Anda di halaman 1dari 21

10 Masalah Program UPTD

Puskesmas DTP Loji


Lidomon (112015137)

Muhamad Aman Bin Embok Halid (112015446)

Muhamad Shazwan Bin Sazali (112015483)

Servasius Suwaldus Situ (112014005)

Kepaniteraan Klinik Ilmu Kedokteran Komunitas Ukrida


&
Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang
Periode 8 Agustus – 2 September 2017
WILAYAH KERJA

 Desa Kutamaneuh
 Desa Kutalanggeng
 Desa Cintalanggeng
 Desa Cintawargi
 Desa Cintalaksana
 Desa Mekarbuana
 Desa Wargasetra
 Desa Cigunungsari
 Desa Cipurwasari
DATA GEOGRAFIS
DATA GEOGRAFIS

KELURAHAN LOJI:
 Puskesmas Loji termasuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Tegalwaru Kabupaten
Karawang yang berada di sebelah selatan kota Kabupaten.
 Jarak dari Puskesmas Loji ke Kota Kabupaten ± 35 km, dengan waktu tempuh 60 menit
menggunakan roda empat
 Luas wilayah Kerja 85,33 Km2
 Terbagi menjadi 9 desa, 40 RW, dan 109 RT
 Jumlah penduduk 34.152 jiwa
BATAS WILAYAH KECAMATAN PEDES

 Sebelah utara : Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang

 Sebelah selatan : Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor

 Sebelah barat : Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang

 Sebelah Timur : Kecamatan Sukasari Kabupaten Purwakarta


Jarak Antara Desa ke Puskesmas Loji
Rata-rata Waktu
Jarak Tempuh ke PKM Kondisi Keterjangkauan Desa
Terjauh Roda Roda Roda
No Nama Desa ke PKM Roda Dua Empat Dua Empat Jalan
sangat
1 Kutamaneuh 9,0 45 mnt 60 mnt Bisa Bisa buruk
2 Kutalanggeng 8,2 20 mnt 25 mnt Bisa Bisa Baik
3 Cintalanggeng 2,3 5 mnt 10 mnt Bisa Bisa Baik
4 Cintawargi 3,1 10 mnt 15 mnt Bisa Bisa Baik
5 Cintalaksana 4,5 15 mnt 20 mnt Bisa Bisa Baik
6 Mekarbuana 7,1 20 mnt 25 mnt Bisa Bisa Baik
7 Wargasetra 5,5 15 mnt 20 mnt Bisa Bisa Baik
8 Cigunungsari 4,9 15 mnt 20 mnt Bisa Bisa Baik
9 Cipurwasari 5,8 15 mnt 20 mnt Bisa Bisa Baik
DATA FASILITAS KESEHATAN
Fasilitas kesehatan yang ada di UPTD Puskesmas Loji Kecamatan Tegalwaru dapat di
kategorikan menjadi fasilitas negara dan fasilitas swasta.
 Fasilitas negara yang ada antara lain :
 Puskesmas dengan tempat perawatan yang terdiri dari gedung utama, gedung
Perawatan dan Unit Gawat Darurat
 Puskesmas Pembantu sebanyak 3 buah di Desa Kutamaneuh, Desa Mekarbuana dan
Desa Cipurwasari
 Praktek dokter swasta sebanyak 1 buah
 Pondokan bidan sebanyak 13 buah
 Rumah bersalin sebanyak 1 buah
 Apotik sebanyak 1 buah
 Posyandu sebanyak 37 buah
 Posbindu sebanyak 2 buah
10 MASALAH PROGRAM UPTD PUSKESMAS DTP LOJI
PERIODE JANUARI - JUNI 2017

Jenis Kegiatan Target (%) Cakupan (%) Besar Masalah (%)


Cakupan Keluarga Sadar Gizi 75.00 19.08
55.92
Cakupan Distribusi Kapsul Vitamin A bagi Ibu 75.00 31.12
Nifas 43.88

Cakupan Distribusi Tablet Fe 90 Tablet pada 67.50 33.42


Ibu Hamil 34.08
Cakupan Pengawasan Sarana Air Bersih 56.25 26.61
29,64
Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga 60.33 31.28
Kesehatan 29.05
Cakupan Peserta KB aktif 75.00 48.19
26.81
Cakupan Pengawasan Rumah Sehat 48.75 27.81
20.94

Cakupan Neonatus dengan Komplikasi yang 63.42 45.67


Ditangani 17.75
Cakupan ASI Eksklusif 67.50 51.73
15.77
Cakupan Pengawasan Jamban 48.75 34.59
14.16
ANALISIS MASALAH
Cakupan Keluarga Sadar Gizi

Penyebab Masalah Penyelesaian Masalah


 Kurangnya promosi untuk membangun peran  Menggalakkan penyuluhan kepada masyarakat akan
keluarga dalam memantau berat badan setiap anggota pentingnya keluarga sadar gizi
keluarga  Menjaring kader-kader baru sebagai pelaksana
penyuluhan kelompok
 Kurangnya peran aktif dari kader masyarakat
 Memberikan pelatihan secara rutin kepada kader agar
selalu aktif
Cakupan Distribusi Kapsul Vitamin A Bagi Ibu
Nifas

