Anda di halaman 1dari 63

KEBIJAKAN BOS SD TAHUN

2018
Disampaikan pada:
Bimbingan Teknis Pengelolaan Dana BOS

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan


Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
DASAR KEBIJAKAN, TUJUAN, DAN
1 SASARAN
Dasar Kebijakan BOS

Peraturan Presiden No 107/2017


tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 1
tahun 2018

PMK No 112/PMK.07/2017
tentang Perubahan atas PMK No 50/PMK.07/2017 tentang
Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa
2

Permendagri No 33/2017
tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018 3

Permendikbud No 1/2018
tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah 4

SE Mendagri No 910/106/SJ
tentang Petunjuk Teknis Penganggaran, Pelaksanaan, dan 5
Penatausahaan, serta Pertanggungjawaban Dana BOS Satuan
Pendidikan Negeri yang Diselenggarakan oleh Kab/Kota pada
APBD
Tujuan
Sasara
n
TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB
2 SEKOLAH
Struktur Tim BOS Sekolah

Penanggung
Jawab
Kepala Sekolah bertanggung jawab secara
formil dan materiil

1 orang perwakilan Penanggungjawab


Bendahara
orangtua dari peserta didik pendataan
Merupakan
Sekolah Negeri
Sekolah Swasta orangtua diluar
Bendahara Komite Sekolah
Bendahara yang dipilih oleh
pada satuan
diangkat oleh Kepala Sekolah
pendidikan
Kepala Sekolah dan Komite
negeri diangkat Sekolah dengan
oleh Kepala mempertimbangk
Daerah ---- SE an kredibilitasnya,
Mendagri No serta menghindari
910/106/SJ tgl terjadinya konflik
kepentingan.
11 Januari 2017
Tugas dan Tanggungjawab
Tim BOS Sekolah
POINT TAMBAHAN
PENETAPAN ALOKASI DAN MEKANISME
3 PENYALURAN
Penetapan alokasi tiap sekolah
Sebagaidasarpenyalurandana BOS tiaptriwulan

 Cut off Dapodik  Cut off Dapodik


15 Des 2017 &
Triwulan 1 Triwulan 2 30 Jan 2018 &
30 Jan 2018 Jan-Mar April-Juni 30 April 2018
 Penyaluran  Penyaluran
sebesar 20% sebesar 40%
dari alokasi satu dari alokasi
tahun satu tahun

 Cut off
 Cut off
Dapodik 21
Dapodik 30
Sep 2018 &
April 2018 &
30 Okt 2018 Triwulan 4 Triwulan 3 30 Okt 2018
 Penyaluran
Okt-Des Juli-Sept  Penyaluran
sebesar 20%
sebesar 20%
dari alokasi
dari alokasi
satu tahun
satu tahun
Alokasi Penyaluran

Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan


1 2 3 4
Juli-
Jan-Mar April-Juni Sept-Des
Agustus
Alokasi Penyaluran
Bagi Propinsi Non- 20% 40% 20% 20%
Terpencil 20 60 80 100
% % % %

60 100
% %
Alokasi Penyaluran
Bagi Propinsi 60% 40%
Terpencil
Semester Semester
1 2
Juli-
Januari-Juni Desember
4 PENGELOLAAN DANA BOS DI SEKOLAH
Pengelolaan Dana BOS
Perencanaan Pelaksanaan Pelaporan

