Anda di halaman 1dari 10

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN

PEMERIKSAAN ANTE NATAL CARE ( ANC )+


HEMOFILIA DI RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN

Oleh :
 Legimin
 Hendri
 Dewi rosari
 Nur abni
 Rinda
 Suryani
 Epi
 Rini
TINJAUAN KASUS

Identitas klien
Nama : Ny. R
Umur : 27 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Alamat : Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan
Diagnosa medis : MG + KDR (32- 34 minggu) + Letak kepala +
AH + Hemofilia
Alasan kunjungan ke Rumah Sakit:
Kontrol kehamilan.
 Pengkajian
 Riwayat kehamilan ini :
Gravida : 3, partus : 2, abortus: 0
HPHT : 20-09-2009
TTP : 27-06-2010
 Vital sign:

TD: 100/70 mmHg


HR : 88 x/menit
RR : 20 x/menit
Temp. : 370C
 Palpasi Leopold:

Tinggi fundus uteri 4 jari dip x. letak punggung : kiri, bagian terbawah :
kepala, DJJ= 148 x/menit.
 Riwayat persalinan:
Anak pertama, laki-laki, aterm, lahir di klinik, ditolong oleh
bidan, persalinan normal, berat badan lahir: 3200 gram,
Panjang badan: 48 cm, usia sekarang 7 tahun, sehat.Anak
kedua, laki-laki, aterm, lahir di klinik, ditolong oleh bidan,
persalinan normal, berat badan lahir: 3500 gram, panjang
badan: 50 cm, meninggal pada usia 5 tahun karena positif
menderita hemofilia.
 Rencana terapi
Pemeriksaan darah lengkap
Analisa data

Data Etiologi Masalah


Ds : klien Kurangnya Ansietas
mengatakan informasi
khawatir dengan mengenai proses
kehamilannya ini. penyakit
Klien takut ↓
anaknya nanti Ansietas
akan meninggal
lagi seperti anak
keduanya.
Do : klien tampak
gelisah, banyak
bertanya pada
dokter dan
perawat mengenai
kondisi
kehamilannya.
Diagnosa keperawatan
Ansietas berhubungan dengan kurangnya informasi mengenai proses
penyakit ditandai dengan klien tampak gelisah, banyak bertanya
kepada dokter dan perawat mengenai kondisi kehamilannya.

Intervensi :
 Identifikasi persepsi klien mengenai kondisi penyakit.
 Catat tanda-tanda vital
 Berikan kesempatan kepada klien untuk mengungkapkan
perasaannya.
 Berikan informasi mengenai penyakit dan kondisi klien.
 Berikan dukungan kepada klien
 Pertahankan kontak mata dengan klien
Implementasi :
 Mengidentifikasi persepsi klien mengnai kondisi penyakit.
 Mencatat tanda-tanda vital
TD : 100/70 mmHg
HR : 88 x/menit
RR : 20 x/menit
Temp.: 370C
 Memberikan kesempatan klien untuk mengungkapkan
perasaannya.
 Klien mengatakan sangat cemas dan takut dengan
kehamilannya.
 Memberikan informasi mengenai penyakit dan kondisi klien.
 Memberikan dukungan kepada klien,
 Mempertahankan kontak mata dengan klien.
Evaluasi :
S : Klien mengatakan sudah mengerti mengenai
keadaannya dan kondisi penyakit yang
dideritanya.
O : Klien tampak sedikit tenang setelah
mendapatkan penjelasan dari dokter dan
perawat.
A : Masalah sebagian teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
Pembahasan
Pada kasus ini tidak dilakukan catatan perkembangan
dikarenakan klien merupakan pasien rawat jalan.
Dalam hal pengkajian penulis belum dapat
mendapatkan informasi yang lengkap dikarenakan
keterbatasan pertemuan atau waktu dengan klien.
Dalam kasus penulis mengangkat diagnose
keperawatan ansietas, karena penulis melihat dari
pengkajian yang sudah dilakukan klien banyak bertanya
kepada dokter mengenai penyakit hemophilia,
bagaimana pengobatannya, apakah ada efek dengan
kehamilannya dan lain sebagainya. Kemudian pada
tahap implementasi diberikan informasi nengenai
penyakit dan kondisi kehamilan klien sehingga klien
merasa lebih tenang. Diberikan penjelasan tentang
kemungkinan- kemungkinan yang akan terjadi.
TERIMA KASIH