Anda di halaman 1dari 19

Perkembangan Trend Ilmu

Akuntansi
Auditya Gamma Sinuraya
Jeremia Persadanta
Marthin Sahala
Suryaningsi
Pengembangan suatu disiplin ilmu tidak dapat
dilepaskan dari peran riset yang hasilnya
dipublikasikan dalam literatur dan jurnal akademik.
Suatu disiplin ilmu tidak akan berkembang bahkan
akan mati apabila tidak ada pengembangan riset
atas disiplin ilmu tersebut. Perkembangan riset
akuntansi di awali dengan akuntansi keuangan,
akuntansi biaya, akuntansi manajemen, auditing,
akuntansi perpajakan, akuntansi sektor publik,
sistem informasi akuntansi, akuntansi keperilakuan
dan perkembangan terakhir khususnya di Indonesia
adanya konsep akuntansi syariah.
• Perkembangan praktik akuntansi mulai
mengalami kemajuan yang besar sejak era Luca
Pacioli
• Riset akuntansi baru mulai banyak dilakukan sejak
awal abad ke-20.
• Secara garis besar tujuan dilakukannya riset
akuntansi tersebut adalah untuk mendeskripsikan
(to describe), menjelaskan (to explain), dan
memprediksi fenomena akuntansi (to predict)
Perbedaan utama antara penelitian bisnis dengan
penelitian yang lain terletak pada jenis dan sifat
fakta yang diuji. Fakta dalam penelitian bisnis
berkaitan dengan manusia merupakan makhluk
hidup yang paling kompleks diantara makluk hidup
yang lain. Riset akuntansi adalah upaya yang
dilakukan untuk mencari kebenaran bidang
akuntansi. Hasil riset ini menjadi penyambung
antara fenomena sosial dibidang akuntansi dengan
struktur teori akuntansi. Fenomena sosial ini
dituangkan dalam berbagai bentuk “statemen
ilmiah” sehingga menjadi teori.
Pada awalnya proses riset akuntansi itu dimulai dari
cara digmatis dimana kebenaran itu berasal dari
orang atau pihak atau lembaga yang diberi dan
diyakini memiliki otoritas menetapkan kebenaran.
Kemudian cara ini berkembang dan menggunakan
cara normatif dengan menggunakan logika ilmiah,
pemikiran sehat. Kemudian berkembang dan
kemudian menggunakan metode empiris dengan
titik berat melihat kenyataan yang ada di lapangan
(fenomena sosial). Di dalam sistem yang terakhir
inilah yang menjadi ajang dari penilitian ilmiah.
Masyarakat modern tidak dapat terlepas dari apa yang
dinamakan akuntansi. Namun, akuntansi yang telah
diterapkan sekarang, baik di perusahaan profit oriented
maupun non profit oriented, sebenarnya telah mengalami
evolusi. Dalam perkembangan akuntansi, bidang yang paling
awal berkembang adalah akuntansi keuangan. Seiring dengan
perkembangan industri yang sangat pesat karena kebutuhan
akan informasi, maka berkembanglah bidang-bidang lain,
seperti akuntansi biaya, akuntansi manajemen, auditing,
akuntansi perpajakan, akuntansi sektor publik, sistem
informasi akuntansi, akuntansi keperilakuan dan
perkembangan terakhir khususnya di Indonesia adanya
konsep akuntansi syariah.
Beberapa ruang lingkup penelitian
akuntansi:
• Konsentrasi Akuntansi Keuangan
• Akuntansi Manajemen
• Akuntansi Perpajakan
• Sistem Informasi Akuntansi
• Akuntansi Keperilakuan
• Bidang Akuntansi nirlaba/pemerintahan
• Pendidikan dalam Bidang Akuntansi
Akuntansi Keuangan

Bidang ini membahas bagaimana laporan


keuangan disusun untuk tujuan publik. Disini
bisa dibahas metode pencatatan, prinsip dan
standar akuntansi keuangan, penyajian laporan
yang wajar, pemilihan teknik atau standar
akuntansi, metode penyusunan, penyisihan,
perbandingan teori akuntansi.
Akuntansi Manajemen
Akuntansi manajemen adalah bagian dari akuntansi yang
bertujuan membantu manajer untuk menjalankan tiga fungsi
pokoknya, yaitu perencanaan, pengendalian, dan
pengambilan keputusan. Kehadiran akuntansi manajemen
atau sistem informasi manajemen dalam perusahaan
merupakan suatu sistem yang akan memberikan informasi
kepada manajemen untuk membantu pihak-pihak internal
untuk mencapai tujuan organisasinya

Fokus terbaru dalam akuntansi manajemen seperti dijelaskan


oleh Hansen dan Mowen (2005) adalah activity based
perspective, total quality management, time as competitive
element, efficiency dan E-business.
Akuntansi Perpajakan
Disini dibahas bagaimana akuntansi mengakomodasi
masalah peraturan perpajakan, perbedaan konsep antara
akuntansi dan perpajakan, konsep pengakuan biaya.

