Anda di halaman 1dari 59

INVENTARISASI EMISI

Definisi

Mengidentifikasi sumber-sumber Pencatatan sumber pencemar


pencemar udara dan dan jumlah sumber pencemar
memperkirakan jumlah spesifik disebut Inventarisasi Emisi
pencemar-pencemar udara yang
diemisikan dari satu atau lebih
sumber pencemar di suatu wilayah Berfungsi sebagai dasar
tertentu dan periode waktu tertentu penetapan strategi dan
merupakan langkah pertama di rencana aksi pengelolaan
dalam pengelolaan kualitas udara kualitas udara di suatu wilayah
Fungsi Inventarisasi Emisi
Ruang
lingkup
kegiatan
STRATEGI
PENGELOLAAN
KUALITAS
UDARA
 KEDUDUKAN
INVENTARISASI
EMISI DALAM
STRATEGI
PENGELOLAAN
KUALITAS
UDARA
OPSI PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA
PENCEMAR UDARA YANG DIINVENTARISIR

Pencemar udara kriteria Pencemar udara berbahaya

 CO (Carbon monoxide)  Hidrokarbon (senyawa organik


 NOx (Nitrogen oxide) yang mudah menguap – VOC)
 NO termal  Benzene (C6H6)
 NO bahan bakar  1,3 butadiena

 PAH (polycyclic aromatic


 SO2 (sulfur dioxide)
hidrocarbon)
 Partikulat (PM10)
GRK
 CO2 (karbondioksida)
 CH4 (methan)
 N2O (nitrous oxide)
 HFCs (hidrofluorocarbons)
 PFCs (perfluorocarbons)
 SF6 (sulfur hexafluoride)
CONTOH
LANGKAH
PENGURANGAN
EMISI PENCEMAR
UDARA DAN
GRK
Sumber Emisi
13

Sumber: Kementerian Lingkungan Hidup, 2013


Penggunaan metode perhitungan emisi
14

Sumber: Kementerian Lingkungan Hidup, 2013


1. Faktor Emisi
2. Keseimbangan Materi
3. Analisa Bahan Bakar
4. Uji Cerobong
5. Model Estimasi
6. Survei dan Kuesioner
7. Pertimbangan Pakar (Engineering Judgement)
Faktor yang mempengaruhi emisi bergerak
1. Karakteristik Mesin
2. Teknologi Kendaraan
3. Karakteristik Bahan Bakar
4. Usia dan Perawatan Kendaraan
5. Perilaku Pengendara dan Penggunaan Kendaraan
Identifikasi
Sumber Titik
Identifikasi
Sumber Titik
Contoh Perhitungan
Indonesia dan Emisi GRK
Evaluasi
Pendekatan konseptual studi dampak terhadap
lingkungan udara
Tahap 1: Tahap 4:
Identifikasi dampak Prediksi dampak
rencana kegiatan
thd kualitas udara

Tahap 2: Tahap 5:
Deskripsi kondisi Penilaian dampak
lingkungan udara penting
yg ada

Tahap 3: Tahap 6:
Informasi peraturan Identifikasi dan
perundangan dan penentuan
pedoman meng tindakan mitigasi
kualitas udara
Peraturan perundangan
 PP RI No 41 Th 1999 Ttg Pengendalian pencemaran udara
 KEPMENLH No KEP-13/MENLH/3/1995 Ttg Baku mutu emisi sumber
tidak bergerak
 PERMENLH No 07 Th 2007 Ttg Baku mutu emisi sumber tidak bergerak
bagi ketel uap
 PERMENLH No 05 Th 2006 Ttg Ambang batas emisi gs buang
kendaraan bermotor lama
 SK Gubernur Propinsi DKI Jakarta No 670/2000/Tanggal 28 Maret
2000 Ttg Penetapan baku mutu emisi sumber tidak bergerak di Propinsi
DKI Jakarta
Contoh baku mutu ambien
PP No 41 Thn 1999

No Parameter Waktu pengukuran Baku mutu

1 SO2 1 Jam 900 µg/Nm3


(Sulfur dioksida) 24 Jam 365 µg/Nm3
1 Thn 60 µg/Nm3
2 PM10 24 Jam 150 µg/Nm3
(Partikel < 10 µm)
PM2.5 24 Jam 65 µg/Nm3
(Partikel < 2.5 µm) 1 Thn 15 µg/Nm3
3 TSP 24 Jam 230 µg/Nm3
(Debu) 1 Thn 90 µg/Nm3
4 CO 1 Jam 30000 µg/Nm3
(Karbon Monoksida) 24 Jam 10000 µg/Nm3
Contoh baku mutu emisi sumber tidak bergerak
PERMENLH No 07 Th 2007

No Parameter Baku mutu

1 Partikulat 230 mg/m3


2 Sulfur dioksida (SO2) 750 mg/m3
3 Nitrogen Oksida (N)2) 825 ng/m3
4 Opasitas 20 %

Catatan:
- Nitrogen Oksida ditentukan sebagai NO2
- Volume gas dalam keadaan standar (25oC dan tekanan 1 atm
- Konsentrasi partikulat dikoreksi sebesar 6 % Oksigen
- Opasitas digunakan sbg indikator praktis pemantauan dan dikembangkan utk
memperoleh hub korelatif dg pengamatan total partikel
Faktor emisi
N. Irving Sax (1974)*
Faktor emisi gas dari proses pembakaran batubara (lb/ton batubara yg dibakar)

Pencemar Pembangkit listrik Industrial Rumah tangga dan


komersial

Aldehida (HCHO) 0.005 0.005 0.005


Karbon monoksida (CO)
Hidrokarbon (HC) 0.5 3 50
Oksida nitrigen (NO2) 0.2 1 10
Oksida belerang (SO2)
20 20 8

38S 38S 38S

Catatan: S = % kandungan belerang


* N. Irving Sax (ed), Industrial Pollution, Van Nostrand Reinhold Coy, 1974
Faktor emisi
N. Irving Sax (1974)*

Emisi partikel dan gas dari kendaraan roda 4 light duty

No Pencemar g/mil
1 Total organik 3.07
2 Partikulat 0.03
3 Karbon monoksida (CO) 46.5
4 Karbon dioksida (CO2) 640
5 Oksida nitrogen (NOx) 8.26
Terima Kasih
Silakan baca