EDS Format pelaporan


mengikuti format SE
4 Mendagri No
RKJM tahuna 910/106/SJ/2017, yang
n Efisien Efektif terdiri dari:
1. Buku Kas Umum
2. Buku Pembantu Kas
1 3. Buku Pembantu Bank
Rencana Kerja Tahunan tahuna 4. Buku Pembantu Pajak
n Akuntabe Transpara 5. Buku Pembantu
1
l n Rincian Objek Belanja
tahuna (ROB)
n dan 6. Laporan Realisasi BOS
RKAS memua 7. Surat Pernyataan
t BOS Tanggung Jawab
PRINSIP-PRINSIP (SPTJ)
MBS
Perencanaan
• Pengaruh UU 23 Dalam RKAS
1. RKA Sekolah merupakan bagian dari RKA Dinas
Pendidikan yang juga merupakan bagian dari APBD
2. Perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan dana BOS di
sekolah mengikuti mekanisme penatausahaan keuangan
daerah
• Perubahan RKA Sekolah
Semula Menjadi
Disusun berdasarkan standar Disusun berdasarkan jenis
pengembangan sekolah yang belanja, untuk kemudian
dijabarkan sampai kegiatan, dikelompokkan berdasarkan
untuk kemudian dirinci ke standar pengembangan
obyek belanja sekolah yang dijabarkan
sampai kegiatan, untuk
kemudian dirinci ke obyek
belanja
Lanjutan
Perencanaan RKAS
Ketentuan Program Sebelum 2017 Ketentuan Daerah Mengikuti SE Mendagri
910/106/SJ Tgl 11 Januari 2017

Menyusun RKAS berdasarkan standar Menyusun RKAS yang mengakomodir


pengembangan sekolah yang dijabarkan belanja berdasarkan jenis belanja, sehingga
sampai kegiatan: menjadi:
 Standar  Jenis belanja
 Sub standar  Objek Belanja
 Kegiatan  Rincian Objek Belanja
 Komponen belanja  Standar (SNP)
 Komponen belanja
CONTOH CONTOH
 Standar Sarana dan Prasarana
 Pemenuhan Alat Pembelajaran TIK  Belanja Modal
 Pembelian Komputer/PC  Belanja Modal Pengadaan Komputer
 Permbelian/Perawatan Alat  Belanja Modal Pengadaan
Multi Media Pembelajaran PC/Komputer
 Standar Sarana Prasarana
 Pembelian/Perawatan
Alat Multi Media
Pembelajaran 15
KETENTUAN UMUM DANA BOS
5 (LARANGAN DAN PENGGUNAAN)
Ketentuan Umum Penggunaan Dana
BOS
Penggunaan BOS di sekolah harus didasarkan pada kesepakatan dan
keputusan bersama antara Tim BOS Sekolah, Dewan Guru, dan Komite
Sekolah

Penggunaan BOS diprioritaskan untuk kegiatan operasional sekolah

Dana BOS yang diterima sekolah setiap triwulan/semester dapat direncanakan


untuk digunakan membiayai kegiatan lain pada triwulan/semester berikutnya,
diutamakan untuk pembayaran langganan daya dan jasa dan honor

Pengadaan sarana prasarana yang dilakukan oleh sekolah


harus mengikuti standar sarana prasarana dan spesifikasi
yang berlaku

Satuan biaya untuk belanja dengan menggunakan dana BOS


mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah
daerah
Bunga bank/jasa giro akibat adanya BOS di rekening sekolah
diatur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan
Larangan Penggunaan Dana
BOS
1. Disimpan dengan maksud dibungakan;
WARNIN
2. Dipinjamkan kepada pihak lain;
3. Membeli software pelaporan keuangan BOS atau
G
software sejenis;
4. Membiayai kegiatan yang bukan prioritas sekolah
seperti studi banding, tur studi dan sejenisnya;
5. Membayar iuran kegiatan UPTD kecamatan/ kab/
kota/ propinsi/ pusat, atau pihak lainnya;
6. Membayar bonus dan transport rutin guru;
7. Membiayai akomodasi kegiatan yang
diselenggarakan antara lain sewa hotel, sewa
ruang sidang, dan lainnya.
8. Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi
guru/peserta didik untuk kepentingan pribadi
(bukan inventaris sekolah)
Larangan Penggunaan Dana BOS

9. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat; WARNIN


10. Membangun gedung/ruangan baru, kecuali pada
SD/SMP yang belum memiliki prasarana jamban/WC G
dan/atau kantin sehat;
11. Membeli LKS dan bahan/peralatan yang tidak
mendukung proses pembelajaran;
12. Menanamkan saham;
13. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber
dana pemerintah pusat/daerah atau sumber lainnya;
14. Membiayai iuran dalam rangka upacara hari besar
nasional, dan membiayai penyelenggaraan
upacara/acara keagamaan;
15. Membiayai kegiatan dalam rangka mengikuti
pelatihan/sosialisasi/pendampingan terkait program
BOS/perpajakan program BOS yang diselenggarakan
lembaga di luar dinas pendidikan
propinsi/kab/kota/pusat
Aturan Umum Komponen
Pembiayaan
1. Prioritas utama adalah
BOS
4. Pembelian buku teks
untuk membeli buku utama dilaksanakan
utama untuk pelajaran sesuai dengan
dan panduan guru kebutuhan setiap
sesuai dengan sekolah
kurikulum yang
digunakan oleh sekolah 5. Penggunaan dana
2. Buku teks utama harus yang pelaksanaannya
sudah dibeli oleh atau sifatnya kegiatan,
tersedia di sekolah biaya yang dapat
sebelum Tahun dibayarkan dari BOS
Pelajaran Baru dimulai meliputi ATK atau
3. Sekolah harus penggandaan materi,
mencadangkan biaya penyiapan
separuh BOS yang tempat kegiatan,
diterima di triwulan honor nara sumber
atau sepertiga dari BOS lokal sesuai standar
Lanjutan …
6.Ketentuan terkait jasa profesi (honor
nara sumber) hanya dapat diberikan
kepada nara sumber yang mewakili
instansi resmi di luar sekolah, seperti
Kwarda, KONI daerah, BNN, dinas
pendidikan, dinas kesehatan, unsur
keagamaan, dan/atau lainnya
berdasarkan surat tugas yang
dikeluarkan oleh instansi yang
diwakilinya/berwenang.
Komponen Pembiayaan BOS SD
Kegiatan Kegiatan
Penerimaan Pembelajar Evaluasi
Pengembanga Peserta an dan Pembelajara Pengelolaan
n Didik Baru ekstrakuriku n& Sekolah
Perpustakaan ler ekstrakurikul
er
1 2 3 4 5

1 1 9 8 7 6
1
Biaya 0
Pembelian/ Pembayaran Pemeliharaa Langganan Pengembangan Profesi
Lainnya Perawatan Honor n Sarana Daya dan Guru dan Tenaga
Alat Multi dan Jasa Kependidikan, serta
Media Prasarana Pengembangan
Pembelajar Sekolah Manajemen Sekolah
an
Penggunaan Dana BOS SD
No Komponen Sub Komponen Penjelasan
Pembiayaan

1 Pengembangan a. Penyediaan buku teks utama;  Buku teks yang harus dibeli
sekolah merupakan buku teks
Perpustakaan b. Membeli non teks (buku bacaan, buku
utama yang telah dinilai dan
pengayaan, dan buku referensi untuk telah ditetapkan Harga Eceran
memenuhi SPM; Tertinggi (HET) nya oleh
c. Langganan majalah/publikasi berkala yang Kemdikbud
terkait pendidikan (offline/online);
 Buku yang dibeli oleh sekolah
d. Pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan; harus dijadikan pegangan oleh
e. Peningkatan kompetensi tenaga peserta didik dan guru sebagai
perpustakaan; buku teks utama
f. Pengembangan database perpustakaan dan
e-library atau digital library;
g. Pemeliharaan perabot perpustakaan atau
pembelian baru;
h. Pemeliharaan dan/ atau pembelian AC
perpustakaan;
Kohor/Kelompok Pembelian Buku
K13
SD yang melaksanakan K-13 pada tahun pelajaran tahun
2018/2019, maka buku teks utama yang harus dibeli
merupakan buku teks utama untuk setiap tema pada
semester I, dengan rincian sebagai berikut:
(a) kelas 1 berjumlah 4 (empat) tema; dan
(b) kelas 4 berjumlah 5 (lima) tema
SD yang melaksanakan K-13 mulai tahun pelajaran
2017/2018, maka buku teks utama yang harus dibeli
merupakan buku teks utama untuk setiap tema pada
Semester I dan Semester II, dengan rincinan sebagai
berikut.
(a) semester II tahun pelajaran 2017/2018
i. kelas 1 berjumlah 4 (empat) tema; dan
ii. kelas 4 berjumlah 4 (empat) tema.
(b) semester I tahun pelajaran 2018/2019
i. kelas 1 berjumlah 4 (empat) tema;
ii. kelas 2 berjumlah 4 (empat) tema;
iii. kelas 4 berjumlah 5 (lima) tema; dan
Kohor/Kelompok Pembelian Buku
K13
SD yang melaksanakan K-13 mulai tahun pelajaran 2016/2017
atau sebelumnya maka buku teks utama yang harus dibeli
merupakan buku teks utama untuk setiap tema pada semester
I dan semester II, dengan rincinan sebagai berikut:
(a) semester II tahun pelajaran 2017/2018
i. kelas 1 berjumlah 4 (empat) tema;
ii. kelas 2 berjumlah 4 (empat) tema;
iii. kelas 3 berjumlah 4 (empat) tema;
iv. kelas 4 berjumlah 4 (empat) tema;
v. kelas 5 berjumlah 4 (empat) tema; dan
vi. kelas 6 berjumlah 4 (empat) tema.

