Anda di halaman 1dari 17

Bandarlampung, 10 April 2015

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KEDOKTERAN KOMUNITAS


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2015
2
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Tujuan
Rumusan Masalah
I. PENDAHULUAN

Latar Belakang
3

 Hak Azasi Manusia. Pasal 25 Ayat (1) Deklarasi


PBB menyatakan, setiap orang berhak atas derajat
hidup yang memadai untuk kesehatan dan
kesejahteraan dirinya dan keluarganya
 Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 menetapkan,
Jaminan Sosial Nasional akan diselenggarakan
oleh BPJS, yang telah dimulai 1 Januari 2014.

(PKMK FK UGM, 2014; Riskesdas, .2013)


Rumusan Masalah
4

 Apa saja prinsip asuransi dan latar belakang


dikembangkan asuransi di Indonesia ?
 Apa saja manfaat asuransi kesehatan?
 Apa saja model dan bentuk asuransi di Indonesia ?
 Apa saja jenis-jenis asuransi kesehatan ?
 Bagaimana perkembangan asuransi kesehatan di
Indonesia ?
 Bagaimana peran fasilitas kesehatan primer dalam
pelayanan asuransi kesehatan di Indonesia ?
I. PENDAHULUAN

Tujuan
5

Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah :

• Umum:
• Mengetahui tentang asuransi kesehatan di Indonesia
• Khusus:
• Mengetahui prinsip asuransi dan latar belakang
dikembangkan asuransi di Indonesia.
• Mengetahui manfaat asuransi kesehatan
• Mengetahui model dan bentuk asuransi di Indonesia
• Mengetahui jenis-jenis asuransi di Indonesia.
• Mengetahui perkembangan asuransi kesehatan di Indonesia.
• Mengetahui peran fasilitas kesehatan primer dalam
pelayanan asuransi kesehatan di Indonesia
PENDAHULUAN
6
• Latar Belakang
• Rumusan Masalah
• Tujuan

ASURANSI KESEHATAN DI
INDONESIA
• Definisi Asuransi kesehatan
• Bentuk-bentuk asuransi kesehatan
• Jaminan Kesehatan Nasional
• Peran Fasilitas Kesehatan Primer
I. PENDAHULUAN

Definisi
7

premi

Health Insurance : The


payment for the excepted
costs of a group resulting
from medical utilization
based on the except ed Pelayanan
pembiayaan expense incurred by the
medik
gro up. The payment can be
based on community or
experience rating (Jacobs P,
1997).

Keadaan
sakit
8

• Bipartite
pola hubungan dua arah antara
Reimbursment peserta dengan pihak
penyelenggara asuransi kesehatan
sebagai penanggung resiko

• Tripartite
Managed hubungan antara peserta, penyelenggara
asuransi kesehatan dan pihak pemberi
pelayanan kesehatan yang telah
Care dikontrak oleh penyelenggara suransi
kesehatan untuk memberikan pelayanan
kesehatan kepada peserta.
Jaminan Kesehatan Nasional
9

 Undang-Undang No. 24 Tahun 2011


 sistem jaminan sosial nasional merupakan
program negara yang bertujuan memberikan
kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial
bagi seluruh rakyat
II. TINJAUAN PUSTAKA

Prinsip
10

kegotongroyongan

nirlaba

portabilitas

kepesertaan bersifat
wajib

dana amanat

hasil pengelolaan
Dana Jaminan Sosial
Kepesertaan
11

Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN dan bukan


PBI JKN

a. Peserta PBI Jaminan Kesehatan meliputi


orang yang tergolong fakir miskin dan orang
tidak mampu.
b. Peserta bukan PBI adalah Peserta yang
tidak tergolong fakir miskin dan orang tidak
mampu
II. TINJAUAN PUSTAKA
PEMBIAYAAN
12

IURAN PEMBAYAR IURAN

• sejumlah uang yang • bagi Peserta PBI, iuran


dibayarkan secara dibayar oleh Pemerintah.
teratur oleh Peserta, • bagi Peserta Pekerja
Pemberi Kerja, dan/atau Penerima Upah, Iurannya
Pemerintah untuk dibayar oleh Pemberi
program Jaminan Kerja dan Pekerja.
Kesehatan • bagi Peserta Pekerja
Bukan Penerima Upah
dan PesertaBukan
Pekerja iuran dibayar
oleh Peserta yang
bersangkutan
II. TINJAUAN PUSTAKA
PELAYANAN
13

pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan


rehabilitatif termasuk pelayanan obat dan
bahan medis habis pakai sesuai dengan
kebutuhan medis
Pelayanan yang tidak
pelayanan promotif dijamin meliputi:
Pelayanan dan preventif : a. Tidak sesuai
kesehatan a. Penyuluhan prosedur;
(manfaat medis) kesehatan b. Pelayanan di luar
serta akomodasi b. Imunisasi dasar, Fasilitas Kesehatan
dan ambulans yang bekerja sama
c. Keluarga dengan BPJS;
(manfaat non berencana,
medis). Ambulans c. Pelayanan bertujuan
d. Skrining kesehatan, kosmetik;
hanya diberikan deteksi risiko penyakit
untuk pasien dan cegah dampak
rujukan lanjutan dari risiko d. General check up
penyakit tertentu. Dll
Prinsip Managed Care (tripartite)
14
II. TINJAUAN PUSTAKA
Peran Fasilitas Kesehatan Primer
15

gerbang utama Penguatan fungsi


Implementasi dari mengakses promotif dan
managed care pelayanan preventif
kesehatan.
16 Kesimpulan dan saran
Kesimpulan
Asuransi sosial bertujuan untuk menjamin akses semua orang yang
memerlukan pelayanan kesehatan tanpa mempedulikan status ekonomi atau
usianya
Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 menetapkan, Jaminan Sosial Nasional
akan diselenggarakan oleh BPJS, yang telah dimulai 1 Januari 2014.
Semua asuransi spsial melebur menjadi JKN.

Saran
pemerintah lebih memeperhatikan pelayanan jaminan kesehatan.
Agar pemerintah lebih mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai
program-program jaminan kesehatan yang ada sehingga kepesertaan
menyeluruh terwujud.
Bagi masyarakat agar mengikutsertakan diri.
17 TERIMAKASIH