Anda di halaman 1dari 27

Assalamu’alaikum wr.

wb.
KELOMPOK 2
Aldi Rianto 2119160008 Devi Faiha Febriani 2119160012
Fuji Astuti Aprilia 2119160025 Titin Solihat 2119160049
Khoerunnisa 2119160087 Veby Lismayanti Putri 2119160016
Kiki Kurnia R 2119160011 Septian Adi Susanto 2119160005

Pengelolaan Lingkungan
25 May 2018
Lingkungan dan Kesehatan
Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 3
Kesehatan menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1948
menyebutkan bahwa pengertian kesehatan adalah sebagai “suatu keadaan
Pengertian fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit

Kesehatan atau kelemahan”.

Lingkungan Kesehatan lingkungan adalah kesehatan yang sangat penting bagi


kelancaran kehidupan dibumi, karena lingkungan adalah tempat dimana
pribadi itu tinggal.

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 4
3 pengertian yang dikemukakan para ahli tentang kesehatan lingkungan
:
“Kesehatan Lingkungan merupakan bagian dari dasar-dasar kesehatan bagi
masyarakat modern, kesehatan lingkungan adalah aspek kesehatan
masyarakat yang meliputi semua aspek kesehatan manusia dalam
P.Halton Purdon hubungannya dengan lingkungan”.
(1971)
Tujuannya untuk mempertahankan dan meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat pada tingkat yang setinggi-tingginya dengan jalan memodifikasi
factor social, factor fisik lingkungan, sifat-sifat dan kelakuan lingkungan yang
dapat berpengaruh terhadap kesehatan.

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 5

“Environment health refers to ecological balance that must exist beetwen man
and his environment in order to ensure his weel being”.
World Health Organization
Kesehatan Lingkungan menurut WHO adalah : Those aspects of human
(WHO) health and disease that are determined by factors in the environment. It also
refers to the theory and practice of assessing and controlling factors in the
environment that can potentially affect health. Atau bila disimpulkan "Suatu
keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar
dapat menjamin keadaan sehat dari manusia "

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 6

Kesehatan Lingkungan adalah ilmu yang mempelajari keterkaitan


antara kualitas lingkungan dengan kondisi kesehatan suatu masyarakat. Ilmu
Umar Fahmi
Kesehatan Lingkungan mempelajari dinamika hubungan interaktif antara
Achmadi (1991) kelompok penduduk dengan segala macam perubahan komponen lingkungan
hidup yang menimbulkan ancaman atau berpotensi mengganggu kesehatan
masyarakat.

Pengelolaan Lingkungan
Syarat-syarat Lingkungan
Sehat
1. Keadaan Air
2. Keadaan Udara
3. Keadaan Tanah
4. Suara/ Bising
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 8

Keadaan Air Keadaan Udara Keadaan Tanah Suara/ Kebisingan


o Tidak Berbau Udara yang didalamnya Tanah yang baik untuk Keadaan dimana suatu
terdapat yang diperlukan. penanaman suatu lingkungan yang kondisinya
o Tidak Tercemar tidak bising yang dapat
contohnya oksigen dan di tumbuhan, dan tidak mengganggu aktifitas/alat
o Jernih dalamnya tidak tercemar tercemar oleh zat-zat pendengaran manusia.
o Suhu 1000 Bakteri Mati oleh zat-zat yang merusak logam berat.
tubuh

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 9
Cara-cara memelihara Kesehatan
Lingkungan

1. Tidak mencemari air dengan membuang sampah


disungai
2. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
3. Mengolah tanah sebagaimana mestinya
4. Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong

Pengelolaan Lingkungan
Tujuan Pemeliharaan
Kesehatan Lingkungan
1. Mengurangi Pemanasan Global
2. Menjaga Kebersihan
a. Sampah Organik
b. Sampah Anorganik
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 11
1. Mengurangi Pemanasan Global

Dengan menanam tumbuhan sebanyak-banyaknya pada lahan kosong, maka


kita juga ikut serta mengurangi pemanasan global, karbon, zat O2 (okseigen)
yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan dan zat tidak langsung zat CO2 (carbon)
yang menyebabkan atmosfer bumi berlubang ini terhisap oleh tumbuhan dan
secara langsung zat O2 yang dihasilkan tersebut dapat dinikmati oleh manusia
tersebut untuk bernafas.

