Anda di halaman 1dari 6

Fisika Statistik :

Gaya Antar
Kelompok 1 Molekul
Fathul Khair A24115001
Inayah
Samsa
GAYA ANTAR MOLEKUL
 Gaya antar molekul adalah gaya tarik-menarik antar molekul yang saling
berdekatan.
 Gaya antar molekul berbeda dengan ikatan kimia. Ikatan kimia, seperti ikatan
ionik, kovalen, dan logam, semuanya adalah ikatan antar atom dalam
membentuk molekul. Sedangkan gaya antar molekul adalah gaya tarik antar
molekul.
 Gaya antarmolekul ini memiliki sifat tarik menarik dan juga tolak-menolak antar
molekul.
 Ketika dua molekulnya berdekatan, gaya tolak antara muatan yang sama akan
timbul dan semakin tinggi energi tolaknya.
 Dibutuhkan energi yang lebih tinggi pula untuk memampatkan suatu molekul.
 Kemampuan untuk menentukan jenis gaya antar molekul tergantung dari
kemampuan kita mengenali jenis ikatan dalam molekul apakah ion, polar atau
non polar.
Gaya Van der Waals
Gaya Van der Waals terdiri dari tiga macam, yaitu:

1. Gaya Keesom/Gaya elektrostatis, meliputi interaksi antara:


 molekul ionik dengan molekul ionik
 dipol permanen dengan dipol permanen
Gaya ini merupakan gaya yang terkuat. Terjadi antara
molekul-molekul yang memiliki ikatan ionik.
Contoh: NaCl, CaBr2, dll.
Akibat gaya ini, seluruh senyawa dengan ikatan ionik memiliki
titik didih yang tinggi.
2. Gaya Debye (interaksi antara dipol permanen dengan dipol
terinduksi)
3. Gaya London/Gaya Dispersi (interaksi antara dipol sementara
dengan dipol terinduksi)
 Gaya London adalah gaya tarikan lemah yang disebabkan
oleh dipol imbasan sekejap atau sesaat yang terjadi karena
adanya pergerakan elektron dalam suatu orbital.
 Pergerakan tersebut dapat mengakibatkan tidak meratanya
kepadatan elektron pada atom, sehingga atom tersebut
mempunyai satu sisi dipol dengan muatan lebih negatif
dibandingkan sisi yang lain.
 Mudahnya suatu atom untuk membentuk dipol sesaat
disebut dengan polarisabilitas.
 Dipol – dipol ini dikatakan sesaat karena pergerakan
elektronnya milyaran kali dalam satu detik.
 Kekuatan gaya London bergantung pada beberapa faktor,
antara lain kerumitan molekul dan ukuran molekul.
 Lebih banyak terdapat interaksi pada molekul kompleks dari
molekul sederhana, maka Gaya london lebih besar
dibandingkan molekul sederhana.Semakin besar Mr semakin
kuat Gaya london.
 Molekul yang lebih besar mempunyai tarikan lebih besar dari
pada molekul berukuran kecil, sehingga mudah terjadi kutub
listrik sesaat yang menimbulkan gaya london besar.Dalam
satu golongan dari atas ke bawah, ukurannya bertambah
besar, sehingga gaya londonnya juga semakin besar
Ikatan Hidrogen
 Ikatan hidrogen terjadi antara atom hidrogen (H)
dengan atom: nitrogen (N), oksigen (O), atau Fluor (F).
 Ikatan hidrogen sering digambarkan sebagai suatu
interaksi dipol-dipol elektrostatik yang kuat.
 Memiliki sejumlah ciri ikatan kovalen: mempunyai arah,
lebih kuat dari interaksi van der Waals, menghasilkan
jarak antaratom yang lebih pendek dari jumlah jari-jari
van der Waals, dan umumnya melibatkan pasangan
dalam jumlah terbatas, yang dapat ditafsirkan sebagai
sejenis valensi.