(b) semester I tahun pelajaran 2018/2019

i. kelas 1 berjumlah 4 (empat) tema;


Ii. kelas 2 berjumlah 4 (empat) tema;
Iii. kelas 3 berjumlah 4 (empat) tema;
Regulasi Terkait Mekanisme
Pengadaan Buku Teks
Pelajaran Kurikulum 2013

KEPMENDIKBUD NO 340/2017 tentang


Penetapan Buku Teks Pendidikan Dasar
Kurikulum 2013 untuk Buku Teks Tematik
Kelas II Semester II dan Buku Kelas V
Semester II
KEPMENDIKBUD NO 341/2017 tentang HET
Tertinggi Buku Teks Pendidikan Dasar
Kurikulum 2013 untuk Buku Teks Tematik
Kelas II Semester II dan Buku Kelas V
Semester II
KEPMENDIKBUD NO 173/2017 tentang HET
Tertinggi Buku Teks Pendidikan Dasar
Kurikulum 2013 untuk Buku Teks Tematik
Semester 1 Untuk Kelas I, II, IV, Dan V, Tematik
Semester 2 Untuk Kelas I Dan IV, Pendidikan
Agama Dan Budi Pekerti Untuk Kelas I, II, IV, V,
VII, VIII, X, Dan XI Serta Mata Pelajaran Untuk
Regulasi Terkait Penetapan
Buku Matematika dan PJOK

KEPMENDIKBUD NO 147/2016
tentang Penetapan Buku
Matematika dan PJOK Kelas IV.

KEPMENDIKBUD NO 339/2017
tentang Penetapan Buku
Matematika dan PJOK Kelas
V.

KEPMENDIKBUD NO 054/P/2018
tentang Penetapan Buku Teks
Pelajaran Pendidikan Dasar Kurikulum
2013 untuk Mata Pelajaran Matematika
dan Pata Peajaran Pendidikan
Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Penggunaan Dana BOS SD
No Komponen Sub Komponen Penjelasan
Pembiayaan

2 Penerimaan Semua jenis pengeluaran dlm rangka Tata Cara Pelaksanaan PPDB
Peserta Didik PPDB; sesuai dengan
Baru (PPDB) i. Penggandaan formulir Permendikbud No. 17
pendaftaran; Tahun 2017
ii. Administrasi pendaftaran
iii. Publikasi / pengumuman PPDB
iv. Biaya kegiatan pengenalan
lingkungan sekolah
v. Konsumsi penyelenggaraan
kegiataan dan transportasi
Penggunaan Dana BOS SD
No Komponen Sub Komponen Penjelasan
Pembiayaan
3 Kegiatan Kegiatan Pembelajaran Biaya lomba yang tidak dibiayai
Pembelajaran a. Membeli alat peraga IPA yang diperlukan pemerintah/ pemda (termasuk
dan sekolah untuk memenuhi SPM di tingkat untuk biaya pendaftaran,
SD; transportasi dan akomodasi);
Ekstrakurikuler
b. Mendukung penyelenggaraan PAKEM
c. Pengembangan pendidikan karakter/
penumbuhan budi pekerti, dan kegiatan
program pelibatan keluarga di sekolah
d. Pembelajaran remedial dan
pembelajaran pengayaan;
e. Pendidikan dan pengembangan sekolah
sehat, aman, ramah anak, dan
menyenangkan
f. Pemantapan persiapan ujian;