Konteks riset pajak dalam akuntansi terutama


menyangkut hubungannya dengan pelaporan keuangan
dan konsekuensi dari pembayaran pajak terhadap
komponen-komponennya. Secara umum, jenis pajak yang
dikaitkan dengan riset akuntansi selama ini mayoritas
adalah PPh yang dihitung dengan sistem pemungutan
pajak self assessment.
Sistem informasi akuntansi
Disini dibahas bagaimana mendesain sistem
informasi akuntansi dan menghasilkan informasi
yang sudah menjadi komoditi. Dalam
pertimbangannya tentu harus memperatkan
“cost benefit ratio”.
Akuntansi Keprilakuan
Lord (1989) mengelompokkan perkembangan hasil
penelitian yang berkaitan dengan bidang riset
akuntansi keperilakuan menjadi enam fokus
penelitian, antara lain akuntansi dalam konteks
organisasi (accounting in an organizational context),
penganggaran (budgeting), pemikiran psikologi
(early psychology thoughts), pemrosesan informasi
manusia (human information proccesing),
kontingensi teori (contingency teory), dan
konferensi dan peristiwa (conferences and events).
Hasil penelitian di bidang akuntansi manajemen dijadikan satu
pembahasan dengan akuntansi keperilakuan karena kedua bidang ini
sama-sama membahas tentang manusia. Melalui riset akuntansi
keperilakuan, teori-teori, konsep, dan isu-isu terbaru dalam akuntansi
manajemen dapat diuji secara empiris mengenai manfaat teori-teori
baru tersebut terhadap peningkatan kinerja dalam pengambilan
keputusan strategik. Dengan adanya hasil riset empiris dalam
akuntansi manajemen ini dapat membantu pengembangan akuntansi
manajemen. Pihak manajemen menjadi yakin terhadap konsep-konsep
yang baru dikembangkan tersebut akan membantu dalam fungsi pokok
manajemen, yaitu perencanaan, pengendalian, dan pengambilan
keputusan. Isu-isu terbaru dalam akuntansi manajemen, seperti
activity based management, customer orientation, cross-functional
perspective, total quality management, time as competitive element,
efficiency dan E-business, ABC system, dan balanced scorecard ikut
memperkaya hasil penelitian di bidang riset keperilakuan.
Akuntansi Nirlaba
Disini dibahas kerangka tujuan laporan
keuangan pemerintah, nonprofit organisasi,
jenis laporan, prinsip akuntansinya, aspek
polotik, sosial, pengaruh parlemen, praktek
akuntansi di masjid, gereja, dan sebagainya.
Pendidikan Dalam Bidang Akuntansi
Sebelum dikeluarkannya UU No. 34/1954
tentang Gelar Akuntan , semua orang dapat
menyatakan dirinya selaku akuntan dan
memakai gelar akuntan. Dengan dikeluarkannya
UU tersebut maka pemerintah mengatur mereka
yang berhak memakai gelar akuntan hanyalah
mereka yang lulus dari Fakultas Ekonomi Negeri
Jurusan Akuntansi dan Swasta yang disamakan,
diatur oleh panitia Persamaan Ijasah Akuntan.
Misalnya saja teori akuntansi bisa mengenai
akuntansi keuangan, nirlaba, perpajakan, dsb.
Perkembangan riset akuntansi di indonesia telah
berkembang dengan adanya simposium nasional
akuntansi yang diadakan disetiap kota yang berbeda
setiap tahunnya sejak tahun 1997 hingga sekarang
(2013). Dalam Simposium ini dibahas topik-topik
terkini di bidang praktik dan ilmu akuntansi serta
dipresentasikan hasil penelitian akuntansi di
Indonesia. SNA pertama digelar tahun 1997 di
Yogyakarta
KESIMPULAN
Kesimpulan dari pembahasan diatas adalah
Perkembangan akuntansi di awali dengan akuntansi
keuangan, Seiring dengan perkembangan industri yang
sangat pesat karena kebutuhan akan informasi, maka
berkembanglah bidang-bidang lain, seperti akuntansi
biaya, akuntansi manajemen, auditing, akuntansi
perpajakan, akuntansi sektor publik, sistem informasi
akuntansi, akuntansi keperilakuan dan perkembangan
terakhir khususnya di Indonesia adanya konsep akuntansi
syariah. Selain berperan untuk memberikan pengaruh
terhadap praktik akuntansi, riset akuntansi juga berperan
dalam memperbaiki pemahaman terhadap lingkungan
akuntansi itu sendiri
TERIMA KASIH
Jl. Cianjur nomor 13 jabar telematika

Jasa medivest, jalan nanas