Penyebab Masalah Penyelesaian Masalah


 Stok vitamin A terbatas, tidak mencakupi seluruh  Mengetahui jumlah pasti ibu nifas dengan cara
kebutuhan pencatatan dan pelaporan yang baik agar jumlah
kapsul vitamin A sesuai dengan jumlah ibu nifas
 Kurangnya promosi akan pentingnya kepatuhan ibu
nifas dalam melakukan kunjungan ke puskesmas  Memberikan penyuluhan tentang pentingnya vitamin
untuk mendapatkan kapsul vitamin A A bagi ibu nifas kepada masyarakat
Cakupan Distribusi Tablet Fe-90 Pada Ibu
Hamil
Penyebab Masalah Penyelesaian Masalah
 Stok tablet Fe-90 terbatas, tidak mencakupi seluruh  Mengetahui jumlah pasti ibu hamil dengan cara
kebutuhan pencatatan dan pelaporan yang baik agar jumlah
tablet Fe-90 sesuai dengan jumlah ibu hamil
 Kurangnya promosi akan pentingnya kepatuhan ibu
hamil dalam melakukan kunjungan (antenatal care)  Memberikan penyuluhan tentang pentingnya
ke puskesmas antenatal care bagi ibu hamil kepada masyarakat
CAKUPAN PENGAWASAN SARANA AIR BERSIH

Penyebab Masalah Penyelesaian Masalah


 Kurangnya sosialisasi dari petugas kesling  Menyiapkan poster sebagai sarana
tentang air bersih sehingga pengetahuan penyuluhan kepada masyarakat.
masyarakat masih rendah.  Menjalin kerjasama lintas sektoral (PDAM
 Perilaku masyarakat yang lebih dengan Dinas Kesehatan) dan lintas program
memanfaatkan air sungai untuk memenuhi (Rumah Sehat dengan Air Bersih)
kebutuhan sehari-hari.
Cakupan ASI Eksklusif

Penyebab Masalah Penyelesaian Masalah


 Kurangnya promosi kepada masyarakat akin
pentingnya ASI eksklusif
 Menggalakkan penyuluhan kepada masyarakat akan
 Masih tingginya animo masyarakat akan jeleknya asi pentingnya keluarga sadar gizi
yang kental dan berwarna kuning
 Menggunakan poster sebagai wadah penyuluhan
 Kurangnya peran aktif dari kader masyarakat
 Memberi motivasi kepada kader agar lebih aktif
berperan dalam masyarakat
Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga
Kesehatan

Penyebab Masalah Penyelesaian Masalah


 Kurangnya promosi petugas kesehatan untuk  Meningkatkan peran kader dalam memotivasi
meningkatkan pengetahuan tentang kepentingan masyarakat untuk ke pelayanan kesehatan
persalinan dibantu oleh petugas kesehatan.
 Penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya
persalinan dibantu oleh petugas kesehatan
 Memberikan kesempatan kepada ibu yang melahirkan
untuk berbagi pengalaman persalinan yang dibantu
oleh petugas kesehatan
Cakupan Peserta KB Aktif

Penyebab Masalah Penyelesaian Masalah


 Banyaknya Masyarakat belum memahami pentingnya  Memberikan penyuluhan tentang pentingnya KB
merancang keluarga akibat kurangnya promosi akan
keluarga berencana.  Pemberdayaan kader untuk meningkatkan wawasan
pasutri tentang KB
 Masih rendahnya perhatian, pengetahuan masyarakat
mengenai keluarga berencana
 Faktor sosial dan budaya yang masih kuat dan sulit
untuk dimotivasi.
Cakupan Pengawasan Rumah Sehat

Penyebab Masalah Penyelesaian Masalah


 Promosi dari petugas kesehatan yang kurang  Pemetaan tiap desa, pelatihan kader untuk
mengenai rumah sehat kepada masyarakat. pengawasan
 Masih rendahnya perhatian masyarakat mengenai  Meningkatkan kerjasama lintas sektoral dan
rumah sehat program
 Menyiapkan poster sebagai sarana penyuluhan
kepada masyarakat
Cakupan Neonatus dengan Komplikasi
yang Ditangani
Penyebab Masalah Penyelesaian Masalah
 Kurangnya promosi untuk meningkatkan  Meningkatkan penyuluhan mengenai kesehatan
pengetahuan para orang tea dan masyarakat neonatus
tentang kesehatan neonatus.
 Menambah peran kader dalam memberikan kesadaran
akan pentingnya memerhatikan kesehatan neonatus
 Mengaktifkan forum peduli KIA.
Cakupan Pengawasan Jamban

Penyebab Masalah Penyelesaian Masalah


 Masih rendahnya perhatian, masyarakat dalam  Pemetaan tiap desa, pelatihan kader untuk
pengadaan jamban keluarga. pengawasan
 Perencanaan jadwal pengawasan jamban sehat dan  Menyiapkan poster sebagai sarana penyuluhan
jumlah akses ke fasilitas sanitasi jamban tidak kepada masyarakat
dilakukan sesuai jadwal
 Petugas kesehatan berkomitmen untuk mengikuti
jadwal yang telah dibuat untuk pemantauan
 Pembuatan mck umum.
TERIMA KASIH