Anda di halaman 1dari 36

ANGGOTA KELOMPOK :

START HERE !
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
Kalau kita membicarakan soal pertumbuhan
ekonomi, kita melibatkan diri dengan masalah
peningkatan produksi ( Iuran = output ) yang terus
menerus dalam jangka panjang. Peningkatan Iuran
ini tergantung pada macam dan jumlah masukan
(Input) atau faktor produksi yang digunakan dalam
proses produksi. Hubungan antara Iuran dan
masukan ini disebut dengan fungsi produksi.
Secara garis besar faktor produksi atau masukan
yang dipakai untuk meningkatkan Iuran yang
berupa produksi barang dan jasa dalam suatu
perekonomian dapat dikelompokkan menjadi
tenaga kerja, modal atau kapital, tanah dan
sumber daya alam lainnya, teknologi dan faktor
sosial seperti sistem pemerintahan, adat istiadat,
agama dan lain sebagainya.

BACK NEXT
Secara matematis dapat kita tuliskan :

Y = f (L,K,R,T,S)

Dimana :
Y = jumlah produksi nasional
L = jumlah tenaga kerja
K = kapital
R = jumlah barang sumber daya alam
T = teknologi
S = faktor sosial

BACK NEXT
Masing-masing masukan mempunyai hubungan yang positif
dengan tingkat produksi nasional, artinya semakin banyak jumlah
faktor produksi atau masukan itu digunakan akan semakin tinggi
tingkat produksinya. Anggapan yang dipakai di sini adalah bahwa
masing-masing faktor produksi itu bersifat homogen.
Sering kali dalam salah satu fungsi produksi hanya
dituliskan bahwa produksi nasional bruto merupakan
fungsi dari kapital dan tenaga kerja. Namun yang
dimaksud dengan kapital di sini sudah mencakup
sumber daya tanah dan sumber daya alam. Hal ini
dapat kita mengerti karena pada umumnya tanah atau
sumber daya alam tanpa aplikasi kapital tidak banyak
berarti bagi peningkatan produksi barang atau jasa. Di
samping itu volume tanah dan sumber daya alam
tersebut relatif konstan dalam jangka panjang. Oleh
karena itu layaklah bila tanah dianggap sebagai
bagian dari kapital

BACK NEXT
Tetapi bila kita teliti secara mendalam,
tanah dan sumber daya alam
merupakan faktor yang sangat
menentukan bagi proses pembangunan
ekonomi suatu negara. Negara yang
kaya akan sumber daya alam dan
memiliki tanah yang subur sangatlah
mungkin memiliki tingkat produktivitas
pertanian yang tinggi. Produktivitas
pertanian akan sangat mempengaruhi
perkembangan sektor-sektor lain seperti
sektor industri dan jasa.

BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
Pendapatan (Y) Y = f(R)
Nasional

Y1

Y2

0 R0 R1 Barang Sumberdaya (R)

Gambar 1.1.a. : Hubungan antara barang


BACK sumber daya & pendapatan nasional NEXT
Sumber
Daya
Alam

N0

N1

N = f(Y)

0 Y0 Y1 Pendapatan Nasional (Y)

Gambar 1.1.b. : Hubungan antara


BACK Pendapatan Nasional & Persediaan SDA NEXT
Pencemaran P= f(Y)

P1

P2

P0

0 Y0 Y1 Pertumbuhan (Y)
(%)

Gambar 1.2. : Hubungan antara tingkat


BACK pertumbuhan & tingkat pencemaran NEXT
Pencemaran

KLK

0 US $ 5000 Pendapatan Perkapita

Gambar 1.3. : Kurva Lingkungan


BACK Kuznets (KLK) Berbentuk U NEXT
Barang & Jasa

Penduduk Pertumbuhan Ekonomi

Pecemaran Lingkungan

Menipisnya SDA

Gambar 1. 4. : Hubungan antara Jumlah


Penduduk, Pertumbuhan Ekonomi, Barang
BACK SDA & Lingkungan NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK NEXT
BACK EXIT