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 12
2. Menjaga Kebersihan

Dengan lingkungan yang sehat maka kita harus menjaga kebersihannya,


karena lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih dari segala
penyakit dan sampah. Sampah adalah musuh kebersihan yang paling utama.

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 13

a). Sampah Organik b). Sampah Anorganik


Sampah organik adalah sampah yang dapat dimakan Sampah Anorganik adalah sampah yang tidak dapat

oleh zat-zat organik di dalam tanah, maka sampah organik hancur (dimakan oleh zat organik) dengan sendirinya, maka

dapat dibersihkan dengan mengubur dalam-dalam sampah sampah non organik dapat dibersihkan dengan membakar

organik tersebut. sampah tersebut dan lalu menguburnya.

Pengelolaan Lingkungan
Tujuan
Kesehatan
Lingkungan
Pengelolaan Lingkungan
25 May 2018
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 15
Secara Umum Secara Khusus
a). Melakukan koreksi atau perbaikan terhadap a). Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan
kesehatan.
segala bahaya dan ancaman pada kesehatan b). Makanan dan minuman yang di produksi dalam skala besar dan di
dan kesejahteraan hidup manusia. konsumsi secara luas oleh masyarakat.
c). Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM, batu bara,
b). Melakukan usaha pencegahan dengan cara kebakaran hutan, dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan
mengatur sumber-sumber lingkungan dalam dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya
perubahan ekosistem.
upaya meningkatkan derajat kesehatan dan
d). Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian,
kesejahteraan hidup manusia. peternakan, industri, rumah sakit, dan lain-lain.
c). Melakukan kerja sama dan menerapkan e). Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor
penyakit dan cara memutuskan rantai penularan penyakitnya.
program terpadu di antara masyarakat dan
f). Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat
institusi pemerintah serta lembaga non kesehatan.
pemerintah dalam menghadapi bencana alam g). Kebisingan, radiasi, dan kesehatan kerja.
h). Survei sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi
atau wabah penyakit menular.
program kesehatan lingkungan.
Pengelolaan Lingkungan
Ruang
Lingkup Pengelolaan
Lingkungan

Kesehata
n
Lingkunga
n
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 17
e). Pencegahan/pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia
f). Higiene makanan, termasuk higiene susu
g). Pengendalian pencemaran udara
h). Pengendalian radiasi
i). Kesehatan kerja
World Health Organization j). Pengendalian kebisingan

(WHO ) k). Perumahan dan pemukiman


l). Aspek kesling dan transportasi udara
Ada 17 ruang lingkup kesehatan lingkungan, yaitu : m). Perencanaan daerah dan perkotaan
a). Penyediaan Air Minum n). Pencegahan kecelakaan
b). Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran o). Rekreasi umum dan pariwisata
c). Pembuangan Sampah Padat p). Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan keadaan
d). Pengendalian Vektor epidemi/wabah, bencana alam dan perpindahan penduduk.
q). Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 18
Ruang Lingkup Kesehatan di Indonesia,
1. Penyehatan Air dan Udara
2. Pengamanan Limbah padat/sampah
3. Pengamanan Limbah cair
Pasal 22 ayat (3) UU No 23 4. Pengamanan limbah gas
tahun 1992 5. Pengamanan radiasi
6. Pengamanan kebisingan
7. Pengamanan vektor penyakit
8. Penyehatan dan pengamanan lainnya, sepeti keadaan pasca bencana

Pengelolaan Lingkungan
Masalah-Masalah Kesehatan
Lingkungan di Indonesia
Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 20

Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya
memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. Air minum adalah
air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.
Syarat-syarat Kualitas Air Bersih diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Air Bersih a). Syarat Fisik : Tidak berbau, tidak berasa, dan tidak berwarna
b). Syarat Kimia : Kadar Besi : maksimum yang diperbolehkan 0,3 mg/l,
Kesadahan (maks 500 mg/l)
c). Syarat Mikrobiologis : Koliform tinja/total koliform (maks 0 per 100 ml air)