Kegiatan Ektrakurikuler
Krida, Karya Ilmiah, Latihan olah bakat dan
olah minat, keagamaan
Penggunaan Dana BOS SD
No Komponen Sub Komponen Penjelasan
Pembiayaan

4 Kegiatan Evaluasi a. Biaya ulangan harian/tengah -------------------cukup jelas--------


Pembelajaran semester/akhir semester/kenaikan kelas, --------
dan USBN, dan evaluasi kegiatan
ekstrakurikuler.
Ekstrakurikuler
b. Komponen yang dapat dibayarkan
adalah:
i. transportasi dan kosumsi
penyusunan indikator dan
penelaahan soal USBN di Kelompok
Kerja Guru (KKG)
ii. Fotocopy/penggandaan soal;
iii. Fotocopy laporan pelaksanaan hasil
ujian
iv. Biaya transport pengawas ujian yang
ditugaskan di luar sekolah tempat
mengajar, dan tidak dibiayai
Pemerintah/Pemda.
v. biaya konsumsi penyelenggaran
Penggunaan Dana BOS SD
No Komponen Sub Komponen Penjelasan
Pembiayaan

5 Pengelolaan a. Pembelian buku tulis, kapur tulis, pensil, spidol, Kebijakan pembayaran honor untuk
kertas, bahan praktikum, buku induk peserta petugas pendataan di sekolah
Sekolah didik, dan/atau buku inventaris mengikuti ketentuan sebagai
b. Pembelian alat tulis kantor (termasuk tinta berikut:
printer, CD, dan/atau flash disk;
1. diupayakan untuk dikerjakan oleh
c. Transportasi dalam rangka koordinasi dan/atau tenaga administrasi berkompeten
pelaporan kepada Disdik kabupaten/kota; yang sudah tersedia di sekolah,
d. Pendataan melalui aplikasi Dapodik; baik yang merupakan pegawai
tetap maupun tenaga honorer,
e. Pembelian peralatan/perlengkapan yang
sehingga sekolah tidak perlu
menunjang operasional rutin di sekolah, antara
menganggarkan biaya tambahan
lain bel, sound system dan speaker untuk
untuk pembayaran honor
upacara, teralis jendela, dan/atau perlengkapan
bulanan;
sejenis lainnya;
f. Biaya untuk mengembangkan media 2. apabila tidak tersedia tenaga
pembelajaran berbasis Teknologi, Informasi, administrasi yang berkompeten,
dan Komunikasi (TIK) sekolah dapat menugaskan
g. Pembelian dan pemasangan alat absensi bagi petugas pendataan lepas
guru dan staf sekolah lainnya, termasuk tipe (outsourcing) yang dibayar sesuai
finger print scan dengan biaya maksimal dengan waktu pekerjaan atau per
Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah) kegiatan (tidak dibayarkan dalam
Penggunaan Dana BOS SD
No Komponen Sub Komponen Penjelasan
Pembiayaan

