Anda di halaman 1dari 9

TATA CARA PERENCANAAN

UMUM IRIGASI TAMBAK UDANG


SNI 03-2402-1991

Oleh:
Pradsindra Amyrtha Swandani (155060401111057)
RUANG LINGKUP
Tata cara ini membahas perencanaan umum
irigasi tambak udang yang mencakup desain,
persyaratan dan data yang diperlukan untuk
mendesain irigasi teknis dan semi teknis dalam
melayani atau menunjang budidaya udang pada
umumnya. Juga diuraikan beberapa ketentuan
mengenai sistem Teknik irigasi tambak udang dan
prasarananya; survey pemilihan lokasi;
pengumpulan data, penyelidikan dan pengujian;
analisis dan Evaluasi data; desain bangunan dan
jaringan irigasi tambak udang.
 Tambak udang adalah kolam air payau yang
digunakan untuk memelihara udang.

 Air payau adalah air yang salinitasnya lebih rendah


dari pada salinitas rata-rata air laut normal (<35
promil) dan lebih tinggi pada 0,5 promil, dan terjadi
karena pencampuran antara air laut dengan air tawar
baik secara alamiah.
Tata Cara perencanaan umum ini dimaksudkan sebagai
acuan pokok untuk mendesain irigasi tambak udang
dengan memperhatikan keterpaduan, keseimbangan,
keserasian lingkungan dalam pengelolaan sumber daya
air, lahan, dan aspek-aspek yang berkaitan dengan
pembangunan berwawasan lingkungan, dengan tujuan
agar pelaksanaan irigasi tambak udang dalam memasok
air baku berhasil dengan baik sesuai dengan keperluan
budi daya udang.
 Data desain yang berkaitan dengan teknik
irigasi tambak udang diperoleh dari hasil survei,
penyelidikan, pengujian dan evaluasi data yang
meliputi:
a) Data geometri medan, sungai, menara, pesisir
atau pantai dan laut.
b) Data sumber air meliputi air payau, air asin
dan air tawar, air tanah dan air permukaan.
c) Data hidrologi meliputi besar debit termasuk
debit banjir dan debit desain, tinggi muka air
tanah, dan tinggi muka air permukaan.
 Dalam mendesain irigasi tambak udang perlu
diperhatikan kebijakan pengembangan tentang
wilayah, wilayah Pengairan, dan jaringan Pengairan
termasuk drainasenya.

 Persyaratan yang harus dipenuhi adalah data budi


daya, data desain irigasi tambak, data siap pakai, dan
data pelengkap yang akan dipergunakan untuk desain
harus memenuhi persyaratan atau standar yang
berlaku dengan memperhatikan referensi
pertambakan lain.
 Pemilihan lokasi dan elevasi tambak serta
jaringan irigasi harus ditinjau berbagai aspek,
antara lain sebagai berikut:
1) Sesuai dengan perencanaan wilayah;

2) Sesuai dengan keadaan geometri wilayah


pesisir atau pantai;
3) Sumber air dan sistem jaringan pengairan
(keadaan hidraulik dan hidrologi) yang ada,
dengan memperhatikan perencanaan
intensifikasi dan ekstensifikasi wilayah;
4) Keadaan lautan, pesisir dan lingkungan.
 Desain irigasi tambak dalam standard ini meliputi:
1) Sistem teknik irigasi tambak udang;

2) Komponen jaringan irigasi;

3) Bangunan utama pengambilan air asin;

4) Bangunan pengambilan air asin;

5) Saluran pembawa air asin;

6) Bangunan utama pengambilan air tawar;

7) Saluran pembawa air tawar;

8) Bangunan pencampur;

9) Saluran pembawa / pembuang air payau;

10) Bangunan pelengkap.