Anda di halaman 1dari 25

KONSEP DIRI

L/O/G/O
Materi Psikososial dan Budaya dalam Keperawatan
Semester II Prodi Sarjana Keperawatan
TA 2017/2018
DEFINISI dan JENIS
Konsep diri adalah gambaran, pandangan, keyakinan,
dan penghargaan atau perasaan seseorang tentang dirinya sendiri

Konsep diri positif-negatif

Pengetahuan tentang diri sendiri Konsep diri fisik-sosial

Harapan di masa depan Konsep diri emosional-akademis

Penilaian diri Konsep diri riil-ideal

Konsep diri 4 sudut pandang konsep diri


Menurut Perry & Potter (2010), konsep diri
adalah :
 Konseptualisasi individu thd dirinya sendiri
Sec langsung mempengaruhi harga diri dan
perasaan seseorang ttng dirinya sendiri
Sensitivitas thd faktor yg mempengaruhi
konsep diri dan harga diri pd berbagai budaya
adalah hal yg penting unt menjamin
pendekatan individual thd pel kesehatan
Komponen Konsep Diri

KD terdiri dari 3 (tiga) komponen


1. Komponen Perceptual = mrpkan pengetahuan individu ttg
keadaan dirinya, yg menjelaskan hal-hal yg berhubungan dg
pisik. Ini disebut juga Physical Self Concept
2. Komponen Conceptual = mrpkan pengetahuan seseorang yg
berhubungan dengan sifat-sifat, latar belakang dan masa
depannya. Yg termasuk kedlm ini: Kejujuran,
Percaya diri, kemandirian. Ini disebut “Psycholocal Self
Concept”
3. Komponen Attitudinal = Sikap-sikap seseorang mengenai
dirinya trhdp Status, masa depan, kembanggaan ,rasa malu,
harga diri. Ini disebut “Attitude Self Concept”

Dari komponen tsb akan melahirkan konsep diri Positif dan


konsep diri negatif
Dua Macam KD:
Konsep Diri Negatif Konsep Diri Positif
• peka pada kritik • yakin akan kemampuan
• responsif sekali mengatasi masalah
terhadap pujian • merasa setara dengan
• Hiperkritis orang lain
• cenderung merasa tidak • menerima pujian tanpa
disenangi orang lain rasa malu
• bersikap pesimistis • sadar setiap keinginan
terhadap kompetisi dan perilaku tidak selalu
disetujui masyarakat
• mampu memperbaiki
diri
KUNCI KONSEP DIRI POSITIF
1. Self Disclosure (Membuka diri)/SD. Ingat Johary
Window Theory >> faktor yang mempengaruhi,
bagaimana melakukannya, bagaimana merespon SD
dari orang lain, cara meningkatkan SD, apa saja yang
mempengaruhi SD kita, dan apa manfaat SD
(pengetahuan diri, pengemb bakat terpendam,
efektifitas kom, hub yang penuh arti, kesehatan
fisiologis).
2. Self confidence, Maxwell Malts “believe in yourself and
you will succeed”. Bagaimana dengan Communication
Aprehension?
3. Selectivity: terpaan selektif, persepsi selektif dan
ingatan selektif
Faktor yang Mempengaruhi
Perkembangan Konsep Diri

Perasaan yang menimbulkan konsep


diri yang positif:
Faktor Diterima oleh lingkungan
Perkembangan
Konsep Diri Dihargai oleh orang lain

Dicintai keluarga dan teman-teman

TUGAS !
Cari Tugas Perkembangan
yg mempengaruhi konsep
diri sejak lahir - meninggal
Teori Perkembangan Konsep Diri

Konsep diri belum ada sejak lahir tapi


berkembang secara bertahap dan
dipelajari
Melalui kontak sosial dan pengalaman
Proses eksplorasi diri sendiri, hubungan
dengan orang dekat & berarti bagi dirinya
Konsep diri berkembang dengan
baik bila..
• budaya dan pengalaman dalam keluarga
memberikan pengalaman yang positif
• individu memperoleh kemampuan yang
berarti
• mampu beraktualisasi diri

Sehingga individu menyadari potensi yang


ada pada dirinya.
Pengalaman awal dalam kehidupan
keluarga merupakan
dasar pembentukan konsep diri
karena keluarga dapat memberikan
perasaan diri adekuat atau tidak adekuat,
perasaan diterima atau ditolak.
Rentang Respon Konsep Diri

Repon Adaptif Respon Maladaptif

Aktualisasi Konsep diri Harga diri Kekacauan Depersonalisasi


Diri positif Rendah identitas
1. Gambaran diri
Gambaran diri adalah sikap
seseorang terhadap tubuhnya
secara sadar atau tidak sadar
termasuk persepsi dan
perasaan tentang ukuran dan
bentuk, fungsi penampilan
dan potensi tubuh saat ini dan
masa lalu.
2. Ideal diri
 Ideal diri adalah persepsi
individu tentang bagaimana ia
harus berprilaku sesuai
dengan standar pribadi.
 Standar ini berhubungan
dengan tipe orang atau
sejumlah aspirasi cita-cita nilai
yang dicapai.
 Ideal diri mulai berkembang
pada masa kanak-kanak yang
dipengaruhi oleh orang penting
dan dirinya yang memberikan
tuntutan atau harapan.

 Ini diperlukan oleh individu


untuk memacu dirinya ke
tingkat yang lebih tinggi.
3. Harga diri
Harga diri adalah penilaian pribadi
terhadap hasil yang dicapai dengan
menganalisa seberapa jauh prilaku
memenuhi ideal diri.