6 Pengembangan a. Kegiatan KKG atau KKKS • Sekolah yang mendapat


Profesi Guru dan b. Menghadiri seminar/lokakarya yang hibah/block grant
Tenaga terkait langsung dengan peningkatan pengembangan KKG atau
Kependidikan, mutu guru dan tenaga kependidikan sejenisnya pada tahun
serta antara lain penerapan RPP, anggaran yang sama hanya
Pengembangan pengembangan dan/atau penerapan boleh menggunakan dana
Manajemen program penilaian kepada peserta BOS untuk transport
didik, penyusunan soal USBN, kegiatan bila tidak
Sekolah
pengembangan lahan sekolah, apabila disediakan;
ditugaskan oleh sekolah; • Contoh kegiatan
c. Mengadakan seminar/lokakarya untuk pengembangan lahan
peningkatan mutu, seperti sekolah : kegiatan
pemantapan penerapan kurikulum/ beternak, berkebun,
silabus, pemantapan kapasitas guru biotrop
dalam rangka penerapan RPP, • Biaya yang dapat
pengembangan dan/atau penerapan dibayarkan meliputi
program penilaian kepada peserta fotokopi, konsumsi
didik, penyusunan soal USBN, dan guru/peserta, dan/atau
Penggunaan Dana BOS SD
No Komponen Sub Komponen
Pembiayaan

7 Langganan Daya dan a. Langganan listrik, air, dan telepon


Jasa b. Pemasangan instalasi baru apabila sudah ada
jaringan di sekitar sekolah dan/atau
penambahan daya listrik;
c. Langganan internet pasca/pra bayar, baik
dengan fixed modem maupun mobile
modem (termasuk pasang baru bila ada
jaringan). Batas maksimal pembelian
paket/voucher mobile modem sebesar Rp.
250.000/bulan, sedangkan biaya langganan
dengan fixed modem sesuai dengan
kebutuhan sekolah;
Penggunaan Dana BOS SD
No Komponen Sub Komponen
Pembiayaan

8 Pemeliharaan sarana a. Pengecatan, perbaikan atap bocor, perbaikan


prasarana sekolah pintu dan jendela;
b. Perbaikan mebeler, termasuk pembelian meja
dan kursi peserta didik/guru jika meja dan kursi
yang ada sudah tidak berfungsi dan/atau
jumlahnya kurang mencukupi kebutuhan;
c. Perbaikan sanitasi sekolah (kloset, urinoir,
washtafel, keran air, dan lainnya) agar berfungsi
dengan baik.
d. Pelaksanaan sekolah hijau.
e. Penyediaan sumber air bersih termasuk pompa
dan instalasinya bagi satuan pendidikan yang
belum memiliki air bersih
f. Perbaikan saluran pembuangan dan/atau saluran
Penggunaan Dana BOS SD
No Komponen Sub Komponen Penjelasan
Pembiayaan

9 Pembayaran a. Guru honorer (hanya  pada prinsipnya pemerintah daerah dan


masyarakat penyelenggara pendidikan wajib
Honor untuk memenuhi SPM) mengalokasikan honor guru/tenaga kependidikan
dan non kependidikan yang ditugaskan pada
b. Tenaga administrasi satuan pendidikan yang diselenggarakan
(tenaga yang (Permendikbud 23/2013)
melaksanakan  Batas maksimum pembayar honor bulanan sekolah
administrasi sekolah negeri adalah 15% dan 50% sekolah swasta
termasuk melakukan  Guru honorer yang dibiayai dari dana BOS sesuai
dengan ketentuan sbb:
tugas pendataan
Dapodik); a. Jumlah guru yang diangkat sesuai kebutuhan
untuk memenuhi SPM (Standar Pelayanan
c. Pegawai perpustakaan; Minimal ) yang diatur dalam Permendikbud 23
Tahun 2013
d. Penjaga Sekolah;
b. Guru yang memiliki kualifikasi akademik S1/D-
e. Petugas satpam; IV
f. Petugas kebersihan; c. Mendapat surat penugasan dari Pemerintah
Daerah (khusus sekolah negeri) dengan
memperhatikan analisis kebutuhan guru dan
menyampaikan tembusan penugasan
dimaksud kepada Direktur Jenderal Guru dan
Penggunaan Dana BOS SD
No Komponen Sub Komponen Penjelasan
Pembiayaan

