Anda di halaman 1dari 17

Oleh :

SAKIM, S. Pd., m. Pd.


TIM PENGEMBANG KURIKULUM DINAS
PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT
Profesionalisme Guru di Abad 21

Para peramal masa depan (futurist) seperti Alvin Toffler, Trilling, Hood serta
John Naisbitt sepakat bahwa abad 21 merupakan sebuah era penuh
tantangan dimana pengetahuan akan menjadi landasan utama segala aspek
kehidupan.

Dunia pendidikan abad ke 21 dihadapkan pada


tantangan global dengan pola kehidupan masyarakat
yang berubah sangat cepat.

 Terciptanya banyak penemuan serta inovasi produk dan


jasa;
 Maraknya Globalisasi;
 Meningkatnya Peran Teknologi Informasi & Komunikasi;
 Perlunya pengetahuan dan kompetensi yang handal;
 Tekanan hidup semakin besar yang membutuhkan
penguasaan Emotional intelligence dan spiritual intelligence.
Profesionalisme Guru di Abad 21

 Untuk menjawab tantangan dan


kebutuhan di abad 21, Guru sebagai
pelaku utama dalam Dunia Pendidikan
perlu mewujudkan peran &
profesionalisme yang diperlukan untuk
mewujudkan pola pendidikan yang
berbasis luas (brandbase eductaion),
interaktif dan kolaboratif yang sesuai
dengan kebutuhan masyarakat;

 Guru memegang peranan penting dalam


menciptakan Generasi Penerus yang
mampu memiliki Skill dan Keterampilan
yang dibutuhkan dalam memenuhi
tantangan dan kebutuhan (21st Century
Skills).

A Great Teacher :
Takes a hand, Open a Mind and Touches a Heart
Profesionalisme Guru di Abad 21

21 st-Century
Skills

Foundational Competencies Character


Literacies Qualities

1. Literacy 7. Critical thinking / 11. Keingintahuan


2. Numeracy problem solving 12. Inisiatif
3. Scientific literacy 8. Kreativitas 13. Persistence/grit
4. ICT literacy 9. Komunikasi 14. Adaptability
5. Financial literacy 10. Kolaborasi 15. Leadership
6. Cultural and civic 16. Social and cultural
literacy awareness
Profesionalisme Guru di Abad 21

Untuk mewujudkan 16 kemampuan yang dibutuhkan pada Abad 21 maka diperlukan


Penyelenggaan pendidikan yang bercirikan sebagai berikut :
1. Berfokus pada pemupukan potensi unggul setiap peserta didik;
2. Keseimbangan beragam kecerdasan (intelektual, emosional, sosial, spritual,
kinestetis, dst.);
3. Mengajarkan life skills;
4. Sistem penilaiannya berbasis portofolio dari hasil karya siswa;
5. Pembelajaran berbasis kehidupan nyata dan praktik di lapangan;
6. Guru lebih berperan sebagai motivator dan
fasilitator agar peserta didik dapat
mengembangkan minatnya masing-masing;
7. Pembelajaran didasarkan pada kemampuan,
cara/gaya belajar, dan perkembangan psikologis
anak masing-masing.
Profesionalisme Guru di Abad 21

Dalam penyelenggaraan pendidikan Abad 21, diperlukan Pergeseran paradigma yang


mengacu terhadap model pembelajaran yang sesuai dengan ciri dan kebutuhan abad 21
sebagai berikut :
Ciri Abad 21 Model Pembelajaran
Pembelajaran diarahkan untuk mendorong
Informasi peserta didik Mencari Tahu dari berbagai
(Tersedia dimana saja, kapan saja) sumber observasi, bukan diberi tahu

Pembelajaran diarahkan untuk mampu


Komputasi merumuskan masalah (menanya), bukan
(Lebih cepat memakai mesin) hanya menyelesaikan masalah (menjawab)

Otomasi Pembelajaran diarahkan untuk melatih


berfikir analitis (pengambilan keputusan)
(Menjangkau semua pekerjaan rutin) bukan berfikir mekanistis (rutin)

Pembelajaran menekankan pentingnya


Komunikasi kerjasama dan kolaborasi dalam
(Dari mana saja, kemana saja) menyelesaikan masalah
Profesionalisme Guru di Abad 21

1. Guru tidak hanya memberikan informasi


dalam bentuk ceramah dan buku teks, Teachers will be engaged in digital
melainkan mampu berperan sebagai learning environment. How to ensure
learners acquire basic technological
fasilitator, pembimbing, konsultan,
skills to learn.
motivator, evaluator dan rekan belajar bagi
peserta didik.

2. Siswa tidak hanya menjadi pengingat fakta Learners will engage in problems that are
dan prinsip tapi akan berperan sebagai context-dependent, complicated, messy,
periset, problem-solver dan pembuat and reappear in diverse guises
strategi.
Profesionalisme Guru di Abad 21

Berdasarkan tuntutan dan perubahan


penyelenggaraan pendidikan yang perlu
dicapai untuk mewujudkan Kemampuan
Peserta Didik sesuai dengan kebutuhan
masa depan :

1. Sudahkah Kita SIAP untuk


MEWUJUDKAN Pendidikan
Abad 21?
2. Sebagai Tenaga Pendidik
dimanakah level kita saat
ini?
Profesionalisme Guru di Abad 21

DERAJAT
ABSTRAKSI
TINGGI

Guru Guru
Pengamat Yang
Analitik Profesional
DERAJAT DERAJAT
KOMITMEN KOMITMEN
RENDAH TINGGI
Guru Guru
Yang Tak
Gagal Terarah

