Anda di halaman 1dari 4

Menurut Heizer and Render ada 4 strategi dalam memasuki

bisnis internasional yaitu :


1.Strategi Internasional (International Strategy).
Menggunakan ekspor dan lisensi untuk memasuki pasar
global. Strategi internasional adalah strategi yang paling
tidak menguntungkan karena dianggap kurang responsif
terhadap selera konsumen lokal. Respon lokal hanya
sedikit karena kita mengekspor atau melisensikan barang
dari negara asal. Dari segi biayanya kurang
menguntungkan karena kita memanfaatkan proses
produksi yang ada dan jaraknya cukup jauh dari pasar
yang baru. Walaupun demikian, strategi internasional
merupakan strategi termudah karena proses ekspor hanya
membutuhkan sedikit perubahan pada operasi yang ada,
dan perjanjian lisensi lebih banyak membebankan risiko
pada pihak pemegang lisensi.
Misalnya Harley Davidson yang merakit produknya di
negeri yang menjadi target pasarnya
2.Strategi Multidomestik (Multidomestic Strategy)
Membagikan kewenangannya (desentralisasi)
dengan memberikan otonomi yang cukup
berarti pada setiap bisnis.
Misalnya anak perusahaan, waralaba, atau
usaha patungan yang mandiri. Keuntungan
strategi ini adalah memaksimalkan respons
pasar lokal. Walaupun demikian, strategi ini
hanya mempunyai sedikit keuntungan dari segi
biaya atau bahkan tidak ada
Banyak para produser makanan seperti Mc
donnal, atau Hoka-hoka Bento yang membuat
produknya yang disesuaikan dengan selera
pasar lokal. Di India misalnya, Mc. Donnal
menyajikan hamburger tanpa daging sapi untuk
merespon selera konsumen.
3. Strategi global (Global Strategy)
Strategi ini lebih bersifat sentralisasi dimana
kantor pusat (host country) mengendalikan
cabang-cabang perusahaannya dengan produk
yang dihasilkannya bersifat standar.
Tujuannya adalah untuk mencapai titik
economic of scale dari kegiatan operasi
perusahaan.
Strategi ini cocok bila perusahaan yang
menekankan pada penurunan biaya, dan tidak
peduli terhadap respon konsumen lokal
misalnya produsen peralatan berat seperti
Caterpilar dan TexasInstrument.
4. Srategi Transnasional (Transnational
Strategy)
Strategi ini mengkombinasikan berbagai
keuntungan dari ketiga strategi di atas, yaitu
untuk mencapai economic of scale (low cost)
dan sekaligus merespons selera pasar lokal.
Ide-ide, orang-orang, bahan-bahan saling
dipertukarkan untuk memperoleh manfaat
yang lebih tinggi sehingga perusahaan mampu
menciptakan differentiation, low-cost, dan
response. Misalnya IBM yang mengimpor
komponen elektroniknya dari 50 negara, dan
mengekspor komputer ke lebih dari 130
negara, dan memiliki pabrik di lebih dari 45
negara.