10 Pembelian/Pera a. Membeli/memperbaiki komputer  Spesifikasi sesuai yang


watan Alat Multi desktop/ work station. tertera pada Juknis
Media Maksimum pembelian 5 unit/
 komputer
Pembelajaran tahun/sekolah dengan harga
desktop/workstation,
10jt/unit
printer/printer scanner,
b. Membeli/memperbaiki printer laptop dan/atau proyektor
atau printer plus scanner. harus dibeli di penyedia
Maksimum pembelian adalah 1 barang yang memberikan
unit/tahun; garansi resmi;
c. Membeli/memperbaiki laptop.
Jumlah maksimum pembelian  proses pengadaan barang
adalah 1 unit/tahun dengan oleh sekolah harus
harga maksimum Rp. 10 juta; mengikuti ketentuan
peraturan perundang-
d. Membeli/memperbaiki proyektor.
undangan;
Jumlah maksimum yang dapat
dibeli adalah 5 unit/ tahun  peralatan di atas harus
LAPTOP

PROYEKTOR
KOMPUTER • prosesor Intel • Prosesor Intel Core • sistem DLP;
Core i3 atau yang i3 atau yang setara;
setara; • Memori standar • resolusi XGA;
• memori standar 4GB DDR3; • brightness
4GB DDR3; • Hard drive 120 GB 3000
• hard drive 120 GB SSD/500 GB HDD;
• CD/DVD drive;
lumens;
SSD/500 GB HDD;
• CD/DVD drive; • Monitor 14 inci; • contras ratio
• monitor LED 18,5 • Sistem operasi 15.000:1
Windows 10;
inci;
• aplikasi terpasang
• input HDMI,
• sistem operasi word processor, VGA,
Windows 10; spreadsheet, dan Composite,
• aplikasi terpasang presentation;
word processor,
S-Video;
• garansi 1 tahun
spreadsheet, dan • garansi 1
presentation; (satu) tahun.
• garansi 1 (satu)
tahun
Penggunaan Dana BOS
Dikdas

No Komponen Sub Komponen Penjelasan


Pembiayaan

11 Biaya Lainnya Pembiayaan yang dapat dibiayai Apabila seluruh komponen


antara lain pembangunan sebagaimana dimaksud pada
jamban/WC beserta sanitasinya angka 1-10 telah terpenuhi
dan/atau kantin sehat, hanya bagi pembiayaannya dan masih
sekolah yang belum memiliki terdapat kelebihan BOS,
prasarana tersebut. penggunaan dana ini harus
diputuskan melalui rapat
bersama dengan Dewan Guru
dan Komite Sekolah
Mekanisme Pembelian/Pengadaan
6 melalui Dana BOS
Mekanisme dan Prinsip Pembelian
/Pengadaan Barang/Jasa
 Pengelola sekolah harus memastikan bahwa barang/jasa yang akan dibeli
adalah kebutuhan sekolah yang sudah sesuai dengan skala prioritas
pengelolaan/pengembangan sekolah;

 Pembelian barang/jasa harus mengedepankan prinsip keterbukaan dan


efisiensi anggaran dalam menentukan barang/jasa dan tempat
pembeliannya;

 Mekanisme pembelian/pengadaan barang/jasa harus mengikuti ketentuan


sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku;

 Khusus pembelian buku teks K-13, dengan ketentuan:


o Sekolah memesan buku ke penyedia secara offline maupun online
o Penyedia mengirimkan buku ke sekolah sesuai dengan pesanan
o Sekolah memeriksa kesesuaian : judul buku, jumlah pesanan buku untuk
setiap judul, identitas penyedia buku pada Katalog Dalam Terbitan (KDT)
dan spesifikasi buku
o Sekolah membayar pesanan buku dengan harga yang tidak melebihi HET
Mekanisme dan Prinsip Pembelian
/Pengadaan Barang/Jasa
 Ketentuan pembelian/pengadaan barang/jasa yang dapat dilakukan
TANPA lelang/pengadaan:
o Bila sudah tersedia di e-catalogue  belanja secara online
o Bila belum tersedia di e-catalogue  melakukan perbandingan
harga dan negosiasi