DERAJAT
ABTRAKSI
RENDAH
Profesionalisme Guru di Abad 21

 INTEGRITY (INTEGRITAS)
 INTELLEGENT (CERDAS)
 INOVATIF (PEMBAHARU)
 INITIATIVE (PRAKARSA)
 IDEALISTIK (VISI MISI)
 INDUGENT (SABAR)
 INDEPENDENT (MANDIRI)
 INTERPERSONAL (EMPATI)
 INTERACTIVE (KOMUNIKATIF)
 INVOLUNTARY (TANPA PAMRIH)
 INDEFATIGABLE (TIDAK MENGENAL LELAH/GIGIH)
 INTELLECTUAL HUMANITY (TAWADHU/RENDAH HATI).
Profesionalisme Guru di Abad 21

8 KECERDASAN MAJEMUK MENURUT HOWARD GARDNER :


1. KECERDASAN BAHASA, yaitu kemampuan mengolah dan menggunakan
kata secara efektif.
2. KECERDASAN LOGIS-MATEMATIS, yaitu kemampuan untuk menalar dan
menghitung
3. KECERDASAN KINESTETIK-JASMANI, yaitu kemampuan mengolah tubuh
dan gerak
4. KECERDASAN MUSIKAL, yaitu kepekaan pada irama dan suara
5. KECERDASAN INTERPERSONAL, yaitu kemampuan untuk memahami dan
melakukan kerjasama dengan orang lain.
6. KECERDASAN INTRAPERSONAL, yaitu kemampuan untuk memahami
kekuatan dan kelemahan diri.
7. KECERDASAN NATURALIS, yaitu kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
8. KECERDASAN SPASIAL, yaitu kemampuan untuk membayangkan sesuatu
dan mewujudkannya secara visual.
• Kekayaan yang tiada tara berupa akal
• Kemiskinan yang paling buruk yaitu kebodohan.
INGAT • Kesepian yang paling baik, yaitu ujub.
• Kemurahan yang teramat mulia yaitu budi pekerti.
Profesionalisme Guru di Abad 21

Tips untuk memperkuat Kompetensi Pribadi :


1. Awali hari dengan do`a dan ungkapan syukur
2. Jadilah Motivator Keluarga
3. Tunjukan sikap bersahabat di perjalanan
4. Pergunakanlah Prinsip SEE di tempat kerja
5. Dahulukan yang Utama/prioritas
6. Berpikir positif terhadap tantangan
7. Pergunakanlah waktu istirahat untuk mencharger fisik dan jiwa kita.
8. Akhiri pekerjaan dengan ucapan syukur
9. luangkan waktu untuk keluarga
10. Akhiri hari dengan do`a dan ucapan syukur.

INGAT KEUTAMAAN ILMU (Ali Bin Abi Thalib) :


ILMU LEBIH MULIA DARIPADA HARTA, KARENA ILMU AKAN :
• Menjaga Pemiliknya, berbeda dengan harta yang menuntut
pemiliknya menjaga hartanya agar tak hilang.
• Menjadikan seseorang banyak teman, sebaliknya banyak harta akan
melahirkan banyak musuh.
• Jika disebar ilmu akan semakin bertambah, sementara harta akan
habis.
Profesionalisme Guru di Abad 21

 KERJA ADALAH
IBADAH
AKU BEKERJA KHUSU PENUH
PENGABDIAN
 KERJA ADALAH
AMANAH
AKU BEKERJA BENAR PENUH
INTEGRITAS
 KERJA ADALAH
RAHMAT
AKU BEKERJA IKHLAS PENUH RASA
SYUKUR

Ali Bin Abi Thalib : Rekreasi terbesar adalah pekerjaan,


Keberanian terbesar adalah sabar, Pengakuan terbesar adalah
keikutsertaan, Pemberian terbesar adalah kepercayaan
Profesionalisme Guru di Abad 21

 YOU HAVE COME TO THE MOUNTAIN BUT THE


MOUNTAIN NOT COME TO YOU !!!
 TO DO BETTER WHAT OTHER DO WELL
 IS NOW OR NEVER WE ARE MOVING TO CHANGE
TOWARD BETTER
 BE A GOOD TEACHER IN YOUR SCHOOL
Profesionalisme Guru di Abad 21

1. Inspirasi untuk Peningkatan Kompetensi & Profesionalisme Guru


ALAM NASYRAH Ayat 7
“SEGERA APABILA TELAH SELESAI DENGAN SUATU URUSAN, KERJAKAN SUNGGUH-
SUNGGUH URUSAN YANG LAIN”

A journey of a thousand miles must begin with a single step,


It’s not the big that eats the small....its the fast that eats the slow

2. Inspirasi untuk Daya Saing Guru


AL BAQARAH Ayat 48
“MAKA BERLOMBA-LOMBALAH KAMU DALAM KEBAIKAN”

He who loses wealth loses much; he who loses a friend loses more; but who
loses his courage loses all
Profesionalisme Guru di Abad 21

3. Inspirasi untuk Perubahan Kinerja Guru


AR RAD Ayat 13
“SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK MERUBAH KEADAAN SUATU KAUM SEHINGGA
MEREKA MERUBAH KEADAAN YANG ADA PADA MEREKA SENDIRI”

Change is the only evidence of life

4. Inspirasi Untuk Networking dan Kreativitas Guru


AZ ZUKHRUF Ayat 16
“DAN YANG MENCIPTAKAN SEMUA YANG BERPASANG-PASANGAN DAN YANG
MENCIPTAKAN UNTUKMU KAPAL DAN TERNAK SEBAGAI ALAT ANGKUT”

We want to create hope for the person...We must give hope, alway hope
Education is the most Powerful way
Which we can use to change the world