PENTING !
Penerimaan diri tanpa syarat
sebagai individu yang berarti
walaupun salah, gagal atau
kalah

Harga diri diperoleh dari penghargaan


diri sendiri dan dari orang lain yaitu
perasaan dicintai, dihargai dan
dihormati.
Jika individu selalu berhasil maka cenderung mempunyai harga
diri yang tinggi dan jika individu sering mengalami kegagalan
maka cenderung mempunyai harga diri yang rendah.

10 cara meningkatkan harga diri  Manfaatkan waktu Anda tanpa


(Prof Budi,2018) : khawatir akan penampilan
Anda
 Jangan takut menghadapi
kegagalan  Pikirkan masa lalu tanpa
 Mundur selangkah dan nikmati penyesalan
prestasi Anda  Pahami bahwa tak ada yg
 Pelajari hal – hal yg Anda suka sempurna
ttng diri Anda
 Nikmati/ manjakan dirimu  Nikmati semua kehidupan
sendiri Anda : keberhasilan dan
 Berusahalah menjadi lbh baik kelemahan
 Sukai sebanyak mungkin
Harga diri akan meningkat sesuai tentang diri Anda
dengan meningkatnya usia dan
sangat terancam pada masa
pubertas.
4. Peran
Peran adalah pola sikap,
prilaku, nilai dan tujuan
yang di harapkan dari
seseorang berdasarkan
posisinya di masyarakat.
Posisi di masyarakat dapat
menjadikan stressor
terhadap peran karena
struktur sosial yang
menimbulkan kesukaran
atau tuntutan posisi yang
tidak mungkin
dilaksanakan.
Stres peran terdiri dari :
Konflik peran, peran yang tidak jelas, peran yang tidak
sesuai dan peran yang berlebihan.
1. Konflik peran dialami jika peran yang diminta konflik
dengan system individu atau peran yang konflik satu
sama lain
2. Peran tidak jelas, terjadi jika perilaku diberi peran yang
tidak jelas dalam hal perilaku dan penampilan yang
diharapkan.
3. Peran tidak sesuai terjadi jika indifidu dalam proses
transisi merubah nilai dan sikap
4. Peran berlebihan terjadi jika individu menerima banyak
peran tetapi tidak mampu untuk melakukannya.
5. identitas

Identitas adalah kesadaran akan diri merupakan sintesa dari


semua aspek konsep diri sebagai suatu kesatuan yang
utuh.

Seseorang yang mempunyai perasaan identitas diri yang


kuat adalah seseorang yang memandang dirinya berbeda
dengan orang lain termasuk persepsinya terhadap jenis
kelamin, memiliki otonomi yaitu mengerti dan percaya diri,
respek diri, mampu dan menguasai diri, mengatur diri
sendiri dan menerima diri.
 Ras dan identitas budaya merupakan
komponen penting dr konsep diri seseorang.
 Selama individu bertumbuh, aspek budaya dr
konsep dirinya diperkuat melalui hubungan
sosial, keluarga atau pengalaman budaya
 Selain itu, konsep diri diperkuat atau
dipertanyakan melalui situasi politik, sosial
atau pengaruh budaya yg dialami di sekolah
atau lingkungan t4 kerja
 Model peran budaya atau pengalaman
terdahulu yg positip/ negatip akan
mempengaruhi konsep diri
Pengaruh Konsep diri terhadap
Komunikasi 4. Seseorang yang
1. Seseorang cenderung berkonsep diri
melihat dirinya seperti yang positif akan
dilihat&dikatakan oleh Membuka membuka diri
melihat secara wajar pada
orang lain diri
orang lain

2. Seseorang Bertingkah 5. Seseorang yang berkonsep


cenderung diri secara positif cenderung
laku
bertingkah laku merasa senang akan dirinya
sesuai dengan yang dan yakin bahwa ia mampu
dilihat&dikatakan menghadapi situasi yang
orang lain yakin dihadapi

3.Seseorang akan
menyaring untuk
melihat, mendengar,
memberikan Menilai
penilaian&memahami &
pesan dari dalam-luar
memahami
dirinya
Pengaruh Self concept dan self esteem dalam
KAP dan hubungannya

• Bagaimana hubungan seseorang dengan orang lain


• Bagaimana nubuat kepada diri sendiri
• Bagaimana mengintepretasikan sebuah pesan
• Bagaimana gaya berkomunikasi kita

Hubungan keduanya sangat erat, karena dengan self


concept akan menggambarkan siapa kita (diri sendiri).
Dengan self esteem akan bisa mengevaluasi bagaimana
kita (diri sendiri).
PEMBENTUKAN KONSEP DIRI

KONSEP DIRI = Bukan merupakan bawaan sejak lahir.

Terbentuk dan berkembang dari pengalaman


hidupnya sejak kecil ( dlm keluarga, teman
sebaya, sekolah, masyarakat, tempat kerja)

Merupakan hasil belajar / latihan

L/O/G/O
Mengalami perubahan dan perkembangan
Teori Pembentukan Konsep Diri

1. Teori PYGMALLION EFFECT


Bhw seseorang mempunyai kecenderungan untuk menjadi
apa yang dikatakan atau diharapkan orang lain kepadanya.

2. Teori THE SELF FULFILLING PROPHECY


Bhw seseorang cenderung berperilaku sesuai dengan apa
yang diyakininya tentang dirinya sendiri
L/O/G/O
KONTRIBUSI KONSEP DIRI TERHADAP
PERILAKU

1. KD mempunyai peranan penting dalam menentukan perilaku


individu.

2 Perilaku individu akan sesuai dengan cara individu memandang


dirinya.

3. KD mempunyai peran dalam mempertahankan keselarasan


L/O/G/O
hatinya.

4. KD merupakan seperangkat harapan serta penilaian perilaku


Thank You!

L/O/G/O