding.
Suntikan Hepatitis B
Cara-cara meningkatkan
bonding-attachment
• Kangaroo care
 Dimulai segera setelah bayi
lahir sambil menyusu ibu
 Bayi diletakkan di atas
abdomen dan dada ibu/bapa
dan didekap
(skin-to-skin contact )
 Ibu/bapa memandang ke
arah bayi dengan kasih
sayang (view-hold-touch)
• Rooming-in
 Adalah perawatan ibu dan
bayi di rawat dalam satu
ruangan
 Memberi kesempatan
pada ibubapa untuk
memberi perawatan pada
bayinya
 Dilakukan pada bayi
cukup umur dan sihat, ibu
yang sehat dan tidak ada
komplikasi
Ciri-ciri normal
pada kulit
bayi baru lahir
Lanugo
 Rambut halus yang
melapisi tubuh dan
ekstrimitas fetus
 Hilang dalam
minggu pertama
setelah lahir
 Lanugo lebih
banyak pada bayi
prematur
Vernix caseosa

Bahan seperti keju


(lapisan putih)
dibuat daripada
sel-sel dan sekresi
kelenjar.
Melindungi kulit
dari iritasi
Milia
“jerawat’ putih yang
terbentuk karena
sumbatan kelenjar
sebaceous
Terutama terdapat pada
kawasan muka
Hilang dalam beberapa
minggu selepas lahir
 Akrosianosis :
kebiruan pada
tangan dan kaki
Akibat sirkulasi
perifer yang belum
sempurna

 Deskuamasi :
pengelupasan kulit
pada minggu-minggu
awal kehidupan
Mongolian spot
Warna biru-kehitaman
yang pada permukaan
badan, terutamanya di
kawasan punggung dan
bokong
Berkurang atau hilang
dalam 2-3 tahun
Nevi
Warna pink pada
kawasan kelopak
mata, hidung, bibir
atas, tulang oksiput
bawah