 Ketentuan pembelian/pengadaan barang/jasa yang dapat dilakukan


DENGAN lelang/pengadaan:
o Bila sudah tersedia di e-catalogue  belanja secara online
o Bila belum tersedia di e-catalogue  Disdik Prop/Kab/Kota
(sesuai kewenangan) membantu sekolah melaksanakan
pengadaan

 Sekolah harus memperhatikan kualitas barang/jasa, ketersediaan,


dan kewajaran harga

 Pembelian/pengadaan barang/jasa harus diketahui oleh Komite


Sekolah
Mekanisme dan Prinsip Pembelian
/Pengadaan Barang/Jasa

 Sekolah harus membuat laporan tertulis singkat tentang proses


pembelian/pengadaan

 Untuk pekerjaan rehabilitasi/pemeliharaan bangunan sekolah, Tim


BOS Sekolah harus:
o Membuat rencana kerja
o Memilih pelaksana pekerjaan dengan standar upah yang berlaku
di daerah setempat
o Sejalan dengan kebijakan Pemerintah dalam menggalakkan
transaksi keuangan secara NON TUNAI  tahun 2017, sudah
menerapkan kebijakan pembayaran non tunai untuk belanja dari
dana BOS

 Ketentuan kebijakan pembayaran NON TUNAI:


o Tidak di seluruh daerah/sekolah (baru uji coba)
o Tidak atau belum seluruh belanja di sekolah
Prinsip Pembayaran NON TUNAI

o Merupakan kebijakan terkait dengan model atau


cara pembayaran, bukan pengadaan barang/jasa

o Masih tetap membuka adanya sebagian transaksi


pembayaran tunai sehingga tidak mempersulit
satuan pendidikan

o Diterapkan secara bertahap dengan


mempertimbangkan kesiapan infrastruktur

o Pencatatan dan pelaporan transaksi pembayaran


non tunai dilakukan secara otomatis
7 PELAPORAN SEKOLAH
ALUR LAPORAN BOS
FORMAT PENATAUSAHAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN
7. DANA BOS
a (SE MENDAGRI 910/106/SJ/2017)
CONTOH FORMAT RKAS
1
CONTOH FORMAT RKAS
KODE URAIAN JUMLAH RENCANA PENARIKAN

1 REKENING T.1 T.2 T.3 T.4

2 3 7=4x6 8 9 10 11
4.3. Pendapatan Dana BOS 46.000.000
4.3.3.xx.xx Pendapatan Sisa Dana BOS 12.000.000
TA 2017
4.3.3.xx.xx Pendapatan Dana BOS TA 34.000.000
2018
5.1 Belanja Dana BOS 46.000.000
5.1.1 Belanja Pegawai 32.500.000
5.1.1.xx Belanja Pegawai Dana BOS
5.1.1.xx.xx Belanja Pegawai Dana BOS 32.500.000
Honor Petugas Dapodik 16.250.000
Honor Penjaga Sekolah 16.250.000
Dst…….
5.1.2 Belanja Barang dan Jasa 7.000.000
5.1.2.xx Belanja Barang dan Jasa
Dana BOS
5.1.2.xx.xx Belanja Barang dan Jasa 7.000.000
Dana BOS
Biaya Langganan Listrik 200.000
Penggandaan Formulir 123.000 9.200.0
Pendaftaran 00
Dst….. 6.677.000
5.1.3 Belanja Modal 6.500.000
5.1.3.xx Belanja Modal Peralatan dan
Contoh RKAS
CONTOH BUKU KAS UMUM (BKU)
2
CONTOH BUKU PEMBANTU KAS
3
CONTOH BUKU PEMBANTU BANK
4
CONTOH BUKU PEMBANTU PAJAK
5
CONTOH BUKU PEMBANTU RINCIAN OBJEK BELANJA
(ROB)
6
CONTOH LAPORAN REALISASI

7
CONTOH SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB
(SPTJ)
8
7. FORMAT LAPORAN REALISASI BERDASAR
PERMENDIKBUD NO 1 TAHUN 2018
b
CONTOH FORMAT REALISASI PENGGUNAAN DANA
BOS
1

Anda mungkin juga menyukai