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 21
2. Pembuangan Kotaran/ Tinja
Metode pembuangan tinja yang baik yaitu dengan jamban dengan syarat
sebagai berikut :
a. Tanah permukaan tidak boleh terjadi kontaminasi
b. Tidak boleh terjadi kontaminasi pada air tanah yang mungkin memasuki
mata air atau sumur
c. Tidak boleh terkontaminasi air permukaan
d. Tinja tidak boleh terjangkau oleh lalat dan hewan lain
e. Tidak boleh terjadi penanganan tinja segar ; atau, bila memang benar-benar
diperlukan, harus dibatasi seminimal mungkin
f. Jamban harus babas dari bau atau kondisi yang tidak sedap dipandang
g. Metode pembuatan dan pengoperasian harus sederhana dan tidak mahal.

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 22
3. Kesehatan Pemukiman
Secara umum rumah dapat dikatakan sehat apabila memenuhi kriteria sebagai berikut :
a). Memenuhi kebutuhan fisiologis, yaitu : pencahayaan, penghawaan dan ruang gerak yang
cukup, terhindar dari kebisingan yang mengganggu
b). Memenuhi kebutuhan psikologis, yaitu : privacy yang cukup, komunikasi yang sehat
antar anggota keluarga dan penghuni rumah
c). Memenuhi persyaratan pencegahan penularan penyakit antarpenghuni rumah dengan
penyediaan air bersih, pengelolaan tinja dan limbah rumah tangga, bebas vektor
penyakit dan tikus, kepadatan hunian yang tidak berlebihan, cukup sinar matahari pagi,
terlindungnya makanan dan minuman dari pencemaran, disamping pencahayaan dan
penghawaan yang cukup
d). Memenuhi persyaratan pencegahan terjadinya kecelakaan baik yang timbul karena
keadaan luar maupun dalam rumah antara lain persyaratan garis sempadan jalan,
konstruksi yang tidak mudah roboh, tidak mudah terbakar, dan tidak cenderung
membuat penghuninya jatuh tergelincir.

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 23
4. Pembuangan Sampah
Teknik pengelolaan sampah yang baik dan benar harus memperhatikan faktor-
faktor /unsur, berikut :
a). Penimbulan sampah. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sampah
adalah jumlah penduduk dan kepadatanya, tingkat aktivitas, pola
kehidupan/tk sosial ekonomi, letak geografis, iklim, musim, dan kemajuan
teknologi
b). Penyimpanan sampah
c). Pengumpulan, pengolahan dan pemanfaatan kembali
d). Pengangkutan
e). Pembuangan

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 24
5. Serangga dan Binatang Pengganggu

Serangga sebagai reservoir (habitat dan suvival) bibit penyakit yang


kemudian disebut sebagai vector. Misalnya :
- Pinjal tikus untuk penyakit pes/sampar,
- Nyamuk Anopheles sp untuk penyakit Malaria,
- Nyamuk Aedes sp untuk Demam Berdarah Dengue (DBD),
- Nyamuk Culex sp untuk Penyakit Kaki Gajah/Filariasis
Binatang pengganggu yang dapat menularkan penyakit. Misalnya:
- Anjing dapat menularkan penyakit rabies/anjing gila,
- Kecoa dan lalat dapat menjadi perantara perpindahan bibit
penyakit kemakanan sehingga menimbulakan diare,
- Tikus dapat menyebabkan Leptospirosis dari kencing yang
dikeluarkannya yang telah terinfeksi bakteri penyebab.

Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan dan Kesehatan
Biologi 2 B 2018 25
6. Makanan dan Minuman
Persyaratan hygiene sanitasi makanan dan minuman tempat pengelolaan
makanan meliputi :
- Persyaratan lokasi dan bangunan
- Persyaratan fasilitas sanitasi
- Persyaratan dapur, ruang makan dan gudang makanan
- Persyaratan bahan makanan dan makanan jadi
- Persyaratan pengolahan makanan
- Persyaratan penyimpanan bahan makanan dan makanan jadi
- Persyaratan peralatan yang digunakan
- Pencemaran Lingkungan

Pengelolaan Lingkungan
Maka
Lindungilah
Lingkunganmu
Yes, we can do it
Thank You!
Any Questions?